sederet kamus
Translate: Tutorial:

 Cabang-cabang Olaraga dalam Bahasa Inggris

Cara paling sederhana dan paling banyak digunakan dalam membagi cabang olahraga secara internasional adalah memasukkannya ke kategori Olympic (Olimpiade) dan non-Olympic (non-Olimpiade). Ada juga Paralympic (Paralimpiade) untuk cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan bagi mereka dengan disabilitas. Selain pembagian umum diatas, cabang olahraga nasional ada dalam daftar masing-masing negara karena dianggap tradisional dan tidak dikenal luas. Akhir-akhir ini, cabang olahraga extreme juga semakin populer. Apa saja yang termasuk ke dalam masing-masing kategori diatas? Mari kita lihat.

Kategori Olahraga Olympic (Summer – Musim Panas)

  • Aquatics (Olahraga Air): Diving (Menyelam), Swimming (Renang), Synchronised swimming (Renang indah), Water polo (Polo air)
  • Archery (Panahan)
  • Athletics (Atletik) – olahraga yang termasuk cabang ini adalah yang melibatkan berlari, melompat, melempar, dan berjalan. Cabang olahraga atletik bisa dimainkan di dalam maupun luar ruangan (indoor and outdoor).
  • Badminton (Bulutangkis)
  • Baseball
  • Basketball
  • Boxing (Tinju)
  • Canoeing (Kano)
  • Cycling (Bersepeda)
  • Equestrian (Berkuda)
  • Fencing (Anggar)
  • Football/Soccer (Sepakbola)
  • Gymnastics (Senam) (Artistic Gymnastics, Rhythmic Gymnastics, Trampoline)
  • Handball (Bola tangan)
  • Hockey (field) (Hoki lapangan)
  • Judo
  • Modern Pentathlon (5 olahraga dalam satu seri: anggar, berenang, berkuda, menembak, lari)
  • Rowing (Dayung)
  • Sailing (Layar)
  • Shooting (Menembak)
  • Softball
  • Table Tennis (Tenis Meja)
  • Taekwondo
  • Tennis
  • Triathlon (3 olahraga dalam satu seri: berenang, bersepeda, lari)
  • Volleyball (Bola voli) (termasuk Beach Volleyball – voli pantai)
  • Weightlifting (Angkat Besi)
  • Wrestling (Gulat)

Paralympic melombakan sebagian dari cabang-cabang olahraga diatas, yaitu:

Boccia, Goalball, Powerlifting, Wheelchair Rugby, Archery, Athletics (track and field), Cycling, Equestrian, Football 5-a-side, Football 7-a-side, Judo, Rowing, Sailing, Shooting, Swimming, Table Tennis, Volleyball (sitting), Wheelchair Basketball, Wheelchair Fencing, Wheelchair Tennis

(Boccia, Goalball, Powerlifting, Rugby Kursi Roda, Panahan, Atletik (trek dan lapangan), Bersepeda, Berkuda, Sepak Bola 5-sisi, Sepak Bola 7-sisi, Judo, Mendayung, Berlayar, Menembak, Berenang, Tenis Meja, Bola Voli (Duduk), Basket Kursi Roda, Anggar Kursi Roda, Tenis Kursi Roda)

Kategori Olahraga Olympic (Winter – Musim Dingin)

Ada 15 cabang yang dikelompokkan menjadi 7: Skiing (Ski), Skating, Ice Hockey (Hoki Es), Bobsleigh, Luge, Curling, Snowboarding – kemudian dipecah lagi menjadi:

  • Alpine Skiing (Ski Alpine)
  • Biathlon (kombinasi antara cross country skiing dan menembak)
  • Bobsleigh
  • Cross-country Skiing (ski lintas alam)
  • Curling
  • Figure Skating (Skating indah)
  • Freestyle Skiing (Ski gaya bebas)
  • Ice Hockey (Hoki es)
  • Luge
  • Nordic Combined Event (gabungan cross country skiing dan ski halang rintang)
  • Short Track Speed Skating (Ski jarak pendek)
  • Skeleton (meluncur diatas es)
  • Ski Jumping
  • Snowboarding
  • Speed Skating

International Olympic Commitee (IOC) juga mengakui beberapa cabang olahraga yang dilombakan secara internasional melalui International Sports Federation (ISF) – Federasi Olahraga Internasional, namun tidak termasuk ke dalam Olimpiade. Cabang-cabang olahraga tersebut adalah

Air Sports, Bandy, Billiard, Boules, Bowling, Bridge, Chess, Dance Sport, Golf, Karate, Korfball, Life Saving, Motrcycle Racing, Mountaineering and Climbing, Netball, Orienteering, Pelote Basque, Polo, Power-boating, Racquetball, Roller Sports, Rugby, Squash, Surfing, Sumo, Tug of War, Underwater Sports, Water Skiing, dan Wushu.

(Olah Raga Udara, Bandy, Billiard, Boules, Bowling, Bridge, Catur, Olahraga Dansa, Golf, Karate, Korfball, Penyelamatan, Balap Sepeda Motor, Pendakian Gunung dan Panjat Tebing, Netball, Orienteering, Pelote Basque (hampir mirip dengan squash, namun tidak menggunakan raket), Polo, Berperahu Listrik, Racquetball, Roller, Rugbi, Squash, Berselancar, Sumo, Tarik tambang, Olahraga Bawah Air, Ski Air, dan Wushu.)

Olahraga Nasional

Yang termasuk pada kategori ini adalah olahraga yang dianggap populer sebagai bagian dari budaya dari suatu negara. Dalam Bahasa Inggris Amerika, olahraga ini juga disebut sebagai national pastime atau hobi tingkat nasional. Meskipun tidak ada ukuran yang resmi untuk mendefinisikan olahraga macam apa yang bisa disebut olahraga nasional, namun ada beberapa ciri-ciri umum dari cabang olahraga jenis ini:

  • Peraturan dan tujuan dari olahraga tersebut dipahami dengan baik oleh suatu negara.
  • Olahraga ini dimainkan atau ditonton secara luas oleh penduduk dari suatu negara.

Di beberapa negara, suatu cabang olahraga atau permainan bisa menjadi olahraga nasional resmi atas mandat dari Pemerintah, seperti lacrosse di Kanada yang ditetapkan pada 1995. Di negara lain, dimana suatu olahraga atau permainan memiliki tradisi atau sejarah yang panjang, dan adalah olahraga asli dari negara tersebut, seperti baseball di Amerika atau sumo di Jepang, maka olahraga atau permainan tersebut secara de facto diangap sebagai olahraga nasional negara tersebut.

Inggris Raya dan Irlandia Utara: di Inggris, football atau sepakbola adalah olahraga yang paling populer diikuti oleh cricket dan rugby. Di Skotlandia olahraga nasionalnya adalah shinty, namun sepakbola lebih menarik bagi banyak orang. Skotlandia juga adalah tempat lahirnya golf dan curling. Di Wales, rugby adalah olahraga nasiolan, tapi penduduknya lebih banyak bermain sepakbola juga menarik lebih banyak penonton.

Amerika Serikat: baseball secara sejarah sudah dianggap sebagai olahraga nasional di Amerika sekalgus juga bagian penting dari budaya negara tersebut. Namun, American football saat ini lebih banyak diminati secara nasional dibandingkan baseball, sementara bola basket dimainkan oleh banyak penduduk Amerika.

Kanada: lacrosse dan hoki es adalah olahraga nasional Kanada yang resmi. Cabang olahraga populer lainnya termasuk baseball, golf, tennis, sepakbola wanita, bola basket, dan curling.

Australia: cricket adalah olahraga nasional untuk musim panas. Sepak bola dan rugby adalah olahraga musim dinging paling populer di beberapa bagian dari Australia.

New Zealand: rugby adalah olahraga yang paling banyak dilakukan sekaligus juga paling dekat hubungannya dengan kebanggaan negara, sementara netball adalah olahraga yang sangat populer di kalangan wanita, cricket adalah olahraga nasional di musim panas, berlayar juga populer di negara ini.

Republik Chechnya: hoki es dan sepak bola dianggap sebagai dua cabang olahraga nasional, lalu ada juga football tennis yang berasal dari negara ini, dan hiking, canoe touring, bersepeda, juga ski adalah olahraga yang sangat populer di Chechnya.

Irlandia: sepak bola, golf, India: hoki lapangan, cricket, Jepang: sumo, karate, judo, Belgia: bersepeda, Etiopia dan Kenya: atletik, Argentina dan Brazil: sepak bola, Spanyol: sepak bola, adu banteng (bullfighting), Belanda: speed skating, bersepeda, Cina: tenis meja, Finlandia: ice hockey, ski jumping, Norwegia: ski lintas alam, Austria: Alpine skiing, Perancis: sepak bola, pétanque, Hawaii: surfing, windsurfing, Alaska: dog-sledging, Indonesia: pencak silat, sepak bola, dsb.

Dari data diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwa olahraga nasional yang paling umum adalah sepak bola.

Cabang-cabang Olahraga Lebih Lanjut

Olahraga yang berbeda bisa dikelompokkan menurut kesamaan aktivitas fisiknya, teknik yang digunakan, peralatan, lingkungan atau fasilitas tempat dilakukannya olahraga tersbeut, dsb.

Track and Field Athletics (Olahraga trek dan lapangan)

    • Cabang olahraga trek: sprints (lari cepat), middle-distance runs (lari jarak menengah), relays (estafet), hurdles (lari gawang), steeplechase (lari halang rintang)
    • Cabang olahraga lapangan: lempar (javelin throw – lempar lembing, discus throw – lempar cakram, hammer throw, shot put),lompat (long jump – lompat jauh, high jump – lompat tinggi, triple jump, pole vault – lompat galah)
    • Cabang olahraga jalanan: marathon, walks (jalan cepat)
    • Olahraga kombinasi: decathlon, heptathlon

Gymnastics (senam): general gymnastics, artistic gymnastics (apparatus gymnastics) – senam indah, rhythmic gymnastics (senam ritmis), acrobatics, trampoline

Games (permainan):

    • Bola (sepak bola, handball, rugby, bola basket, bola voli, dsb.)
    • Gawang (sepak bola, handball, bola basket, hoki, hoki es, dsb.)
    • Raket (tennis, table tennis, badminton, squash, baseball, softball, golf, )

Aquatics (olahraga air): swimming (renang), diving (menyelam), synchronised swimming (renang sinkronisasi), water polo (polo air).

Cycling (bersepeda): road cycling, track cycling, cyclo-cross, mountain biking, cyclo-trial, BMX, indoor cycling (artistic cycling, cycleball)

Ski sports (olahraga ski): Alpine skiing, Nordic skiing (cross-country skiing, ski jumping, biathlon, Nordic combined), Freestyle skiing, Snowboarding

Olahraga di es: figure skating (skating indah), speed skating (skating cepat), ice hockey, curling, bobsleigh, luge, skeleton

Olahraga teknis:

    • Olahraga di udara: parachuting, paragliding, hang gliding, aerobatics
    • Motor racing, motorcycle racing, rally, motor-cross
    • Scuba diving, water skiing, power-boating
    • Shooting (menembak), archery (panahan)

Combat sports and Martial Arts (olahraga bela diri): wrestling (gulat), boxing (tinju), judo, karate, tekwondo, kung fun, aikido, fencing (anggar), sumo

Outdoor sports (olahraga luar ruangan): skiing, snowboarding, cycling, canoeing, rafting (arung jeram), windsurfing, climbing, orienteering, hiking

Equestrian (berkuda): horse racing/the turf (balap kuda), steeplechase, chariot race (balap kereta kuda), show jumping (halang rintang), dressage, military

Olahraga kombinasi: modern pentathlon (menembak, anggar, renang, show jumping, lari lintas alam), triathlon (renang, bersepeda, lari lintas alam), biathlon (ski lintas alam, menembak), Nordic Combined (ski lintas alam, ski jumping), dsb.

Olahraga Extreme

Disebut juga sebagai action sport (olahraga aksi), adventure sport (olahraga petualangan) atau adventurous sport, olahraga jenis ini memiliki unsur kecepatan, ketinggian, bahaya, penggunaan tenaga tingkat tinggi, peralatan khusus, atau gerakan-gerakan yang spektakular. Definisi dari olahraga ekstrem yang sebenarnya adalah kegiatan yang jika terjadi kesalahan di dalamnya maka akan berakibat kematian. Ciri lain dari olahraga jenis ini adalah cenderung bersifat individual dan bukan kelompok. Olahraga extreme bisa termasuk aktivitas perlombaan maupun tidak.

Jenis cabang olahraga yang termasuk extreme adalah: aggressive skating, BMX freestyle, bodyboarding, bossaball, bouldering, buildering, bungee jumping, canyoning, cave diving, drag racing, extreme skiing (Flying Kilometer, Ski Alpinism), freediving, freestyle motocross, hang gliding, ice climbing, mountain biking, kite surfing, mountaineering, parachuting, rally, rock climbing, scuba diving, skateboarding, skydiving, slamball, spearfishing, street luge, stunt pogo, wakeboarding, water skiing, whitewater rafting, zorbing, etc.

Skating agresif, BMX gaya bebas, bodyboarding, bossaball, bouldering, buildering, bungee jumping, canyoning, diving gua, balap drag, ski ekstrem, terjun bebas, motorcross gaya bebas, luncur layang, panjat es, bersepeda gunung, selancar layang, mendaki gunung, terjun payung, reli, panjat tebing, scuba diving, skateboard, skydiving, slamball, menombak ikan, street luge, stunt pogo, wakeboarding, ski air, arung jeram, zorbing, dll.

Event yang disebut the X Games adalah event multi-cabang olahraga yang diadakan setahun sekali dengan berfokus pada olahraga ekstrim. Para peserta berpartisipasi dalam kategori yang berbeda untuk memperebutkan medali sekalgus juga hadiah uang. Peserta seringkali melakukan trik-trik baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Ada juga the X Fest yang menggabungkan olahraga ekstrim dengan festival musik dan acara lainnya.

Masih banyak cabang-cabang olahraga diatas yang tidak ada di Indonesia apalagi dipertandingkan. Namun, dalam skala kecil, banyak yang sudah mencoba secara perorangan namun tidak untuk dilombakan, karena sebuah cabang olahraga harus terdaftar dulu di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) baru bisa dipertandingkan secara nasional maupun internasional. Olahraga-olahraga musim dingin sudah pasti tidak pernah diikuti oleh kontingen dari Indonesia.