sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cara Melakukan Presentasi Sederhana (Simple Presentation)

Ada kalanya kita diharuskan untuk melakukan presentasi dalam Bahasa Inggris. Misalnya saja pada saat ujian praktik Bahasa Inggris di sekolah. Biasanya kita dituntut untuk melakukan presentasi sederhana (simple presentation) mengenai suatu topik. Lalu, bagaimana cara melakukan simple presentation menggunakan Bahasa Inggris? Mari kita cari tahu melalui tulisan di bawah ini:

Simple Presentation

Simple presentation pada dasarnya sama seperti presentasi pada umumnya. Hanya saja topik yang diangkat dalam simple presentation biasanya lebih sederhana. Durasi simple presentation juga lebih singkat dari presentasi biasanya. Simple presentation memiliki struktur yang sama dengan presentasi biasa,yakni pembuka, isi, dan penutup.

Pembuka

Ada beberapa hal yang harus kita ucapkan pada bagian pembuka presentasi, yaitu mengucapkan salam, memperkenalkan diri kita, memperkenalkan topik presentasi, menjelaskan struktur presentasi, menyebutkan durasi presentasi, dan menjelaskan kapan audiens bisa bertanya. Berikut adalah penjelasan lebih detailnya:

1. Mengucapkan Salam

Sebuah presentasi wajib dibuka dengan menyambut audiens dan mengucapkan salam kepada mereka. Di bawah ini adalah beberapa frasa yang bisa digunakan untuk membuka presentasi:

  • Good morning/ afternoon/ evening, everyone. Thank you very much for coming to today’s presentation. (Selamat pagi/ siang/ malam semuanya. Terima kasih telah hadir dalam presentasi hari ini)
  • Hi/ hello, guys/ friends. Thanks for coming. (Hai/ halo teman-teman. Terima kasih telah datang)
  • Good morning/ afternoon/ evening, ladies and gentlemen. I’d like to extent warm welcome to you. (Selamat pagi/ siang/ malam para hadirin. Sambutan hangat saya sampaikan untuk Anda)

Contoh: Good morning, friends. Welcome to my presentation. First of all, I’d like to thank all of you for coming here today. (Selamat pagi, teman-teman. Selamat datang di presentasi saya. Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada kalian atas kehadirannya di sini hari ini)

2. Memperkenalkan Diri

Setelah menyambut audiens, kita bisa langsung memperkenalkan diri kita atau kelompok kita. Adapun frasa yang bisa digunakan, yakni:

  • Let me introduce myself first. My name is [name]. I’m the leader/ representative of [name of group/ institution]. (Izinkan saya memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Nama saya [nama]. Saya adalah ketua/ wakil dari [nama kelompok/ institusi])

Contoh: Let me introduce myself first. My name is Rangga. I’m the representative of SMA 1. (Izinkan saya memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Nama saya Rangga. Saya adalah wakil dari SMA 1)

  • Let me introduce my group. I’m [name], this is [name}, and this is [name]. We are from [name of group/ institution]. (Izinkan saya memperkenalkan kelompok saya. Saya [nama], ini [nama], dan ini[nama]. Kami dari [nama kelompok/ institusi])

Contoh: Let me introduce my group. I’m Rangga, this is Cinta, and this is Mamet. We are from group 2. (Izinkan saya memperkenalkan kelompok saya. Saya Rangga, ini Cinta, dan ini Mamet. Kami dari kelompok 2) 

3. Memperkenalkan Topik Presentasi

Topik presentasi lebih baik disebutkan di bagian pembuka agar para audiens bisa fokus pada topik yang akan disampaikan dalam presentasi. Kita bisa menggunakan frasa berikut ini untuk memperkenalkan topik presentasi kita:

  • I’m/ we’re here today to talk to you about… (Saya/ kami di sini akan menyampaikan kepada kalian tentang…)
  • In this presentation, I/we’d like to talk about… (Pada presentasi ini, saya/ kami ingin berbicara tentang…)
  • What I/we’d like to discuss today is… (Apa yang ingin saya/ kami diskusikan hari ini adalah…)
  • The topic of this presentation is… (Topik presentasi ini adalah…)

Contoh: We’re here today to talk to you about Indonesian traditional games. (Kami di sini akan menyampaikan kepada kalian tentang permainan tradisional Indonesia)

4. Menjelaskan Struktur Presentasi

Selanjutnya, kita harus menjelaskan struktur presentasi kita. Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran kepada audiens hal-hal apa saja yang akan kita bicarakan di dalam presentasinya. Gunakan frasa berikut ini untuk menjelaskan struktur presentasi:

  • I/ we divide this presentation into [number] parts. (Saya/ kami membagi presentasi ini ke dalam [angka] bagian)
  • This presentation consists of [number] sections. (Presentasi ini terdiri dari [angka] sesi)
  • In this presentation, I/ we’ll focus on [number] main issues. (Dalam presentasi ini, saya/ kami akan fokus kepada [angka] isu utama)
  • First, I/ we’ll start off by… second, I/ we’ll talk about… and then, I/ we’ll focus on… finally, I/ we’ll end it with… (Pertama-tama, saya/ kami akan memulainya dengan… kedua, saya/ kami akan membahas tentang… lalu, saya/ kami akan fokus dengan… terakhir, saya/ kami akan mengakhirinya dengan…)

Contoh: I divide this presentation into three parts. First, I’ll start off by explaining the history of some Indonesian traditional games. Second, I’ll talk about the varieties of those games. Finally, I’ll end it with the rules and ways to play them. (Saya membagi presentasi ini ke dalam tiga bagian. Pertama, saya akan memulainya dengan menjelaskan sejarah beberapa permainan tradisional Indonesia. Kedua, saya akan menyampaikan tentang macam-macam permainan tersebut. Terakhir, saya akan mengakhirinya dengan aturan dan cara main permainannya).

5. Menyebutkan Durasi Presentasi

Kita bisa menyebutkan perkiraan lamanya presentasi kita kepada audiens. Frasa yang digunakan, di antaranya:

  • This/ my/ our presentation will take about [duration]. (Presentasi ini/ saya/ kami akan berlangsung sekitar [durasi]).
  • It’ll take about [duration] to cover these points. (Akan menghabiskan sekitar [durasi] untuk membicarakan poin-poin ini)

Contoh: It’ll take about 15 minutes to cover these points. (Akan menghabiskan sekitar 15 menit untuk membicarakan poin-poin ini)

6. Menjelaskan Kapan Audiens Bisa Bertanya

Kita harus memberitahu audiens kapan mereka bisa bertanya. Apakah mereka bisa bertanya di tengah-tengah presentasi atau mereka hanya diizinkan bertanya di akhir presentasi. Berikut adalah frasa yang bisa digunakan untuk menjelaskannya:

  • If you have any question, feel free to ask anytime during the presentation. (Jika ada pertanyaan, silakan tanyakan langsung kapanpun selama presentasi berlangsung)
  • If you have questions, please hold them until the end of the presentation. (Apabila ada pertanyaan, tolong simpan sampai akhir presentasi)

Isi Presentasi

1. Mengawali Isi Presentasi

Setelah kita selesai dengan pembukaan, kita bisa langsung menyampaikan isi presentasi kita. Kita bisa memulainya dengan menggunakan frasa di bawah ini:

  • Let me start with some information on… (Mari saya mulai dengan beberapa informasi tentang…)
  • Let me begin with an overview on… (Mari saya mulai dengan gambaran luas tentang…)

Contoh: Let me begin with an overview on traditional games in general. (Mari saya mulai dengan gambaran luas tentang permainan tradisional pada umumnya)

Kita juga bisa memulainya dengan bertanya kepada audiens. Misal:

  • Have you ever wondered why…? (Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa…?)
  • Did you know that…? (Apakah kalian tahu bahwa…?)
  • How many of you have ever…? (Berapa banyak di antara kalian yang pernah…?)
  • Have you even been in a situation where…? (Apakah kalian pernah ada di situasi yang mana…?)

Contoh: How many of you have ever played hide and seek? (Berapa banyak di antara kalian yang pernah bermain petak umpet?)

Selain itu, kita juga bisa memulainya dengan menyebutkan fakta. Misal:

  • The new study/ research shows that… (Studi/ penelitian baru menunjukkan bahwa…)
  • According to scientists… (Menurut para ilmuwan…)
  • Experts say that… (Para ahli mengatakan bahwa…)

Contoh: Experts say that playing traditional games can train kids’ physical skills. (Para ahli mengatakan bahwa bermain permainan tradisional bisa melatih kemampuan fisik anak-anak)

2. Mengakhiri Sebuah Sesi

Untuk mengakhiri sebuah sesi, gunakanlah frasa berikut ini:

  • This is the end of the first/ second/ third section. (Itu adalah akhir dari sesi pertama/ kedua/ ketiga)
  • So, that’s all I wanted to say about… (Jadi, itulah yang ingin saya bicarakan tentang…)
  • This brings me to the end of my first/ second/ third point. (Itu mengakhiri poin pertama/ kedua/ ketiga saya)

Contoh: So, that’s all I wanted to say about the advantages of traditional games for children. (Jadi, itulah yang ingin saya sampaikan tentang manfaat permainan tradisional untuk anak-anak)

3. Memulai Sesi Baru

Untuk memulai sesi baru, kita harus menggunakan satu kalimat transisi agar penyampaian kita terdengar mengalir. Berikut adalah frasa transisi yang bisa dipakai untuk memulai sesi baru:

  • Let’s now turn to… (Sekarang mari kita beralih pada…)
  • Now, let’s move on to… (Sekarang mari kita beralih pada…)
  • Let’s take a look at… now. (Mari kita lihat… sekarang)
  • Now, I’d like to move on to the next point. (Sekarang, saya ingin lanjut pada poin selanjutnya)
  • This leads us to the next issue, which is… (Ini mengantarkan kita pada isu selanjutnya, yaitu…)
  • Now, I want to describe… (Sekarang saya ingin menjelaskan…)

Contoh: Let’s now turn to the varieties of Indonesian traditional games. (Sekarang mari kita beralih pada macam-macam permainan tradisional Indonesia)

4. Mengganti Pembicara

Jika terdapat pergantian pembicara, gunakanlah frasa di bawah ini:

  • Now I’ll hand it over to [name of speaker]. (Sekarang saya akan serahkan kepada [nama pembicara])
  • [name of speaker] is now going to take over… (Sekarang [nama pembicara] yang akan melanjutkan…)
  • The next point will be presented by [name of speaker]. (Poin selanjutnya akan disampaikan oleh [nama pembicara])
  • Now [name of speaker] will talk about… (Sekarang [nama pembicara] akan menyampaikan tentang…)

Contoh: The next point will be presented by Cinta. (Poin selanjutkan akan disampaikan oleh Cinta)

Penutup

Penutup presentasi berisi kesimpulan keseluruhan isi dari presentasi kita, undangan kepada audiens untuk bertanya, dan penutup presentasi kita.

1. Kesimpulan Isi

Kesimpulan harus singkat dan mencakup semua poin yang telah kita sebutkan dalam presentasi kita. Berikut adalah frasa yang bisa digunakan untuk memulai kalimat kesimpulan kita:

  • In conclusion,… (Kesimpulannya,…)
  • It can be concluded that… (Dapat disimpulkan bahwa…)
  • This brings us to the end of my/ our presentation. In brief,… (Itu mengantarkan kita pada akhir dari presentasi saya/ kami. Pada intinya,…)
  • Let me briefly summarize the main issue. (Biarkan saya menyimpulkan dengan singkat isu utamanya)
  • To summarize… (Kesimpulannya…)

Contoh: It can be concluded that Indonesia is rich with its traditional games. They are national treasure that must be conserved. (Dapat disimpulkan bahwa Indonesia kaya akan permainan tradisionalnya. Permainan-permainan ini adalah kekayaan nasional yang harus dilestarikan)

2. Undangan untuk Bertanya

Beberapa frasa yang bisa dipakai untuk mengundang audiens untuk bertanya, yakni:

  • Are there any questions? (Apakah ada pertanyaan?)
  • If you have questions, I/ we’ll be happy to answer them. (Jika ada pertanyaan, saya/ kami dengan senang hati akan menjawabnya)
  • If you have any question, you may ask now. (Jika ada pertanyaan, kalian bisa menanyakannya sekarang)

3. Penutup Presentasi

Kita bisa menutup presentasi dengan salah satu frasa berikut ini:

  • This is the end of my/ our presentation. Thank you so much for coming. (Ini adalah akhir dari presentasi saya/ kami. Terima kasih telah datang)
  • That’s all from me/ us. I hope this presentation has given you a new insight on… (Sekian dari saya/ kami. Semoga presentasi ini memberi wawasan baru tentang…)
  • Thanks for your attention. (Terima kasih atas perhatian kalian)

Itulah cara melakukan simple presentation menggunakan Bahasa Inggris. Harus diingat bahwa karena presentasi ini adalah presentasi yang sederhana, presentasi jenis ini harus dilakukan secara singkat dan padat dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh semua audiens.