sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cara Memulai Presentasi dalam Bahasa Inggris

Dalam suatu waktu di kehidupan kita, akan kita jumpai momen di mana kita harus berbicara di depan publik. Menyampaikan informasi di depan banyak orang tentu tidak semudah yang terlihat, sebab tantangannya adalah untuk membuat audience atau pendengar mendengar dan menyerap apa yang kita sampaikan dengan baik. Oleh karena itu, materi public speaking atau berbicara di depan umum menjadi topik yang dikaji secara mendalam dan dipelajari oleh banyak tokoh publik.

Lalu, bagaimana ringkasnya cara yang baik dan benar dalam berbicara di depan publik dalam bahasa Inggris—khususnya untuk menyampaikan sebuah presentasi? Kali ini kita akan membahas topik tersebut dalam dua model yang bisa kalian pilih untuk diterapkan. Selamat belajar!

Cara Memulai Presentasi dalam Bahasa Inggris 1

Yang pertama, kita akan membahas tentang membuka suatu presentasi secara tradisional atau cara yang baku. Urutan hal yang dilakukan untuk membuka presentasi dengan cara ini terdiri dari dua babak sebagai berikut:

a) Introducing yourself (Memperkenalkan diri)

Pembukaan yang kita haturkan berisikan greetings, name, and position—alias salam, perkenalan nama dan jabatan atau status. Perkenalan ini menunjukkan siapa kita dalam membawakan materi yang akan dipresentasikan; apakah perwakilan dari suatu perusahaan atau karyawan sebuah instansi.

Polanya adalah sebagai berikut:

  • Good morning. My name is …, and I’m a … at … (Selamat pagi. Nama saya …, dan saya adalah … di perusahaan/instansi …)
  • Good afternoon, everyone. Let me tell you a bit about myself. My name’s … I’m … at … (Selamat siang, semuanya. Izinkan saya menceritakan sedikit tentang diri saya. Nama saya …, saya adalah … di perusahaan/instansi…)
  • etc

b) Introducing your talk (Membacakan pengantar)

Setelah memperkenalkan diri, lanjutkan pembukaan dengan membahas garis besar presentasi yang akan dibawakan. Adapun rangkaiannya adalah sebagai berikut:

  • Subject (Subyek/Topik Presentasi)
    • I’d like to talk to you today about… (Saya akan membahas tentang…)
    • The subject of my presentation is… (Subyek presentasi saya adalah…)
    • The focus/topic of my talk today is… (Topik/fokus dari pembicaraan saya hari ini adalah…)
    • etc
  • Purpose (Tujuan Presentasi)
    • We are here today to learn about… (Hari ini kita akan mempelajari tentang…)
    • The aim today is to… (Tujuan hari ini adalah untuk…)
    • Hopefully, this talk will act as a springboard for discussion (Semoga pembicaraan hari ini dapat berperan sebagai batu loncatan untuk berdiskusi)
    • etc
  • Length (Durasi Penyampaian)
    • I plan to speak for about … minutes (Saya akan berbicara selama …menit)
    • I shall only take … minutes of your time (Saya hanya membutuhkan waktu anda selama …)
    • etc

*Catatan: lamanya durasi hanya disebutkan jika ada lebih dari satu pembicara

  • Outlining (Skema Materi)
    • I’ve divided my talk into a few sections: … (Saya membagi penyampaian saya ke dalam beberapa bab yaitu…)
    • This subject can be looked at under the following headings: … (Topik ini dapat kita lihat dalam bab-bab berikut…)
    • etc
  • Questions (Sesi Pertanyaan)
    • I’d be glad to answer any questions at the end of my talk (Saya akan dengan senang hati menjawab pertanyaan Anda di akhir penyampaian saya)
    • Please hold your questions until the end of my presentation (Mohon simpan pertanyaan Anda sampai presentasi saya selesai)
    • If you have any questions, please feel free to interrupt (Bila ada pertanyaan, silahkan menginterupsi)
    • etc

Apabila dirangkaikan, maka bentuk pembukaan presentasi ini dapat diwujudkan sebagai berikut.

“Good morning, everyone. My name is _______ and I’m a _______ at _______ company. Today, I’d like to talk to you about _______ and hopefully, this will act as a springboard for discussion. I plan to speak for about ____ minutes, and my talk will be divided into 3 sections; the first is _________. And second, we’ll learn about _______. Finally, I will explain ______. I’d sure be glad to answer any questions at the end of my presentation, so please hold your questions if you have any.”

(Selamat pagi, semuanya. Nama saya ______ dan saya adalah seorang _______ dari perusahaan _______. Hari ini, saya akan menyampaikan tentang ________ dan saya harap, ini akan menjadi batu loncatan untuk berdiskusi. Saya akan berbicara selama _____ menit, dan penyampaian saya terbagi ke dalam tiga bab; yang pertama yaitu ________. Dan kedua, kita akan membahas tentang _______. Dan terakhir, saya akan menjelaskan tentang _________. Saya akan dengan senang hati menjawab pertanyaan di akhir presentasi, jadi mohon simpan dulu jika Anda ada pertanyaan)

Cara Memulai Presentasi dalam Bahasa Inggris 2

Yang kedua, kita akan membahas tentang cara unik untuk memulai sebuah presentasi. Cara ini menargetkan audience untuk mengarahkan perhatian sepenuhnya kepada kita lewat umpan yang kita berikan.

Dibandingkan membuka presentasi dengan cara yang membosankan dengan salam dan perkenalan, kita bisa mencoba beberapa tips berikut:

  • Give a question that matters to the audience (Memberikan pertanyaan yang berkenaan dengan kehidupan para pendengar)

Yang membuat audience seringkali bosan adalah sebab penyampai presentasi tidak komunikatif dan hanya sekedar bermonolog. Untuk itu, kita dapat memancing simpati mereka dengan melemparkan pertanyaan yang berhubungan dengan kehidupan mereka untuk membentuk sebuah ikatan. Akan lebih baik jika pertanyaan ini nantinya berkaitan dengan materi yang akan dibahas.

Contoh:

“Do you ever wonder why kids nowadays seem to rebel a lot?” (Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa anak-anak sekarang jadi seperti suka menentang?)

  • Tell a shocking factoid (Sampaikan informasi yang mengejutkan)

Alternatif lain untuk membuka presentasi dan memancing perhatian pendengar adalah dengan menyebutkan sebuah informasi yang dipercaya sebagai sebuah fakta yang cukup mencengangkan.

Contoh:

“Facebook, the social media you’ve been using for years, is actually        ‘stealing’ your data.” (Facebook, media sosial yang telah Anda gunakan bertahun-tahun, sebenarnya sedang ‘mencuri’ data Anda)

  • Start with a story-telling (Bacakan cerita)

Yang terakhir, kita bisa membuka suatu presentasi dengan membacakan cerita apa saja atau mungkin pengalaman yang kita miliki. Entah itu sebuah kisah penuh pesan bijak atau anekdot, pastikan kita dapat menyampaikannya dengan baik dan menarik.