sederet kamus
Translate: Tutorial:

Apa itu Positive Connotation?

Menggunakan bahasa dalam menerangkan sesuatu bisa sangat sederhana untuk memenuhi bentuk kalimat lengkap dengan adanya subjek-predikat dan objek. Namun untuk membuat kalimat lebih indah dibutuhkan pilihan kata yang bervariasi agar tidak berkesan monoton atau membosankan.

Seperti penggunaan kata “bisa” dan “dapat” yang memiliki arti dan penggunaan yang sama. Hal ini seringkali disebut sebagai penggunaan sinonim atau persamaan kata. Selain kalimat lebih enak dibaca juga jadi lebih bervariasi dengan kaya kosa kata.

Konotasi atau Connotation

Variasi kata lainnya adalah menggunakan kalimat dan mengambil konteksnya. Ada denotation yang mengambil makna deskriptif dari sebuah kata dan ada connotation yang memberikan makna berdasarkan definisi kata berdasarkan pengalaman atau perasaan yang ditimbulkannya.

Makna konotasi dalam Bahasa Inggris menyoroti makna dasar yang memberikan nilai tertentu. Bisa berupa rasa hormat dan menghargai untuk konotasi positif, perasaan merendahkan untuk konotasi negatif dan mengambil sisi netral yang berimbang untuk konotasi netral.

Jenis-Jenis Connotation

Membuat kalimat dengan konotasi dapat memilik kata dengan arti yang cukup mirip untuk sebuah benda. Maknanya bisa bermacam-macam, bisa sesuatu yang baik, buruk atau polos tanpa makna. Konotasinya terbagi menjadi tiga macam, yaitu;

1. Positive Connotation: makna menghargai, sopan dan santun. Asosiasi positif dengan penghormatan atau pemilihan kata yang lebih sopan.

Contoh :

  • The cat passaway in my arm (Kucingnya meninggal ditanganku)
  • I visited my grandmother. She is unwell (Saya mengunjungi nenek saya. Ia sedang tidak enak badan)
  • Today I wear yellow because it screams happiness (Hari ini saya pakai warna kuning karena menyatakan kebahagiaan)

2. Negative Connotation: makna yang kasar dan tidak sopan serta cenderung negatif. Merupakan pemilihan kata yang menimbulkan makna negatif atau berkesan respon minus.

Contoh :

  • The cat was murder in my arm (Kucingnya dibunuh ditanganku)
  • I visited my grandmother. She is dying (Saya mengunjungi nenek saya. Ia sedang sekarat)
  • Today I wear yellow because it represents betrayal (Hari ini saya pakai warna kuning karena warna itu bermakna penghianatan)

3. Neutral Connotation: memberikan arti yang tidak positif maupun negatif. Pilihan kata lebih mengambil jalan tengah tanpa ikatan emosional.

Contoh :

  • The cat die in my arm (kucingnya meninggal ditanganku)
  • I visited my grandmother. She is sick (Saya mengunjungi nenek saya. Ia sedang sakit)
  • Today I wear yellow because it looks nice (Hari ini saya pakai warna kuning karena terlihat bagus)

Demikianlah beberapa contoh penggunaan connotation dalam Bahasa Inggris. Pilihan kata digunakan untuk mengekspresikan sebuah perasaan dan ide. Penyampaiannya bisa cenderung positif, lebih ke arah negatif atau tidak keduanya.

Bagaimana membedakan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari? Membuat kalimat dengan konotasi memerlukan penguasaan kosa kata yang luas. Ingat kalau konotasi memberikan makna dengan perasaan dan asosiasi. Berikut adalah contohnya

  • Rain

Denotation: Water falls from the cloud (air yang jatuh dari langit)

Connotation : Gloomy (suram) – negative, Fresh (segar) – positive, Cool (sejuk) – neutral.

  • White

Denotation: the color (warna)

Connotation: Beauty (cantik) – positive, pale (pucat) – negative, pure (murni) – neutral

  • Sunflower

Denotation: Flower with big and yellow shape (Bunga berukuran besar berwana kuning)

Connotation: happiness (kebahagiaan) – positive, large (besar) – neutral, take too much place (kebesaran) – negative

  • Elephant

Denotation: A large animal (binatang berukuran besar)

Connotation: Never forget (tidak pernah lupa) – positive, Wild (liar) – negative, large (besar) – netral

  • Father

Denotation: Someone married to your mother (Seseorang yang menikah dengan ibu)

Connotation: protector (pelindung) – positive, strict (ketat) – negative, quite (pendiam) – netral.

Kita memakai pilihan kata untuk menunjukkan pengalaman dan perasaan. Oleh karena itu metode bercerita atau menulis kejadian sehari-hari dalam jurnal dapat mengindikasikan kondisi seseorang apakah cenderung positif, negatif atau tidak mudah menunjukkan perasaan.

Bila tulisan dibaca ulang maka akan dapat diterima kesan baik berbicara tentang sesuatu hal dengan sudut pandang positif, sulit untuk mengungkapkan opini atau pemilihan kata yang cenderung negatif.

Positive Connotation

Apa yang kamu fikirkan ketika mendengar kata ‘balon’, ‘rumah sakit’ atau ‘kucing’? Bisa berarti perayaan, ulang tahun, sakit, sesuatu yang menyenangkan atau merepotkan. Ada berbagai asosiasi yang dipilih orang dalam menuliskan makna pada suatu benda.

Pada kesempatan ini konotasi yang dibahas hanyalah untuk positive connotation. Beberapa kata memiliki makna yang berbeda-beda. Kali ini kita akan coba untuk melihat sesuatu dengan perspektif yang positif.

Sebuah kata dengan positive connotation merupakan asosiasi yang mengarah pada kata tertentu yang menjadikannya lebih sopan atau menarik.  Ada berbagai cara untuk membuat kalimat dengan aplikasi positif.

  • Menggambarkan sesuatu yang bagus
    • There is something “fishy” in the kitchen (Ada bau amis yang datang dari dapur) menjadi There is an “aroma” in the kitchen (ada bau tertentu yang datang dari dapur)
    • She looses weight easily (dia menurunkan berat badan dengan mudah) perubahan untuk penggunaan kata jadi lebih baik. She looses weight effortlessly (Dia menurunkan berat badan dengan mudah)
  • Penggunaan kata konotasi yang lebih sopan
    • My parents died in a car accident (kedua orang tua saya meninggal di kecelakaan mobil) kata died dirubah untuk memberikan konotasi lebih positif jadi My parents passaway in a car accident (kedua orang tua saya meninggal dalam kecelakaan mobil)
    • There is an elderly woman living next door (ada wanita tua tinggal dirumah sebelah) menjadi lebih sopan bila dirubah menjadi There is a mature woman living next door (ada wanita dewasa tinggal dirumah sebelah)
  • Hal yang negatif menjadi lebih santun
    • It was really difficult to clean the house (sangat sulit untuk membersihkan rumah itu) pilih kata lain yang memiliki asosiasi lebih sopan seperti It was really callenging to clean the house (sangat menantang untuk membersihkan rumah itu)
    • It is hard to change his mid, he is really stubborn (sulit untuk merubah pendiriannya, ia sangat keras kepala) merubah kata negatif seperti keras kepala menjadi lebih positif jadi It is hard to change his mind, he is really determined (sulit merubah pendiriannya, ia asalah seseorang yang memiliki pendirian yang kuat)

Bagaimana? Bukankah pemilihan katanya memiliki makna yang sama namun menjadi lebih positif. Baik berbicara tentang sesuatu yang netral tanpa emosi atau merubah sesuatu kata yang bermakna buruk menjadi jauh lebih sopan dengan pemilihan positive connotation.

Contoh Perbandingan Pilihan Kata

Untuk menambah kosa katamu berikut adalah beberapa kata yang berkonotasi negatif dan netral dengan asosiasi positifnya. Silahkan tambah sendiri daftar kata-kata tersebut dan gunakan dalam kalimat yag sesuai dengan konteksnya dengan memberikan pilihan kata yang positif.

  • Arrogant (angkuh)

He is a very arrogant person (dia adalah seseorang yang sangat angkuh)

Netral: He is a self-assured person (dia adalah orang yang sangat angkuh)

Positif: He is reall a confident man (dia adalah orang yang sangat percaya diri)

  • Strange (aneh) negatif

That building is very strange (Bangunan itu sangat aneh)

Netral: That building is very different from the rest (Bangunan itu terlihat berbeda dari bangunan lainnya)

Positif: That is a very unique building. (Bangunan itu sangatlah unik)

  • Lazy (malas) negatif

You are a very lazy boy (kamu adalah anak pemalas)

Netral: You are really a laid-back person, are you? (kamu benar-benar orang yang sangat santai, ya?

Positif: He is just a relaxed kind of guy (dia adalah seseorang yang sangat santai)

  • Skinny (kurus) negatif

I cant believe how skinny you are. (saya tidak percaya betapa kurusnya kamu)

Netral: You need to eat more, you are so thin. (kamu perlu lebih banyak makan. Lihat betapa kurusnya dirimu)

Positif: You look so fit. (kamu terlihat sangat sehat)

  • Mushy (lembek) negatif

You are such a mushy dad (kamu adalah ayah yang lembek)

Netral: He is a very sentimental dad (Dia adalah ayah yang sentimental)

Positif: I love my sweet dad (saya sangat menyayangi ayah saya yang manis)

  • Hyperactive (hiperaktif) negatif

I believe you need to see a doctor for your hyperactive son (Sepertinya anda perlu mengunjungi doktor untuk mengobati anak anda yang hiperaktif)

Netral: I know your son is active but sometime he is too active. (Saya tahu anakmu aktif sekali tapi kadang ia terlalu aktif)

Positif: I wish my sonr is as energetic as your son. (Saya kadang berharap anak perempuan saya seenergik anak perempuan anda)

  • Overused (terlalu sering digunakan) negatif

That word is overused. It is not cool anymore. (kata-kata itu terlalu sering digunakan. Sekarang sudah tidak keren lagi)

Netral: It is a pretty common thing to say for an introduction. (ungkapan tersebut cukup umum digunakan untuk perkenalan)

Positif: That is a very popular slag that has been used in town all summer (kata-kata itu adalah perkataan populer yang kerap digunakan di kota selama musim panas)

Dengan membiasakan diri dengan konotasi positif maka kalimat dan penggunaan kalimat andapun jadi lebih positif. Penggunaan positive connotation memberikan banyak pengaruh positif di antaranya:

  • Memberikan makna baik

Ada perasaan tidak enak bila menggunakan kata dengan negative connotation terutama dalam menulis surat resmi. Pemilihan kata yang positif akan membuat pesan yang disampaikan bermakna baik walau masalah yang dibicarakan merupakan hal buruk.

  • Merubah asumsi buruk jadi lebih dapat diterima

Penggunaan kata buruk walaupun sesuai kenyataan akan memberikan perasaan tidak nyaman bagi orang yang mendengar atau membacanya. Memikirkan kata lain dengan makna yang sama namun lebih positif memberikan penerimaan yang lebih sukarela. Jadi orang lain tidak akan tersinggung dengan pilihan kata yang digunakan.

  • Menjadi lebih sopan dan santun

Memakai konotasi positif akan membuat penulisnya menjadi pribadi yang sopan dan santun. Walau hal-hal yang dibahas merupakan masalah negatif. Dengan pemilihan kata yang positive akan menjadikan nilai plus bagi pembacanya.

  • Memperkaya penguasaan kata

Membaca karya sastra yang memilih positive connotation akan menjadi tambahan pembendaharaan kata. Selain kata-kata tersebut biasanya tidak sering digunakan namun memiliki makna yang lebih positif.

  • Lebih terpelajar

Ada beberapa tingkatan dalam penguasaan suatu bahasa. Dalam Bahasa Inggris bila Anda menguasai positive connotation maka akan dinilai telah mempelajari Bahasa Inggris lebih mendalam sampai dapat menggunakan perkataan yang positif dan berkelas.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai positive connotation dari jenis dan definisinya. Dilengkapi dengan penjabaran contoh baik yang membandingkan dengan jenis konotasi lainnya maupun dalam pembuatan kalimat.

Masih banyak contoh lainnya yang bisa dicari secara online maupun offline. Penggunaan positive connotation selain memberikan makna yang baik dan positif juga dapat membuat kata jadi lebih memikat. Yuk, kita berbagi contoh bila ada yang tulisan lainnya.