sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cara Mengatakan Kamu Berbohong Ya? (How to Say Politely That Someone is Lying)

Dibohongi tentu tidak enak. Namun ada saja situasi dimana seseorang berbohong atau dibohongi. Hal yang lebih tidak menyenangkan adalah bila sudah sadar dibohongi dan ingin mengatakan bahwa dirinya tahu seseorang telah berbohong.

Kadangkala diri orang tidak dapat berbohong. Mesti perkataannya mengatakan suatu hal, gerak tubuhnya dapat menyatakan hal yang berbeda. Jadi bisa saja seseorang berbohong namun terlihat dari raut wajah dan gerakannya bahwa ucapannya tidak sesuai kenyataan  .

Bagaimana menangani situasi tidak nyaman dimana seseorang merasa sudah dibohongi? Selain cara mengatakannya dengan sopan, penanganan reaksinya pun perlu dipahami. Karena tentu reaksi awalnya bisa menyangkal bahkan sampai kesal dan marah. Walau mungkin sulit melakukannya dengan cara sopan, ada beberapa kata dan ekspresi yang dapat dicoba.

Say Politely That Someone is Lying

Ada beberapa saat yang memungkinkan untuk melakukan hal ini. Ingat bahwa menegur orang secara sopan untuk tidak berbohong lebih sulit dari pada berbohong. Beberapa situasi yang cukup ideal diantaranya termasuk.

  • Ketika menunjukkan tanda-tanda berbohong.

Ketika seseorang terlihat resah, ucapannya berulang-ulang dan tidak jelas. Bisa jadi itu adalah mekanisme dirinya yang sulit untuk berbohong. Tegur saat itu juga, bila cukup yakin bila perkataannya tidak benar. Namun hati-hati karena tanpa bukti seringkali berakhir keperdebatan berkepanjangan.

Ekspresi yang bisa dipakai termasuk

    • I dont think you are telling the truth (saya fikir Anda tidak mengatakan hal yang sesungguhnya)
    • I believe you are lying (saya rasa Anda berbohong)
    • I think you are just bluffing (saya pikir Anda hanya mengertak saja)
    • What you are telling me sounds like a bunch of nonsense (apa yang Anda katakan pada saya sepertinya hanyalah beberapa kebohongan yang tidak masuk akal)
  • Saat menyadari adanya kebohongan

Tidak mudah mendeteksi perkataan atau perbuatan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Anda bisa mengumpulkan fakta, mendengarkan penjelasan baru menarik kesimpulan dan mengutarakan dengan santun.

Ekspresi yang bisa dipakai termasuk

    • I beg you pardon, there are some detail that just doesnt fit with your story (maaf, ada beberapa keterangan yang tidak cocok dengan cerita Anda)
    • I am sorry. I think what you are talking about is far from the truth (saya minta maaf. Saya rasa apa yang Anda bicarakan jauh dari keyataannya)
    • Excuse me. Please only tell the truth. (maaf. Tolong hanya katakan hal yang sebenarnya)
    • From the evidance that I gather and your testimony. I am confident there are some truth that you are hiding (dari bukti yang saya kumpulkan dan pernyataanmu. Saya percaya diri bahwa ada beberapa fakta yang Anda sembunyikan)
    • I really dont want to say this. But from my observation you need to stop lying to fix everything (saya tidak ingin mengatakan ini. Tapi dari pengamatan saya, Anda perlu berhenti berbohong untuk memperbaiki semuanya)
    • I didnt think you can lie. But from what I see and hear I think you bend some truth a bit. (Saya tidak mengira dirimu bisa berbohong. Tapi dari apa yang saya lihat dan dengar, saya rasa Anda telah membelokkan beberapa kebenaran)
  • Dilakukan sambil bercanda

Ingin menghindari rasa kikuk saat mengatakan seseorang berbohong? Coba lakukan dengan bercanda. Tentu hal ini tidak mudah dilakukan, beberapa ekspresi berikut dapat dipakai sebagai inspirasi.

Ekspresi yang bisa dipakai

    • Oh no, that is not what happen (oh tidak. Bukan itu yang sebenarnya terjadi)
    • Your cheek turn red when you are lying, stop it (pipimu jadi kemerahan kalau berbohong, hentikanlah)
    • Lying is not your best skill. Everyone here knows you are lying (berbohong bukan kemampuan terbaikmu. Semoa orang tahu Anda sudah berbohong)
    • Lets save everyone the misery and stop with the lies (hindari kesengsaraan ini dan berhentilah berbohong)
    • You have a tail when lying, that is so cute and so funny (Kamu memiliki pertanda kalau berbohong, Itu sangat lucu dan menggemaskan)
    • No I dont believe you. You are a terrible liar (tidak, saya tidak percaya denganmu. Anda adalah pembohong yang buruk)
  • Orang Lain berbohong

Ingin mengatakan kalau orang lain berbohong? Coba beberapa ekspresi berikut ini. Perhatikan konteks dan situasinya karena walau Anda berusaha mengungkapkan kebenaran, mengadu pada orang lain bahwa seseorang berbohong akan membuat Anda seperti seorang pengadu. Tidak ada yang suka hal itu.

Ekspresi yang bisa dipakai

    • Dont take my words but you can find some proof that what he is trying to say is false (jangan ambil perkataan saya tapi Anda dapat mencari bukti kalau perkataannya adalah salah)
    • Did you hear what Mrs Jenkins talks about me? She is lying and I am going to proof it (apakah Anda dengar apa yang Nyonya Jenkins katakan tentang saya? Dia sudah berbohong dan saya akan melakukannya)
    • I am sorry I am not the one who is lying here, someone else does (maaf, saya bukan yang berbohong, ada orang lain yang melakukannya)
    • That doesnt sounds right. I think the President is lying to us all. (itu tidak kedengaran bagus. Saya yakin presiden sedang berbohong pada kita semua)
    • I believe Mom lied to us all this time so we wont feel sad (saya percaya ibu sudah berbohong supaya kita tidak merasa sedih.
  • Saat formal

Dihadapi situasi resmi yang membutuhkan data dan fakta sebenar-benarnya untuk membuat keputusan? Coba berkata dengan sopan dalam menghadapi realita seseorang telah berbohong dalam situasi formal.

Ekspresi yang bisa dipakai

    • I am sorry to interrupt you. But I think I need to straight a few things (maaf telah menganggu Anda. Tapi sepertinya saya harus meluruskan beberapa hal terlebih dahulu)
    • Sorry if I am not mistaken. I may have the proof that what you are saying is wrong (maaf bila saya tidak salah. Saya mungkin memiliki bukti dari apa yang Anda katakan)
    • Pardon me, I have stong believe you are lying (maaf. Saya punya keyakinan kalau Anda berbohong)
    • Lets put all of our cards on the table and be truthful to one another (mari kita saling mengungkapkan semua fakta yang ada dan jujur antara satu dan lainnya)

Cara yang mudah dan sopan mengatakan bahwa Anda sadar sedang dibohongi adalah menunjukkan tanda-tanda kebohongan yang ada. Bisa dari perkataan, gerak tubuh atau dari gabungan dari semua hal tersebut. Berikut adalah beberapa tanda kebohongan yang cukup umum.

  • Perkataan

Cukup normal untuk cemas saat harus merubah sebuah kenyataan. Berbohong menggunakan perkataan bisa menimbulkan kecurigaan bila berbicara dengan ciri tertentu. Mengulang perkataan, terbata-bata, bertanya balik atau memakai nada marah adalah tanda seseorang kebohongan dan berusaha menutupinya. Anda dapat mengatakan bahwa Anda tahu orang tersebut berbohong dari kata-katanya sendiri. Sangat mungkin untuk melakukannya dengan santun seperti berikut.

    • I believe you are not telling the truth. You keep repeating my questions. (saya percaya dirimu tidak mengatakan hal yang sebenarnya. Kamu terus menerus mengulangi pertanyaan saya)
    • Is there something you are not telling me? You did it again. Repeating my questions over and over again. (apakah ada yang tidak kamu katakan padaku. Kamu melakukannya lagi. Mengulangi perkataanku lagi dan lagi)
    • I am sorry. I know that you have been saying over and over again that you didn’t lie. However I just dont believe you. (maaf, Saya tahu kalau Anda sudah mengatakan berulang kali kalau Anda tidak berbohong. Sayangnya saya tidak mempercayainya)
    • Pardon me. You have been stuterring and looking nervous. I can tell that it is not your habit to lie (maaf. Anda dari tadi berbicara terbata-bata dan kelihatan khawatir. Saya bisa melihat kalau Anda tidak terbiasa berbohong)
    • I believe when people use the word like trust me or to be honest is actually when they are having troble on doing it. (saya percaya ketika seseorang memakai kata seperti percaya pada saya atau sejujurnya, sebenarnya mereka kesulitan untuk melakukannya)

Contoh Dalam Percakapan

Ingin melihat penggunaannya dalam percakapan? Perhatikan beberapa contoh dialog berikut yang menunjukkan bagaimana caranya menegur secara halus orang yang ketahuan telah berbohong.

Dialog 1

A : I am very sorry. I can see you are nervous. However, that also mean you are lying. You keep telling different things that doesnt make any sense (maaf. Saya bisa melihat kamu khawatir. Sayangnya, itu juga bisa berarti kamu berbohong. Kamu terus menerus mengatakan hal yang berbeda-beda)

B : What? You dont believe me? (Apa? Kamu tidak percaya saya?)

A : I apology, I am really sure that you are not telling the truth (saya sangat menyesal. Saya sangat yakin kamu tidak mengatakan hal yang sesuangguhnya)

B : But I am not lying. (tapi saya tidak berbohong)

A : Please dont make this harder. We have all the evidance. (tolong tidak memperburuk keadaan. Kami punya semua bukti-buktinya)

Dialog 2

A : So, it wasnt you that lost the document? (jadi, bukan dirimu yang kehilangan dokumennya?)

B : I am telling you the truth. I didnt do anything (saya mengatakan hal yang sebenarnya. Saya tidak melakukan apapun)

A : Excuse me. You are not a very good liar. I can tell that you are lying from your words and body languages (maaf. Kamu bukan seorang pembohong lihai. Saya bisa tahu kalau kamu bohong hanya dari perkataan dan bahasa tubuh)

B : I am just not comfortable when people dont believe me (saya hanya merasa tidak nyaman ketika orang lain meragukan saya)

Dialog 3

X : I am sorry. But what you are saying is very far from what really happen (saya sangat menyesal. Tapi perkataanmu sangat berbeda dengan kejadian sebenarnya)

Y : If you dont believe me, let me prove it to you (kalau kamu tidak percaya biarkan saya membuktikannya padamu)

X : I have to be rude. However, I already perform the proper procedures. (saya tidak bermaksud bersikap kasar. Tapi saya sudah melakukan prosedur yang diperlukan)

Y : You really dont believe me (kamu benar-benar tidak percaya dengan saya)

X : I have a strong feeling that you are lying, i just need to find the prove (saya punya perasaan kuat kalau kamu berbohong. Saya hanya perlu menemukan buktinya)

Demikianlah beberapa pilihan kata dan ekspresi untuk mengungkapkan kalau seseorang sedang berbohong. Cara yang santun bisa dipakai dengan demikian kebohongan bisa diganti dengan kebenaran. Ada cara yang lebih halus untuk menegur seseorang kalau mereka sedang berbohong. Lihat contoh-contoh di atas untuk bagaimana penggunaannya dalam kalimat atau dalam percakapan.