sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cara Meminjam Uang (How to Ask Someone Politely for Money)

Jika berbicara soal uang, setiap orang pasti pernah berada dalam situasi finansial yang kurang mengenakan yang memaksanya harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan. Meminjam uang kepada siapapun, entah itu pada keluarga atau teman tentu akan membuat Anda berada dalam posisi yang tak mengenakan.

Selain harus mengumpulkan banyak keberanian untuk menyatakan keinginan meminjam uang, Anda pun juga harus memilih kalimat yang tepat. Karena seperti yang kita tahu, masalah uang bisa membuat hubungan keluarga ataupun pertemanan menjadi rusak. Berikut trik how to ask someone politely for money.

Pertimbangkan Kembali Keinginan untuk Meminjam Uang

Sebelum membahas bagaimana Anda harus meminta bantuan teman atau keluarga soal finansial, ada baiknya untuk mempertimbangkan kembali keinginan tersebut. Meminjam uang dari teman atau keluarga memang memiliki keuntungan tersendiri. Namun hal juga bisa membawa Anda dalam situasi yang tidak mengenakan.

Tergantung dari seberapa baik hubungan Anda dengan mereka, Anda mungkin tak perlu membayar bunga sebagaimana ketika meminjam dari lembaga keuangan. Bahkan mereka justru lebih akomodatif dibanding bank atau pemberi pinjaman lainnya mengingat hubungan baik yang Anda miliki dengan mereka.

Namun sebagian orang percaya bahwa meminjam uang kepada teman maupun keluarga harus jadi pilihan terakhir. Menurut pakar keuangan, Anda seharusnya menahan diri untuk mengatakan maksud tersebut pada orang-orang terdekat. Sebab, hal tersebut bisa menyebabkan hubungan yang dijalin dapat mengalami keretakan.

Namun, jika memang Anda bertekad untuk meminjam uang kepada keluarga ataupun teman, maka Anda harus melakukan sejumlah hal secara dasar. Seperti meminjam kepada orang yang benar-benar memiliki hubungan yang sangat dekat, dan bukan orang yang baru Anda temui. Pilih momen bicara yang tepat secara privat.

Pilih Momen yang Tepat

Karena pembicaraan soal uang cukup sensitif, maka pastikan Anda benar-benar mengenal seseorang tadi secara personal. Ada baiknya Anda juga berhati-hati saat ingin mengutarakan maksud Anda tersebut. Misalnya saja dengan mengatakan, “ I need to talk to you about something pretty serious; when’s a good time to do that?” (Saya perlu bicara mengenai hal yang cukup serius, ada waktu kapan yang tepat?).

Hal ini terdengar sedikit lebih baik daripada Anda langsung to the poin ketika sedang bermain bersama di lapangan futsal dengan mengatakan, “ Could I borrow some money ?” (bolehkah saya meminjam uang?). Kalimat yang digunakan memang polite, namun hal tersebut kurang tepat diucapkan, apalagi secara tiba-tiba. Pasalnya hal tersebut bisa membuat suasana yang tadinya fun menyenangkan bisa berubah menjadi canggung secara tiba-tiba.

Karena yang memang berkepentingan adalah Anda, maka pilihlah waktu yang tepat untuk mengungkapkan maksud Anda tersebut agar mengurangi suasana canggung. Pilih suasana atau momen yang tepat, lebih privat agar Anda lebih nyaman dan mereka pun tidak merasa terganggu atas permintaan Anda.

Pastikan Anda Memiliki Alasan yang Kuat dan Jelas

Sebelum meminjam uang pada seseorang, pastikan Anda memiliki rencana yang matang. Pertama berikan alasan yang jelas, real dan tidak dibuat-buat agar tidak membuat teman atau keluarga tidak nyaman dengan permintaan Anda. Kedua pastikan punya planning yang jelas bagaimana Anda akan mengembalikan uang tersebut segera tanpa harus menimbulkan masalah di kemudian hari.

Rencana tersebut akan membantu Anda bisa lebih disiplin untuk mengembalikan uang yang dipinjam tadi. Juga agar tidak terjadi masalah yang tak diinginkan dikemudian hari yang dapat membuat hubungan pertemanan atau keluarga menjadi bermasalah. Pastikan Anda memberikan tenggat waktu kapan pengembalian uang tersebut dengan jelas dan pasti.

Misalnya:

  • “Hey Sussan, could you help me? I need to see my doctor, but I’m kind a broke for now. I’ll pay it back soon, by the end of next month. (Maukah kamu membantuku? Saya harus periksa ke dokter, tapi sekarang saya lagi kekurangan. Saya akan membayarnya secepatnya, akhir bulan berikutnya.)
  • “I’m sorry, would you give me some minutes? I have to say something serious. I need to pay my tuition and really need help. I’ll pay you back as soon as I get my paycheck next week.” (Saya minta maaf, bolehkah minta waktu kamu sebentar? Saya harus berbicara sesuatu hal yang cukup serius. Saya harus segera membayar uang sekolah dan sangat membutuhkan bantuan, Setelah saya mendapatkan bayaran minggu depan saya akan membayar kembali uang tersebut.)

Jangan Memaksa, Bersiap dengan Kata “No”

Rules selanjutnya dalam asking someone for money  ialah pastikan bahwa Anda tidak boleh memintanya dengan paksa. Selanjutnya bersiap diri jika permintaan Anda ternyata tidak bisa dikabulkan oleh keluarga atau teman Anda. Karena bagaimana pun juga Anda tak boleh memaksakan kehendak, berlapang hatilah jika mereka mengatakan tidak.

Karena mungkin saja mereka ingin sekali membantu, namun tidak memiliki cukup uang untuk bisa meminjami Anda atau punya kebutuhan sendiri yang juga tak kalah mendesak. Jika Anda bersikap memaksa, ini bisa memperkeruh suasana dan membuat mereka merasa terganggu dengan sikap Anda.

Hingga akhirnya enggan berhubungan dekat dengan Anda lagi nantinya. Lantas apakah hanya karena uang, Anda ingin mengorbankan hubungan keluarga dan pertemanan di ambang kehancuran?

Contohnya:

  • Although I desperately need the money, but you don’t have to give loans if you need to pay your own. (Meskipun saya sungguh membutuhkan uang, tetapi kamu tak harus memberikan saya pinjaman jika memang kamu juga memiliki urusan sendiri yang harus dibayar.)
  • “I feel truly bad asking you again, but my situation going bad. I hope this situation will get better soon and I get new job so I can pay you back. Know that I totally understand, if you can’t help me for any reason. I really appreciate for your past help. I hope, our relationship is going alright.” (Saya merasa sangat tidak enak untuk bertanya lagi, tetapi situasi saya memburuk. Saya berharap situasi ini akan segera membaik dan saya bisa mendapatkan pekerjaan baru sehingga saya dapat mengembalikan uang yang saya pinjam. Ketahuilah bahwa saya sangat mengerti, jika Anda tidak dapat membantu saya apa pun alasannya. Saya sangat menghargai bantuan Anda sebelumnya. Saya harap, hubungan kita baik-baik saja.)

Buat Perjanjian

Mungkin akan sedikit tidak nyaman ketika harus menuliskan pinjaman uang dalam perjanjian tertulis. Namun, hal ini cukup penting untuk menjaga hubungan tetap baik di masa mendatang. Karena perjanjian tersebut juga berfungsi agar tidak ada yang dirugikan dalam proses pinjam meminjam dan menghindari adanya situasi abu-abu atau tidak jelas.

Setidaknya dengan perjanjian tertulis, teman atau keluarga akan lebih memiliki rasa percaya dan tidak khawatir meminjamkan uang pada Anda. Sebab, semua hal ditulis secara jelas. Mulai dari waktu, metode pengembalian pinjaman dan lain sebagainya.

Contoh Kalimat

Berikut beberapa kalimat yang bisa Anda gunakan untuk ask someone politely for money  secara langsung, diantaranya.

  • “I don’t want to do this, but my situation made me to do it, so I have to. Would you mind if I borrow some money from you?” (Saya tak ingin melakukan ini tapi saya berada di situasi yang memaksa saya untuk melakukannya. Apakah kamu keberatan jika saya meminjam uang dari kamu?)
  • “James, my life is going down and desperately need help. I seek your financial support to keep on moving in life and my bussines. I would be so appreciative if you can help me, and I also promise to pay you back once I can get hold of the money.” (James, hidupku saat ini terpuruk dan membutuhkan bantuan. Saya mencari dukungan finansial untuk bisa menjalankan hidup dan bisnis. Saya sangat mengapresiasi jika kamu mau membantu saya dan saya berjanji mengembalikannya sekali saya mendapatkan uang.)
  • “I am embarrassed to have to ask you this, but I need amount of money to pay for hospital bill, and I was really hoping that you could help me out with a loan”. (Saya malu harus mengatakan hal ini, namun saya membutuhkan sejumlah uang untuk membayar tagihan rumah sakit, dan saya sangat berharap Anda bisa membantu saya dengan memberikan pinjaman.)
  • “Actually, I’m really ashamed to asking you about this. I think I left my wallet at home and need some cash to pay the bill. Could you help me with that?  I will get it back to you when I get home later.“ (sebetulnya, saya merasa malu harus meminta hal ini pada kamu. Saya kira dompet saya ketinggalan di rumah dan perlu sedikit uang tunai untuk membayar tagihan ini. Bisakah kamu membantu saya? Saya akan mengembalikannya sesampainya di rumah nanti.)
  • “We need to talk something pretty serious. Do you mind if I borrow some money? I promise, I’ll pay it back as soon as posible. (Kita harus bicara sesuatu yang cukup penting. Apakah kamu keberatan jika saya meminjam uang? Saya janji akan secepatnya mengembalikan uang tersebut.)
  • “I need to pay my flat rent but I lost my wallet yesterday when I sit on the bus. Would you help me to lend some cash?  (Ssaya harus segera membayar uang sewa flat tapi saya kelihangan dompet ketika berada di bus kemarin. Bisakah Anda membantu dengan meminjamkan saya uang cash?)
  • Ever since I lost my job, I have been on bad situation.I’m seriously in need of any amount of money to survive on, and hope for your help. I’ll pay you back as soon as I lay my hans on money.” (Sejakk saya dipecat, saya berada situasi yang sangat buruk. Saya berada disituasi yang sangat membutuhkan uang untuk bertahan dan berharap bantuan dari kamu. Saya akan mengembalikannya segera setelah saya mendapat uang.)
  • “I ashamed of asking you this, because I never believed my situation will get to this point. I need some funds that keep me alive and sustain me until I get my paycheck. I hope for your help and lend me just a little ammount of money to get survive on. I promise to pay it back as soon as possible.” (Sesungguhnya saya mau mengatakan ini, karena saya tidak pernah percaya jika situasinya bisa sampai dititik ini. Saya membutuhkan dana yang akan menjaga saya tetap hidup dan bertahan sampai saya mendapatkan gaji. Saya berharap bantuan dan pinjaman sedikit uang agar saya bisa bertahan. Saya berjanji akan membayarnya sesegera mungkin.)

Demikian tadi beberapa cara untuk ask someone politely for money. Meminjam uang daris eseorang memang bukan perkara yang gampang karena Anda sedang mempertaruhkan hubungan baik Anda. Karenanya, sangat tidak disarankan meminjam uang dari orang lain, terkecuali jika kondisi memang sangat memaksa.  Semoga Anda tidak berada di situasi tadi, ya. Semangat!