sederet kamus
Translate: Tutorial:

Beberapa Sebutan Kehormatan Dalam Bahasa Inggris

Percakapan erat kaitannya dengan budaya. Semakin kita memahami kebiasaan suatu negara makan penguasaan bahasanya juga akan semakin lugas dan mudah. Hal sederhana seperti sapaan pada orang tua atau yang sebaya bisa membuat perkataan jadi berbeda. Ada budaya tertentu yang merubah sebutan pada orang tua atau orang yang dihormati. Bahkan ada bahasa yang merubah susunan kalimat formal dan informal sebagai bentuk kehormatan pada lawan bicara.

Lalu bagaimana dengan Bahasa Inggris?

Pada umumnya orang Indonesia akan menyebutkan Pak atau bu untuk orang yang lebih tua. Hal ini sedikit berbeda dalam penggunaan Bahasa Inggris. Bila diterjemahkan maka tiap orang akan disebut dengan “mister”, “sir” atau “miss”.

Semua adalah sebutan yang bahkan dalam percakapan sudah ditinggalkan. Bahkan menyapa seseorang dengan cara berikut dianggap tidak sopan.

  • Where are you going, mister? (mau kemana pak?)
  • May I have your name mister? (bisakah saya mendapatkan nama Anda pak?)
  • What is your phone number sir? (apakah nomor telponmu pak?)
  • Sir, can you please open the door? (pak, bisakah Anda membuka pintunya?)

Walau menyingkat kata mister menjadi sir masih dapat diterima dalam percakapan, penggunaannya akan lebih baik bila dipasangkan dengan nama dibelakangnya. Penggunaan baik formil maupun formil menyiratkan bahwa kata tersebut diperuntukkan bagi seseorang yang dihormati.

Hal Yang Perlu Dihindari

Perhatikan hal-hal berikut untuk menghindari penyebutan nama seseorang yang bermaksud menandakan rasa hormat namun secara kebiasaan dan budaya justru berarti sebaliknya.

  • Menyebutkan sapaan mister. Baik pada akhir atau kalimat, penggunaannya sebaiknya dihindari
  • Sebutan sir. Walau ada gelar kehormatan dari negara Inggris untuk pencapaian tertentu dengan sebutan sir. Hal ini sebaiknya dilakukan dengan menempatkan nama pada sebutan kehormatan tersebut. Jadi posisinya bisa seperti ini Sir Jackson atau Sir Matthew.

Oleh karena itu sebutan kehormatan tersebut berganti dengan cukup mengucapkan nama saja. Bila merasa perlu menyematkannya dalam kalimat bentuknya akan jadi “Mr. Andrew” atau “Ms. Jenkins” atau seperti ini.

  • Pak James Jackson – Mr. Jackson atau James atau Mr James Jackson
  • Ibu Gina Davis – Ms. Davis atau Ms Gina atau Ms Gina Davis

Contoh dalam kalimat

  • How are you mr. James? (apa kabar Pak James?)
  • Where are you going Ms. Davis? (Anda mau kemana ibu Davis?)
  • Are you oke Mr. Jackson? (apakah Anda baik-baik saja Pak Jackson?)

Berikut adalah penggunaan sebutan kehormatan tersebut yang benar dan tepat. Ada situasi dan kondisi tertentu dimana penggunaannya diperlukan. Untuk lebih jelasnya dapat mempelajari ulasan sebagai berikut.

Sebutan Kehormatan Umum

Miss, Mrs, dan Mr. adalah sebutan umum yang disebutkan pada seseorang yang dianggap perlu untuk mengungkapkan penghormatan. Penggunaannya tentu harus sesuai dengan situasi dan kondisi. Berikut adalah penjelasan pemakaiannya baik dalam situasi formil amupun informil.

Panduan berikut adalah sebatas pemakaian secara umum dalam masyarakat. Pertimbahkan pula keinginan lawan bicara dalam pemakaian sebutan seperti Miss, Mrs, dan Mr. Ada saja orang yang tidak nyaman bila disapa demikian. Perlu diingat bila sebutan kehormatan yang dimaksudkan untuk menyenangkan seseorang justru membuat mereka tidak nyaman maka kita perlu mempertimbangkan permintaan tersebut.

1. Miss

Sebutan Miss, diberikan pada seseorang wanita yang belum menikah. Sebutan tersebut dicantumkan pada nama sebagai sebutan penghormatan. Pemakaiannya disematkan di depan nama belakang atau nama keluarga.

Penggunaan

Umumnya, sebutan tersebut dipakai dalam situasi formil seperti pertemuan bisnis, acara kantor, penghargaan, dan berbagai kegiatan formal lainnya. Kita dapat memanggil nama seseorang dengan lantang memakai kata Miss sebelum menyebutkan nama lengkapnya.

Pemakaiannya bukan merupakan sebuah keharusan. Namun bila dipakai akan berkesan lebih santun karena berada dalam kondisi formal dimana sapaan kehormatan lazim digunakan.

  • Posisi. Wanita yang tidak kita kenal baik namun memiliki posisi yang cukup tinggi seperti guru, kepala sekolah, pimpinan, dokter pun akan lebih baik bila memakai kata miss dalam menyapa mereka.

Contoh percakapan:

A : This is our director Ms Hudge (Ini adalah direktur kami nona Hudge)

B : Please to meet you (senang bertemu dengan Anda)

  • Tidak mengetahui status. Anda tidak perlu khawatir bila ternyata orang yang disapa tersebut ternyata bukan seorang wanita lajang melainkan sudah menikah. Mereka akan mengoreksi Anda bila mereka anggap perlu.

Contoh percakapan:

A : It is an honour to met you Ms. Anders (suatu kehormatan bertemu dengan Anda nona Anders)

B : It is actually Mrs Anders, thank you (sebenarnya nyonya Anders)

A: Oh my apologize, Mrs Anders. (maafkan saya, Nyonya Anders)

  • Sapaan Informal orang lebih tua. Walau bukan dalam situasi formal namun pemakaian sapaan ini tetap relevan untuk orang yang dituakan.

Contoh Percakapan:

A : Ms. Betsy has been with me for ages (nona Betsy sudah bersama kami selama bertahun-tahun)

  • Tidak tahu nama. Pemakaian kata sapaan ini juga dapat dipakai pada seseorang yang Anda tidak kenal namanya. Cukup mengarahkan pandangan dan mempersilahkan mereka untuk menyebutkan namanya. Hal ini biasa terjadi pada orang yang hanya kita ketahui berdasarkan statusnya.

Contoh Percakapan:

A : We present the chairman of Pt. Indofarma, miss…(kami persilahkan pimpinan dari PT. Indofarma, nona…)

B : Feredica Zien, thank you (Feredica Zien, terima kasih)

Pengucapan

Sebutan Miss diucapkan ‘mis-iz’ pada umumnya baik di Amerika Serikat, Amerika Utara dan selatan serta British English.

2. Mrs

Mrs. adalah sebutan hormat pada wanita yang sudah menikah atau berstatus janda. Biasanya disertai dengan nama keluarga dari pihak suaminya. Walau kini banyak wanita menikah yang tetap memilih memakai namanya hal ini tergantung deng posisi wanita tersebut dalam masyarakat.

Bila beliau lebih dikenal karena prestasi dan pencapaiannya sendiri maka nama beliaulah yang dipakai. Bila mengikuti pekerjaan atau posisi maka memakai nama belakang suaminya. Penyebutan sapaan ini cukup sensitif jadi pastikan Anda mendapatkan informasi yang tepat sebelumnya.

Penggunaan

Pemakaian sapaan Mrs mengacu pada wanita yang telah menikah. Perlu dipertimbangkan bahwa gelar kehormatan tersebut perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi karena tidak semua orang nyaman dengan pemakaiannya. Kebiasaan tersebut dipakai pada tahun 1950an dan sudah banyak ditinggal penggunaannya dalam percakapan.

  • Pasangan Baru menikah. Kemungkinan besar sebutan tersebut akan digunakan pada pasangan yang baru menikah. Selanjutnya sebaiknya menunggu reaksi orang yang disapa untuk memastikan apakah mereka nyaman dengan sebutan tersebut.

Contoh percakapan:

A : This is mrs. Andre Smith that just move in (ini adalah nyonya Andre Smith yang baru saja pindah)

B : Please just call me Halley (tolong panggil saja saya Halley)

  • Berita di surat kabar. Pemberitaan di surat kabar khususnya untuk orang terkenal biasa memakai Mrs, terutama untuk wanita yang lebih dikenal sebagai pasangan dari seseorang.

Contoh:

Mr and Mrs Harry Potter are seen going to the airport (Bapak dan Ibu Harry Potter serlihat memasuki bandara)

Pengucapan

Dalam bahasa Inggris Amerika maupun British, Mrs. diucapkan seperti ‘missus’. Sedangkan dalam penulisan, pada bahasa Inggris British tidak ada titik setelah Mrs.

Contoh:

  • This is Mrs. Anabelle (ini adalah Nyonya Anabelle) – Amerika
  • This is Mrs Anabelle (ini adalah nyonya Anabella) – British

3. Mr

Mr. adalah sebutan kehormatan bagi pria baik mereka masih lajang maupun sudah menikah. Sebutan bagi pria tidak ada perbedaan dalam hal sapaan baik setelah menikah maupun belum. Sebutan ini berasal dari kata ‘mister’ yang berawal dari gelar kesatria sesuai sejarah. Tentu pemakaiannya disesuaikan pada zama sekarang.

Penggunaan

Kita lebih sering melihat dan mendengar pemakaian sapaan ini pada situasi formal. Acara bisnis, kantor atau akademik, kerap memakai sebutan hormat ini untuk orang yang disegani. Panggilan untuk pria dewasa ini dapat dibedakan untuk beberapa situasi.

  • Pria dalam dunia kerja, baik sebagai atasan maupun bawahan akan dipanggil dengan sebutan Mr.

Contoh percakapan:

A : Please give this letter to mr. Dean (tolong beri surat ini pada Pak Dean)

B : I will do that Mr Kent (saya akan melakukannya Pak Kent)

  • Orang Baru dikenal. Seseorang yang tidak Anda kenal dengan dekat akan lebih baik disebut dengan “mister”

Contoh percakapan:

A : Please meet your new employee, Mr Ian Peace (perkenalkan ini karyawan baru kita, Pak Ian Peace)

B : Nice to meet you. (senang bertemu dengan Anda)

4. Ma’am atau Madam

Sebutan kehormatan untuk wanita dewasa ini dapat dipakai untuk wanita sudah menikah ataupun lajang. Ma’am adalah panggilan singkat untuk sapaan Madam.

Penggunaan

Keduanya sering dipakai pada akhiran kalimat. Jadi pemakaiannya tidak selalu dalam situasi formal. Pemakaian informalpun bisa.

  • Transaksi. Sebagai pembeli atau konsumen, sapaan madam atau ma’am dipakai sebagai sebutan hormat

Contoh percakapan:

A : This is you bill, Ma’am (ini adalah tagihan Anda, bu)

B : Thank you very much (terima kasih banyak)

  • Profesi Tertentu. Terdapat profesi tertentu yang cocok memakai sapaan Madam, khususnya dalam dunia hiburan.

Contoh Percakapan:

A : Madam Theresa, your show is spectacular as ever (Nyonya Theresa, pertunjukkanmu selalu menakjubkan seperti biasa)

B : Thank you very much (terima kasih banyak)

  • Tidak Kenal. Wanita dewasa yang Anda tidak kenal baik dalam profesi atau kehidupan sehari-hari dapat disapa dengan sebutan ini.

Contoh percakapan:

A : I am sorry, is this your bag, ma’am? (maaf, apakah ini tas Anda?)

B : Yes, it is. Thank you very much (Ya. Terima kasih banyak)

5. Doctor atau Professor

Sebutan doctor atau professor mengacu pada sebutan hormat berdasarkan posisi tertinggi dalam bidang tertentu.

Penggunaan

Seseorang dengan posisi tertentu dapat dipanggil berdasarkan profesinya. Bisa saat berada dalam kantor atau dalam acara yang berkaitan dengan profesi tersebut.

  • Sapaan Hormat. Sesama rekan kerja tentu bisa menyapa dengan informal. Namun untuk posisi tertentu ada sebutan kehormatan yang tidak dapat dihindari.

Contoh percakapan

A : Doctor Smith, thank you for coming to our seminar (Doktor Smith, terima kasih sudah datang pada acara seminar kami)

B : Dont mention it. If you were me, you would do the same thing. (tidak perlu menyebutnya. Kalau kamu adalah saya, tentu akan melakukan hal yang sama)

  • Perkenalan di tempat kerja. Untuk hal-hal berkaitan dengan profesi seseorang. Tentu sebutan perhormatan wajar digunakan.

Contoh percakapan:

A : This is Professor Green, the best person in his field (ini adalah Professor Green, orang terbaik dalam bidangnya)

B : Thank you very much (terima kasih banyak)

Demikianlah beberapa sebutan kehormatan dalam Bahasa Inggris. Beberapa digunakan sebagai sapaan sopan berdasarkan otoritas dan posisi tertentu. Sapaan lainnya merupakan bentuk rasa hormat untuk seseorang yang baru dikenal atau memiliki posisi baru melalui pernikahan. Apapun status seseorang sebaiknya memanggil mereka dengan santun sesuai adab yang berlaku. Bila mereka merasa tidak nyaman dengan sebutan kehormatan tersebut, tentu sebaiknya kita menyebutnya dengan panggilan yang paling nyaman bagi mereka.