sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cara Memperkenalkan Teman Kepada Orang Lain Dalam Bahasa Inggris

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang paling sering digunakan dalam ranah internasional, baik untuk urusan profesional ataupun dalam lingkungan pertemanan. Penggunaan bahasa Inggris dengan teman-teman sejawat sudah sangat umum ditemui sehingga amatlah penting untuk dapat menguasainya.

Salah satu hal yang paling dasar untuk diketahui dalam mempelajari bahasa Inggris untuk bersosialisasi dengan teman-teman adalah bagaimana caranya untuk memperkenalkan teman Anda kepada orang lain dalam bahasa Inggris. Terdapat beberapa hal yang harus Anda ketahui agar tidak canggung ketika memperkenalkan teman Anda kepada orang lain.

Terdapat dua situasi umum yang biasanya mengharuskan Anda memperkenalkan teman Anda, yaitu ketika Anda ingin memperkenalkannya kepada teman Anda yang lain atau ketika Anda ingin memperkenalkannya kepada keluarga Anda. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah cara-cara untuk memperkenalkan teman Anda dalam bahasa Inggris.

Memperkenalkan Teman Kepada Teman Lainnya

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana caranya memperkenalkan teman Anda kepada satu sama lain dengan mudah dan tanpa merasa canggung, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda.

1. Perkenalkan setelah mengucapkan salam

Coba langsung perkenalkan teman Anda kepada satu sama lain ketika Anda baru saja bertemu dengan mereka. Hal ini dapat Anda lakukan agar tidak ada momen canggung ketika mereka berdua belum mengenal satu sama lain. Dengan langsung mengenalkan keduanya, maka tidak akan ada yang merasa tidak terangkul ataupun canggung berada di situ.

Sebagai contohnya, berikut ini adalah contoh dialog memperkenalkan teman Anda langsung setelah mengucapkan salam.

A: Hey, Brian! Thanks for waiting for us here. By the way, this is my friend, John. (Hai, Brian! Terima kasih telah menunggu kami di sini. Omong-omong, ini teman saya, John.)

B: Hey, Matt! It’s totally okay. Nice to meet you, John. I’m Brian. (Hai, Matt! Tidak apa-apa. Senang bertemu denganmu, John. Nama saya Brian)

C: Nice to meet you too, Brian. I have heard a lot about you from Matt. I heard that you are pursuing a Master degree right now? (Senang bertemu denganmu juga, Brian. Saya sudah mendengar banyak hal tentangmu dari Matt. Saya dengar Anda sedang mengejar gelar Master sekarang?)

B: I am! Are you also in a Masters program? (Betul! Apakah Anda juga sedang mengambil program Master?)

C: Yes, I am enrolling in Philosophy Master program right now. What about you? (Iya, saya mendaftar di program Master Filsafat saat ini. Bagaimana dengan Anda?)

B: I’m in Economics program. Philosphy, huh? That sounds interesting. (Saya di program Ekonomi. Filsafat, ya? Itu terdengar menarik)

2. Perkenalkan Namanya

Salah satu cara untuk mengenalkan teman Anda lainnya adalah dengan langsung mengucapkan nama mereka untuk  memperkenalkannya. Sebagai contohnya agar lebih jelas, berikut ini adalah dialog yang memperkenalkan teman dengan menggunakan nama mereka langsung.

A: Hey, John! Please let me introduce you to my friend. John, this is Brian. Brian, this is John. (Hai, John! Biar saya perkenalkan kepada teman saya. John, ini Brian. Brian, ini John)

B: Nice to meet you, John. I’m Brian. (Senang bertemu denganmu, John. Saya Brian)

C: Likewise, Brian. It’s so good to finally meet you in person. (Senang bertemu denganmu juga, Brian. Senang akhirnya bisa menemuimu langsung)

3. Ceritakan Sendiri Tentang Teman Anda

Untuk memperlancar obrolan, Anda bisa menceritakan sedikit tentang teman Anda kepada satu sama lain. Hal ini bisa membuka obrolan dan membuat suasana menjadi tidak canggung. Sebagai contohnya, berikut ini adalah beberapa kalimat yang bisa menceritakan teman Anda secara singkat.

Brian is my high school friend who is now working at the hospital as a nurse. He’s also a really great cook! (Brian adalah teman masa SMA saya yang sekarang sedang bekerja di rumah sakit sebagai perawat. Dia juga sangat pintar memasak!)

John is my colleague in my current office. He’s really cool and he likes the same kind of movies as me. (John adalah kolega saya di kantor saya sekarang. Dia sangat keren dan dia menyukai jenis film yang sama dengan saya)

3. Tunjukkan Kesamaan Antara Kedua Teman Anda

Agar kedua teman Anda bisa memulai obrolan sendiri di antara keduanya, Anda bisa mencoba menunjukkan kesamaan yang dimiliki oleh keduanya. Jika ternyata keduanya memiliki kesukaan terhadap film, permainan, atau olahraga yang sama, Anda bisa mengungkit hal tersebut. Sebagai contohnya, Anda bisa mengucapkan beberapa kalimat di bawah ini.

Get this, John is also a fan of musical shows. He’s more lucky than you though because he managed to see Hamilton live. (Dengar ini, John juga penggemar pertunjukan musikal. Namun dia lebih beruntung daripada Anda karena dia sempat menonton Hamilton langsung)

By the way, Brian is an avid reader of Mangas. Maybe you both can share your passion as weeaboos. (Omong-omong, Brian adalah pembaca setia Manga. Mungkin kalian berdua bisa berbagi kesukaan kalian sebagai wibu)

4. Libatkan Semuanya Dalam Obrolan

Tidak jarang ketika Anda berbicara dengan teman, Anda terbawa oleh suasana membicarakan sesuatu dengan mereka sehingga teman Anda yang lain tidak tahu apa yang sedang kalian bicarakan. Hal tersebut dapat membuat teman Anda yang lain merasa canggung dan tidak jelas mengapa mereka berada di sana. Oleh karena itu, ada baiknya Anda memberitahu kepada teman Anda yang lain mengenai konteks yang sedang dibicarakan.

Sebagai contohnya, berikut ini dialog yang menunjukkan bagaimana cara untuk  melibatkan semua teman Anda dalam sebuah obrolan.

A: You know, watching that movie earlier just made me think back of Jane. (Kau tahu, menonton film itu tadi membuatku menjadi memikirkan Jane)

B: You’re right. It has been a long time since I last heard from her, though. Do you know her situation right now? (Kau benar. Namun sudah lama sejak aku mendengar kabar darinya. Apakah kau tahu situasinya sekarang?)

A: Not really. Oh, just in case you’re wondering, Jane was Brian’s ex girlfriend who happens to be my best friend in high school. (Tidak juga. Oh, jika kau bertanya-tanya, Jane adalah mantan pacarnya Brian yang kebetulan merupakan teman dekatku di SMA)

C: Oh, I see. Did he knows her from you? (Oh, begitu. Apakah dia kenal Jane dari kau?)

5. Biarkan Mereka Berbicara Dengan Satu Sama Lain

Setelah Anda sudah menanam bibit obrolan untuk kedua teman Anda dan memperkenalkan mereka dengan benar, berikan waktu untuk mereka lebih mengetahui satu sama lain. Selama mereka berbicara dengan satu sama lain, Anda bisa mendengarkan arah obrolan mereka. Mungkin jika terdapat bagian untuk Anda ikut terlibat dalam pembicaraannya, Anda juga bisa ikut berbicara.

Jangan lupa untuk terus berada di antara kedua teman Anda agar tidak ada momen canggung selama itu. Anda tidak akan pernah tahu hasil apa yang bisa didapat dengan memperkenalkan teman-teman Anda dengan satu sama lain.

Memperkenalkan Teman Kepada Keluarga

Selain memperkenalkan teman kepada teman lainnya, ada kalanya Anda harus memperkenalkan teman kepada keluarga Anda. Hal ini mungkin akan Anda lakukan ketika teman Anda sedang berkunjung ke rumah Anda atau bertemu dengan keluarga Anda di acara lain. Untuk dapat memperkenalkan teman Anda dengan baik, Anda bisa melakukan sejumlah hal agar teman Anda dikenal oleh keluarga dengan etiket yang baik.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk memperkenalkan teman Anda kepada keluarga Anda tanpa rasa canggung.

1. Beritahu Terlebih Dahulu Akan Bertemu Dengan Teman

Hal yang paling penting adalah Anda sebaiknya memberitahukan terlebih dahulu kepada keluarga Anda bahwa mereka akan bertemu dengan teman Anda. Tidak jarang Anda juga mungkin menceritakan teman-teman Anda sebelumnya ke keluarga Anda, namun tidak ada salahnya untuk mengatakan terlebih dahulu bahwa mereka akan datang dan akan diperkenalkan kepada keluarga Anda secara langsung.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah sejumlah contoh kalimat yang bisa Anda utarakan untuk memberitahu bahwa teman Anda akan hadir.

By the way, Mom, my friend Alex is going to come here tomorrow evening. I thought maybe you could also meet him since I’ve talked about him a lot to you. (Omong-omong, Bu, teman aku Alex akan datang ke sini besok sore. Aku pikir mungkin Ibu juga bisa menemuinya karena aku sudah menceritakan banyak tentangnya kepadamu)

I think my friend Jenna is going to come to my graduation ceremony next week. I will introduce you all to her. (Sepertinya temanku Jenna akan datang ke acara kelulusanku minggu depan. Aku akan memperkenalkannya kepada kalian)

I heard that one of my friend is attending that concert too. Maybe I could also introduce him to you, Mom. He has helped me so much in school. (Aku dengar bahwa salah satu temanku juga datang ke konser itu. Mungkin aku juga bisa memperkenalkannya kepada kau, Bu. Dia sudah banyak membantuku di sekolah)

2. Perkenalkan Langsung Teman Anda

Setelah teman Anda sudah datang atau berhadapan dengan keluarga Anda, perkenalkan dia kepada keluarga Anda. Anda bisa memilih cara memperkenalkannya dengan mengutarakan nama mereka atau membiarkan mereka memperkenalkan dirinya sendiri. Akan tetapi, mungkin akan lebih tidak canggung dan lebih formal jika Anda yang memperkenalkannya langsung.

Ingat juga bahwa karena perkenalan ini merupakan mengenalkan teman Anda kepada keluarga, jangan lupa untuk menggunakan nama panjang mereka agar lebih sopan. Dalam bahasa Inggris, lebih tepat mengenalkan orang ke keluarga dengan menggunakan nama lengkap. Sebagai contohnya, Anda bisa melihat beberapa kalimat di bawah ini.

Mom, please let me introduce you to my friend, John Smith. (Ibu, biarkan aku perkenalkan kepada teman aku, John Smith)

Dad, this is my friend that I’ve talked to you about. His name is Brian Johnson. (Ayah, ini temanku yang pernah aku ceritakan. Namanya Brian Johnson)

Everyone, this is my friend, Leah. She’s staying at our place tonight for a group project (Semuanya, ini adalah temanku, Leah. Dia akan menginap di rumah kita malam ini untuk mengerjakan tugas kelompok)

3. Jelaskan Sedikit Mengenai Teman Anda

Akan lebih sopan rasanya jika Anda juga menjelaskan sedikit mengenai teman Anda kepada keluarga Anda. Hal ini dapat menghilangkan rasa canggung ataupun bingung jika keluarga Anda tidak mengetahui latar belakang teman Anda. Mungkin teman Anda merupakan teman sekolah, atau teman les, atau Anda bisa memberitahukan dari mana Anda berkenalan dengannya.

Anda juga bisa mengungkit sesuatu yang unik tentang teman Anda untuk menjadi bahan obrolan selanjutnya bersama keluarga Anda. Hal ini akan membuat teman Anda merasa lebih dirangkul oleh keluarga Anda dan tidak membuatnya merasa mengganggu. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah contoh beberapa kalimat yang bisa Anda ucapkan untuk menjelaskan sedikit tentang teman Anda.

John is the captain of our basketball team. He has helped me a lot in practicing basketball since the first time I join the team. (John adalah kapten tim basket kita. Dia sudah banyak membantuku dalam berlatih basket sejak awal aku bergabung)

Leah is the smartest student in our class, she always managed to get an A in every subject. (Leah adalah murid yang paling pintar di kelas kami. Dia selalu berhasil mendapatkan A di setiap mata pelajaran)

I met Brian during my summer program and we’ve been in contact with each other ever since. (Aku bertemu Brian saat program musim panas dan kami telah tetap melakukan kontak dengan satu sama lain sejak itu)

Itulah dia penjelasan lengkap mengenai cara untuk memperkenalkan teman kepada orang lain dalam bahasa Inggris. Semoga dengan ini, Anda bisa memperkenalkan teman Anda kepada teman Anda yang lain dan juga kepada keluarga Anda dengan lancar dalam bahasa Inggris.