sederet kamus
Search Articles
Translate: Tutorial:

Ability & Inability (Can, Can’t, Could, Couldn’t)

Ada beberapa cara untuk mendeskripsikan ability (kemampuan) dan inability (ketidakmampuan) dalam bahasa Inggris. Di antaranya adalah dengan menggunakan modal “can”, “cannot”, “could”, dan “could not”. Selain itu, kita juga bisa menggunakan frasa “be able to”. Tulisan di bawah ini bisa memberi tahu kita penjelasan lebih lengkapnya.

Sebelum kita melihat tulisannya, lebih baik kita mengetahui terlebih dahulu bahwa kemampuan itu terbagi dalam dua jenis, yakni kemampuan umum dan kemampuan spesifik.

Kemampuan umum adalah kemampuan yang bisa kita lakukan kapan saja. Misal: kemampuan berbahasa Inggris, kemampuan berenang, kemampuan bermain alat musik, dsb.

Sementara itu, kemampuan spesifik adalah kemampuan yang hanya bisa dilakukan pada satu waktu atau situasi tertentu saja. Misal: kemampuan untuk menghadiri acara (kita tidak selalu bisa menghadiri semua acara), kemampuan untuk menghindari sebuah kecelakaan, dsb.

Sekarang kita sudah tahu perbedaan kemampuan umum dan spesifik. Mari langsung saja kita lihat penjelasan lengkap tentang cara mengekspresikan ability dan inability berikut ini:

Can

“Can” adalah modal yang salah satu fungsinya adalah untuk menyatakan ability atau kemampuan. “Can” bisa untuk menjelaskan kemampuan umum maupun kemampuan spesifik.

Berikut ini adalah beberapa contohnya dalam kalimat:

  • I can play piano really well. (Saya bisa bermain piano dengan sangat baik) –> menyatakan kemampuan umum
  • Jack can speak Japanese fluently. (Jack bisa berbicara bahasa Jepang dengan fasih) –> menyatakan kemampuan umum
  • We can help you tomorrow. (Kami bisa membantumu besok) –> menyatakan kemampuan spesifik
  • Rosa can come to Mike’s birthday party. (Rosa bisa datang ke pesta ulang tahunnya Mike) –> menyatakan kemampuan spesifik

Cannot

“Cannot” atau bisa juga disingkat menjadi “can’t” adalah modal yang berfungsi untuk menyatakan inability (ketidakmampuan). “Cannot” bisa mengekspresikan ketidakmampuan umum dan spesifik. Mari kita lihat contohnya dalam kalimat:

  • I cannot run faster than Usain Bolt. (Saya tidak bisa berlalu lebih cepat dari Usain Bolt) –> menyatakan ketidakmampuan umum
  • He can’t swim. (Dia tidak bisa berenang) –> menyatakan ketidakmampuan umum
  • Maria cannot drive because she is too tired. (Maria tidak bisa menyetir karena dia terlalu lelah) –> maria bisa menyetir, namun saat ini tidak bisa karena lelah –> menyatakan ketidakmampuan spesifik

Could

“Could” adalah modal yang bisa mengungkapkan kemampuan umum di masa lalu. Kemampuan tersebut sudah tidak ada lagi di masa sekarang. Berikut adalah contohnya untuk lebih jelas:

  • Jane could speak German when she was a kid, but now she has forgotten it. (Jane bisa berbicara bahasa Jerman waktu dia kecil, sekarang dia sudah lupa)
  • Uncle Harry could climb trees when he was younger. (Paman Harry bisa memanjat pohon waktu dia masih muda)
  • My grandmother could dance. (Nenek saya bisa menari)

Could not

“Could not” atau “couldn’t” adalah modal untuk menyatakan ketidakmampuan (inability) yang terjadi di masa lalu. Modal ini bisa untuk ketidakmampuan umum dan ketidakmampuan spesifik.

Contoh:

  • I couldn’t play tennis at all when I was in high school. (Saya tidak bisa bermain tenis sama sekali waktu saya masih SMA) –> ketidakmampuan umum
  • We could not read when we were babies. (Kita tidak bisa membaca waktu kita masih bayi) –> ketidakmampuan umum
  • I couldn’t open the bottle. (Saya tidak bisa mmebuka botolnya) –> ketidakmampuan spesifik
  • He couldn’t attend the concert. (Dia tidak bisa mendatangi konsernya) –> ketidakmampuan spesifik

Be able to

Frasa “be able to” bisa dipakai untuk mengekspresikan kemampuan umum dan spesifik.

“Be able to” bisa menyesuaikan dengan tense yang digunakan. Jika yang digunakan adalah present tense (is able to/ am able to/ are able to), “be able to” berfungsi untuk mengungkapkan kemampuan umum atau spesifik yang terjadi sekarang. Contoh:

  • I’m able to speak English. (Saya bisa berbicara bahasa Inggris) –> umum
  • He is able to speak with you now. (Dia sekarang bisa berbicara denganmu) –> spesifik

Jika yang digunakan adalah past tense (were able to/ was able to), “be able to” menyatakan kemampuan umum atau spesifik yang terjadi di masa lalu, Contoh:

  • Ryan was able to ride a bike when he was a kid. (Ryan bisa naik sepeda waktu dia masih kecil) –> umum
  • We were able to help her. (Kami bisa membantunya) –> spesifik

Jika yang digunakan adalah future tense (will be able to), “be able to” menyatakan kemampuan umum atau spesifik yang akan terjadi di masa depan. Contoh:

  • We will be able to speak English fluently if we keep practicing. (Kita akan bisa berbicara bahasa Inggris dengan fasih jika kita terus berlatih) –> umum
  • Jack will be able to meet you on Friday. (Jack akan bisa bertemu denganmu hari Jumat) –> spesifik

Be not able to/ be unable to

Kedua frasa ini bisa dipakai untuk menjelaskan ketidakmampuan umum dan spesifik. Sama seperti “be able to”, kedua frasa ini bisa mengikuti tense kalimat yang sedang digunakan. Contoh:

  • Mira was not able to play violin when she was still a child. (Mira tidak bisa bermain biola sewaktu dia kecil)
  • I will not be able to come to the party. (Saya tidak akan bisa datang ke pestanya)
  • They are not able to cook. (Mereka tidak bisa memasak)
  • Smith was unable to pick up the phone. (Pak Smith tidak bisa mengangkat telepon)
  • Budi will be unable to join us. (Budi tidak akan bisa bergabung dengan kita)