sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cara Membuat Kompain (Complaint) dalam Bahasa Inggris

Bayangkan jika Anda mengunjungi keluarga atau teman yang tinggal di luar negeri dan hanya menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Pada suatu momen, Anda membutuhkan beberapa baju untuk pesta yang akan Anda datangi malam hari tetapi belum dicuci dengan benar. Anda memutuskan untuk membawa pakaian Anda tersebut ke tempat cuci kering. Saat baju Anda sudah selesai dicuci dari tempat cuci tersebut, petugas yang bekerja disana memberikan baju Anda sambil tersenyum dengan sangat ramah sembari berkata “totalnya sekian, Bu”.

Tetapi Anda melihat kejanggalan pada pakaian Anda. Anda melihat ada lubang kecil yang sebelumnya tidak ada. Anda menjadi sangat kesal karena warna pada bagian tertentu juga berubah. Bagaimanakah Anda menyatakan ketidakpuasan Anda terhadap jasa cuci kering tersebut secara efektif?

Banyak orang tidak melakukan keluhan akan ketidakpuasan mereka. Tetapi biasanya kita melakukan itu agar kita mendapatkan solusi dari masalah yang kita hadapi. Kami akan membantu Anda untuk membuat keluhan dalam Bahasa Inggris. Keluhan yang efektif seringnya terdiri dari tiga tahap: menjelaskan masalah, mengutarakan perasaan, dan meminta ditangani.

1. Menjelaskan Masalah

Langkah pertama adalah menjelaskan masalah apa yang terjadi. Untuk melakukannya dengan efektif, Anda harus sopan dan menggunakan bahasa yang baik. Berikut ini adalah beberapa frasa yang dapat Anda gunakan untuk menjelaskan masalah Anda dengan sopan.

  • I think you may have…(Saya rasa Anda…”)
  • Oh, hi! I think you may have forgotten to bring my wallet (Oh, Halo! Saya rasa Anda telah lupa untuk membawa dompet saya)

Contoh lain untuk kalimat pembukaan “I’m sorry to have to say this, but… (Maafkan saya mengatakan ini, tapi…”)

Hi. How’s it going? I’m sorry to have to say this, but I noticed the color changed to my pants (Halo. Apa kabar? Maafkan saya mengatakan ini, tapi saya melihat warna celana saya berubah)

Anda bisa juga mengungkapkannya dengan lebih singkat menjadi “I just noticed… (Saya baru menyadari…”)

Hi. How’s it going? I just noticed the color changed to my pants (Halo. Apa kabar? Saya baru menyadari warna celana saya berubah)

Contoh frasa lain yang bisa Anda gunakan: “I’m sorry to bother you, but… (Maafkan saya mengganggu Anda, tapi…”)

Hi, there. I’m sorry to bother you, but I don’t know why the refrigerator in my room didn’t work (Halo. Maafkan saya mengganggu Anda, tapi saya tidak tahu mengapa kulkas di ruangan saya tidak bekerja)

Atau Anda juga dapat mengatakan: “There seems to be a mistake… (Sepertinya ada kesalahan…”)

Hi! How are you? There seems to be a mistake with your repair services. Scratched over here hasn’t been fixed (Halo. Apa kabar? Sepertinya ada kesalahan dengan jasa perbaikan Anda. Goresan di sana belum diperbaiki)

2. Mengutarakan Perasaan

Langkah kedua adalah dengan mengutarakan apa yang Anda rasakan dari masalah tersebut. Langkah kedua ini terkadang tidak dibutuhkan untuk menyampaikan keluhan. Tergantung seberapa buruk masalah yang dihadapi. Beberapa masalah biasanya hanya membutuhkan solusi yang singkat dan mudah. Sebagai contoh adalah memberitahu orang apabila mereka lupa untuk melakukan sesuatu atau jika mereka menagih bayaran kepada Anda lebih dari yang tertera pada tagihan biasanya dapat diatasi dengan cepat.

Tetapi bayangkan saja jika Anda menerima layanan yang buruk dari sebuah tempat seperti hotel atau restoran atau dari bengkel tempat Anda memperbaiki kendaraan yang rusak atau permasalahan yang terus menerus timbul dan tidak juga diatasi oleh pemilik gedung rumah susun dimana Anda tinggal. Pada kasus-kasus yang demikian, sebaiknya Anda mengutarakan apa yang Anda rasakan.

Selalu mulai dengan langkah pertama yaitu jelaskan masalah yang Anda hadapi dengan sopan. Kemudian, Anda dapat memulai kalimat Anda dengan “This is… (Ini…”) atau “It is… (Ini…”) yang diikuti dengan satu atau beberapa kalimat yang menjelaskan situasi yang Anda hadapi. Berikut ini adalah contoh seseorang memberi tahu pemilik rumah susun tempat dia tinggal akan masalah yang dihadapinya:

Hi Susan. I’m sorry to have to say this but there is still a rat problem in my apartment. This has been an issue for four months now. It is unacceptable that the problem hasn’t been resolved. (Halo Susan. Saya meminta maaf karena harus mengatakan ini tapi masih ada tikus di rumah susun saya. Masalah ini sudah berlangsung selama empat bulan lamanya. Tidak dapat diterima bahwa masalahnya belum diselesaikan)

Contoh sebelumnya adalah masalah yang terus menerus terjadi, sehingga dibutuhkan langkah kedua untuk menyelesaikannya. Kembali lagi, janganlah tergesa-gesa untuk langsung menentukan apakah Anda harus menggunakan langkah kedua atau tidak.

3. Meminta Ditangani

Langkah ketiga adalah meminta masalah Anda untuk ditangani. Langkah ini sangatlah penting. Beberapa orang melakukan langkah pertama dan kedua, tetapi mereka melupakan langkah ketiga.

Tergantung kepada siapa Anda berbicara, Anda atau mereka mungkin butuh bertanya kepada orang lain untuk menangani masalah Anda. Pada beberapa kasus, bisa saja bertanya kepada manajer toko. Berikut ini adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk meminta ditangani orang lain:

  • May I please speak with the manager? (Bisakah saya berbicara kepada manajer?)
  • May you please redirect my call to the manager? (Bisakah Anda meneruskan telepon saya ke manajer?)

Pada beberapa kasus, lawan bicara Anda bisa saja menyelesaikan masalah yang Anda alami. Anda bisa meminta kepada mereka untuk menangani kasus Anda. Berikut ini contohnya:

  • Would it be possible to reimburse me right now? (Mungkinkah saya dapat pengembalian saat ini?)
  • Is it possible you turn the heat up for me? (Apakah bisa Anda menaikkan suhunya untuk saya?)

Ungkapan Yang Biasa Digunakan Untuk Membuat Keluhan

  • I am sorry to say this but… (Maafkan saya mengatakan ini tetapi…)
  • I understand it is not your fault but… (Saya paham ini bukanlah salah Anda tetapi…)
  • I want to complain about… (Saya mau keluhan tentang…)
  • I am sorry to bother you again but… (Maafkan saya mengganggu Anda lagi tetapi…)
  • I am not satisfied with… (Saya tidak puas dengan…)
  • I hate to tell you this (Saya benci mengatakan ini)
  • Excuse me, is it possible that you helped me with… (Maaf, apakah mungkin Anda membantu saya dengan…)
  • Can you help me with this? (Bisakah Anda membantu saya akan masalah ini?)
  • I am angry about… (Saya kesal tentang…)
  • Perhaps there was a misunderstanding but … (Mungkin ada kesalahpahaman tetapi…)
  • I’m sorry to say this but I am really quite upset… (Maafkan saya mengatakan ini tetapi saya cukup kesal…)
  • Seems like there appears to be a problem here … (Tampaknya ada masalah disini…)
  • Seems like there appears to be something wrong with… (Tampaknya ada yang salah dengan…)
  • I’m afraid I’ve got a complaint about… (Saya khawatir saya mempunyai keluhan tentang…)
  • I’m so sorry but I’d like to make a complaint about … (Maafkan saya tetapi saya mau menyampaikan keluhan tentang…)
  • How can we fix this? (Bagaimana cara kita memperbaiki ini?)
  • Could you help me with …? (Dapatkah Anda membantu saya…?)
  • I’m afraid there are problems… (Saya khawatir ada masalah…)
  • I’m really not very happy… (Saya tidak senang…)
  • There is a slight problem with… (Ada sedikit masalah dengan…)

Beberapa Cara Membuat Keluhan di Restoran

Terdapat beberapa alasan untuk Anda menyampaikan keluhan saat berada di restoran, alasan-alasan tersebut dapat berupa makanan yang dingin, makanan yang tidak matang, terlalu lama menunggu, dan layanan yang kurang baik.

  • I am sorry to bother you but the food is still frozen (Maafkan saya mengganggu Anda tapi makanannya masih dingin)
  • I’m sorry, but this isn’t what I ordered before (Maafkan saya, tetapi ini bukanlah apa yang saya pesan)
  • Sorry, but I think you made a mistake (Maaf, tetapi saya rasa Anda membuat kesalahan)
  • I am sorry to have to say this but the food is burnt (Maafkan saya mengatakan ini tetapi makanannya gosong)
  • I have a problem with my dish, the meat is blue (Saya punya keluhan akan makanan saya, dagingnya masih mentah)
  • I would like to speak to the owner of this restaurant (Saya ingin berbicara dengan pemilik restoran)
  • I am not happy at all with this service in this restaurant (Saya tidak senang dengan keseluruhan layanan di restoran ini)

Beberapa Cara Membuat Keluhan di Hotel

  • Excuse me, but there’s a problem with the water in my closet (Maaf, tetapi ada masalah dengan air di di kamar mandi saya)
  • Sorry to bother you again, but I think there’s something wrong with the closet in my room (Maaf mengganggu Anda lagi, tetapi saya rasa ada yang salah dengan kamar mandi di kamar saya)
  • I’m afraid I have to make a complaint. I can’t find the laptopI left in my hotel room (Saya khawatir saya harus membuat keluhan. Saya tidak dapat menemukan laptop saya yang saya tinggal di kamar hotel)
  • I’m sorry to bother you, but the water heater in my hotel room is not working (Maaf mengganggu Anda, tetapi air panas di kamar hotel saya tidak bekerja)
  • There seems to be a mistake on my billing statement at table 6 (Sepertinya ada kesalahan pada tagihan saya di meja 6)

Beberapa Cara Membuat Keluhan di Toko

Ada beberapa alasan Anda mengajukan keluhan pada sebuah toko. Beberapa alasannya dapat sebagai berikut:

  • You gave me defect product (Anda memberikan kepada saya produk yang rusak)
  • Your customer service level is low (Layanan pelanggan Anda sangat rendah)
  • There was an error in the billing (Terdapat kesalahan pada tagihan)
  • Biasanya, berikut ini adalah beberapa kalimat yang digunakan saat mengajukan keluhan pada sebuah toko.
  • I would like to inform my complaint (Saya mau memberitahu keluhan yang saya alami)
  • I want a refund on my purchased (Saya mau pengembalian pada pesanan saya)

Menerima Sebuah Keluhan

  • I am sorry but that mistake won’t never happen again (Maafkan saya tetapi kesalahan itu tidak akan terjadi lagi)
  • I am sorry making you wait, we promise this will never happen again (Maafkan saya telah membuat Anda menunggu, kita berjanji ini tidak akan terjadi lagi)
  • I am really-really sorry (Saya benar-benar minta maaf)
  • I have nothing to say (Saya sudah tidak tahu harus berkata apa-apa lagi)
  • I don’t know what to say about this, Ma’am (Saya tidak tahu harus berkata apa tentang ini bu)

Menolak Sebuah Keluhan

  • I am sorry, there is nothing we can do about it (Maafkan saya, kami tidak bisa melakukan apa-apa)
  • Our apologies, but it’s not our fault (Maafkan kami tetapi ini bukanlah salah kami)
  • I believe there isn’t much we can do about it (Saya rasa tidak banyak yang dapat kami lakukan)
  • We double checked but sorry but that’s the right price (Kami telah mengecek kembali tetapi maaf itu adalah harga yang benar)

Menunjukkan Bahwa Anda Tidak Setuju

Tunjukkanlah bahwa Anda mengerti apa yang orang lain beri tahu atau tanyakan kepada Anda, tetapi Anda memiliki opini yang berbeda atau sesuatu yang ingin Anda katakan.

  • Well, I don’t think it isn’t fair to pay for food which was burnt (Saya rasa ini tidak adil untuk membayar makanan yang gosong)
  • Well, I have to wait almost for hours for ten dishes, I think that fact speaks about how bad the service is (Saya harus menunggu hampir empat jam untuk sepuluh buah makanan, saya rasa ini menunjukkan bahwa layanan disini sangatlah buruk)

Langsung menunjukkan bahwa Anda memiliki opini yang berbeda dari orang yang sedang Anda ajak berbicara.

  • Actually we never receive the appetizer you are charging us (Sebenarnya kita tidak pernah mendapatkan hidangan pembuka yang Anda tagihkan kepada kami)
  • Actually we never ordered the milk shake (Sebenarnya kita tidak pernah memesan susu kocok)