sederet kamus
Translate: Tutorial:

Cepetan dong.. (How to Ask Someone to Hurry Up Politely)

Pernahkah Anda merasa ingin segera melakukan sesuatu atau sampai di suatu tempat dengan cepat? Apakah seseorang yang berada di depan Anda berjalan lambat dan membuat Anda kesal?  Pastinya semua orang pernah mengalami situasi yang mengharuskannya untuk melakukan semua hal serba cepat. Mungkin karena pekerjaan yang sudah mepet deadline, terlambat masuk sekolah atau mungkin ketinggalan rapat penting dan lain sebagainya.

Hal tersebut tentunya membuat seseorang harus melakukan semua serba cepat (hurry). Kata-kata Hurry up memiliki makna tingkatkan apa yang dilakukan dengan lebih cepat. Kalimat tersebut dirasa kurang sopan dan membuat oranag lain merasa tak nyaman jika diucapkan secara langsung. Karena kalimat tersebut merupakan sebuah bentuk perintah.  Tentu tidak ada yang yang mau diperintah, sehingga kadang kalimat tersebut bisa menyinggung perasaan orang lain.

Sebetulnya ada beberapa cara lain yang bisa digunakan untuk meminta orang lain segera tanpa perlu menggunakan kata Hurry up yang tentunya lebih sopan. Sehingga bisa menciptakan kesan yang lebih baik untuk diri Anda. Berikut beberapa cara untuk Ask someone to hurry up politely,  diantaranya.

Kalimat Langsung

Kalimat ini umumnya digunakan untuk meminta orang lain untuk segera cepat-cepat (hurry up) secara langsung. Maknanya tidak menggunakan kalimat kiasan yang memiliki banyak makna. Biasanya digunakan oleh orang tua pada anaknya ataupun bos pada karyawannya.

Berikut beberapa contoh kalimat untuk asking someone to hurry up directly, diantaranya.

  • You need to go faster. (Kamu harus bisa lebih cepat)
  • We must hurry. (Kita harus segera)
  • I am in a hurry. (saya sedang tergesa-gesa)
  • I am running out of time. (Saya kehabisan waktu sekarang)
  • I am in a rush. I can’t wait any longer. (Saya sedang buru-buru. Saya tak bisa menunggu lebih lama.)
  • I am short of time. (Saya punya waktu yang singkat.)
  • The clock is ticking. Let’s go! (Jam terus berdetak. Ayo pergi!)
  • I need you to get a move along. (Saya ingin kamu untuk segera bergerak)
  • You’re a bit behind schedule and need to get moving. (Kamu sedikit ketinggalan jadwal dan harus segera bergerak)
  • Please try to finish up in the next few minutes.(tolong coba selesaikan dalam beberapa menit saja)
  • We need it no later than the end of this day. (Kami membutuhkannya selambat-lambatnya akhir hari ini.)
  • Please, can you speed up, you are holding everyone up! (Tolong, bisakan kamu lebih cepat, kamu membuat semua orang menunggu!)
  • You need to have it finished by this afternoon. (Kamu harus menyelesaikannya sore ini juga)
  • Excuse me, now I am running too late for my appointment and would appreciate it if you could go quicker. (Permisi, saya sekarang sudah sangat terlambat untuk menghadiri pertemuan saya dan akan sangat menghargai jika kamu mau lebih cepat.)
  • Please, if possible could you move a little faster, I am on a tight schedule today.(Maaf, apakah Anda bisa lebih cepat, jadwal saya hari ini sangat ketat)

Kalimat Tidak Langsung atau Tersirat

Ketika meminta orang lain untuk mengerjakan sesuatu dengan cepat (hurry up), selain menggunakan kalimat langsung Anda juga bisa menggunakan kalimat tidak langsung. Kalimat tersebut diartikan juga dengan kalimat tersirat yang membuatnya terdengar lebih polite. Berikut beberapa contoh diantaranya.

  • It looks like you are having some trouble, can I help you to do it quickly? (Sepertinya kamu sedang dalam masalah, bolehkah saya membantu kamu mengerjakannya lebih cepat?)
  • I don’t have much time today. (Saya tidak punya banyak waktu hari ini)
  • What seems to be the holdup? (Apa yang tampaknya menghalangi?)
  • Is that the time, we need to a get a move on! (Apakah itu waktunya, kita harus segera bergegas!)
  • It seems like you need some help to get it done fast. (Sepertinya kamu membutuhkan bantuan untuk menyeleseaikannya lebih cepat.)

Alternatif Cara Mengungkapkan Hurry Up

  1. There’s No Time to Lose

There’s no time to lose (tak ada waktu untuk bersantai), kalimat ini digunakan untuk meminta seseorang untuk hurry up (cepat-cepat). Terlebih ketika Anda tidak bisa menyia-nyiakan atau buang-buang waktu untuk hal yang kurang berguna. Atau mungkin sedang dikejar deadline yang tak bisa ditunda barang sedetik pun. Nah kalimat tersebut bisa Anda gunakan untuk meminta orang lain segera (hurry up) melakukan pekerjaannya tanpa membuat mereka merasa tersinggung.

Contoh kalimatnya seperti:

    • Shopie, there is no time to lose. Could you please get ready fast? (Shopie, tak ada waktu bersantai. Bisakah kamu segera bersiap dengan cepat?)
    • There’s no time to lose, guys! Because every minute really important during exams.(Tak ada waktu untuk bersantai, guys! Karena setiap menit sangatlah berhatga selama ujian.)
    • We have to hurry now, time quicking. So, there is no time to lose. (kita harus bergegas sekarang, waktu semakin cepat. Karenanya tak ada waktu untuk bersantai)
    • Our work is on deadline at this time. So please, there is no time to lose. (Pekerjaan kita sudah masuk deadline saat ini. Jadi tolong, tak ada waktu untuk disia-siakan)
  1. What are you waiting for?

Kalimat ini digunakan untuk memberitahu seseorang untuk melakukan sesuatu dengan cepat dan tidak menunda-nunda pekerjaan tersebut. Meski sedikit terdengar sarkastik, namun masih bisa digunakan untuk politely asking to hurry up tanpa membuat lawan bicara Anda merasa tersinggung.

Biasanya kalimat ini kerap digunakan dalam percakapan sesama teman atau rekan kerja yang sudah lama dekat. Namun kalimat tersebut tidak direkomendasikan untuk ditujukan pada seseorang yang lebih tua atau atasan di kantor.

Contoh kalimatnya:

    • What are you waiting for? We are really getting late for the movie.(Apa yang saat ini kamu tunggu? Kita sudah sangat terlambat untuk nonton film.)
    • We must hurry, what you waiting for? (kita harus segera, apa yang sedang kamu tunggu?)
    • Why you don’t do it faster, what are you waiting for? (Mengapa kamu tidak mengerjakannya dengan cepat, apa yang kamu tunggu?)
  1. Can’t Wait Any Longer

Kalimat ini digunakan untuk meminta orang lain untuk cepat-cepat (hurry up) karena tak ada banyak waktu lagi dan harus segera. Mungkin karena bisa terlambat ke sekolah, kantor, menghadiri rapat atau hal-hal penting lainnya yang cukup mendesak.

Contoh kalimatnya,

    • I would appreciate if you want to help me with this. Because I can’t wait any longer. “Saya akan sangat menghargai jika kamu mau mambantu saya. Karena saya tak bisa menunggu lama.)
    • Please get the car moving faster, I can’t wait any longer. (Tolong percepat laju mobil ini. Saya tak bisa menggu lama.)
  1. Chop chop

Kata-kata ini  bermakna bahwa Anda harus segera melakukannya dengan segera atau secepatnya tanpa menunggu lama. Kalimat tersebut biasanya digunakan sebagai perintah oleh bos pada bawahannya atau orang tua pada anak-anaknya.

Contohnya:

    • Chop chop! Table 10 needs their order taken! (Cepat cepat! Meja 10 ingin ordernya agar segera diambil!)
    • The school bus is almost here, chop chop and get your shoes on! (Bus sekolah hampir sampai, cepat cepat dan segera pakai sepatu kalian!)
    • We need to chop chop , otherwise the boss will really angry. (Kita harus cepat-cepat, jika tidak bos akan sangat marah.)

Tapi sesungguhnya, dari manakah kata-kata yang tak biasa ini berasal? Menurut cerita, kata ‘Chop chop’ kerap digunakan oleh para pelaut saat melaut. Ada juga yang mengatakan jika kata tersebut merupakan versi English dari bahasa China ‘k’wâi-k’wâi’. Bahkan ada juga yang mengatakan jika berasal dari bahasa Malay ‘cepat-cepat’. Entah mana yang benar, namuan kata ‘Chop chop’ sudah digunakan cukup lama.

  1. Step on it

Kalimat ini digunakan untuk meminta seseorang untuk melakukan sesuatu secepat mungkin. Jika Anda pernah mengendarai mobil, pasti akan mengerti apa yang dimaksud dengan step on the gas. Nah, dari situlah frasa tersebut muncul. Seperti yang diketahui bahwa step on the gas akan membuat laju mobil atau motor yang dikenadari jadi lebih cepat. Begitu juga frasa ini digunakan agar seseorang tersebut bisa bertindak atau melakukan sesuatu lebih cepat lagi.

Berikut contohnya.

    • Can you please step on it and do it faster, we are really getting late. (Bisakah kamu melangkah ke step selanjutnya dan melakukannya lebih cepat, kita sudah sangat terlambat sekarang.)
    • We’d better step on it if we’re going to get this report finished on time. (Kita lebih baik melakukannya lebih cepat jika kita ingin laporan ini selesai tepat waktu.)
  1. Put your skates on

Frasa ini juga bisa digunakan untuk mengatakan  hurry up dengan lebih polite. Cara terbaik apa yang bisa digunakan untuk mempercepat langkah kaki? Tentunya dengan bantuan sepatu roda bukan? Nah, frasa ini merujuk pada hal tersebut tadi. Sekarang, jika seseorang mengatakan ‘get your skates on’ pada Anda, bukan berarti Anda harus memakai sepatu roda. Tapi secara metapfora, mereka ingin agar Anda segera bergegas atau melakukan sesuatu dengan lebih cepat. Hal ini seperti sebuah majas atau kalimat kiasan.

Contohnya,

    • You better to put your skates on, if you don’t want to get late for the party tonight. (Lebih baik kamu pakai sepatu rodamu, jika tak ingin telat datang ke pesta malam ini.)
    • I woke up late this morning, so my mom was shouting at me to put my skates on.(Saya bangun terlambat pagi tadi, jadi ibu saya meneriaki saya agar segera bergegas)
  1. Shake a leg

Frasa ini digunakan dalam percakapan informal yang biasanya digunakan sesama teman dekat atau dari orang tua ke anak-anaknya. Asal usul dari frasa ini sendiri masih cukup menjadi misteri. Banyak yang percaya jika frasa ini berhubungan dengan ungkapan yang kerap digunakan para pelaut yang menunjukan kakinya (show a leg) dari balik tempat tidurnya dan bersiap untuk bekerja. Tetapi, frasa shake a leg juga bisa digunakan sebagai kata benda yang berarti menari.

Contohnya saja,

    • Why are you walking so slowly? Please shake your leg as fast as possible. (Mengapa jalanmu lambat sekali? Tolong lebih cepat lagi kalau bisa.)
    • Shake a leg and let’s get going! (Ayo lebih cepat dan segera berangkat!)
    • There are some people who will always be late. They just can’t shake a leg. (Ada orang yang akan selalu terlambat. Mereka tak bisa lebih cepat lagi.)

Demikian tadi beberapa kalimat how to ask someone to hurry up politely (bagaimana meminta orang lain untuk bergegas dengan lebih sopan). Beberapa cara di atas bisa Anda gunakan dalam berbagai kesempatan terutama dalam percakapan sehari jika sedang buru-buru. Supaya kemampuan berbahasa Inggris Anda menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.