sederet kamus
Translate: Tutorial:

Contoh Dialog dengan Hope & Wish

Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh:

  • I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang
  • I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini

Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh:

  • I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya

Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh:

  • I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung)

Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini:

Dialog 1

A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak)

B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi)

A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya)

B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian)

Dialog 2

A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?)

B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku)

A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?)

B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu)

A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?)

B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku)

Dialog 3

A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini)

B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne)

A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?)

B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit)

A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh)

B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)

Dialog 4

A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?)

B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya)

A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya)

B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)

Dialog 5

A: Hey, do you want to come with us to go fishing in the lake tomorrow? (Hei, apakah kamu ingin ikut bersama kami pergi memancing di danau besok?)

B: That sounds fun, but I don’t know if my mom allows me. (Kedengarannya menyenangkan, tetapi aku tidak tahu apakah ibuku mengizinkan)

A: You should ask her, then. (Kamu harus menanyakannya, kalau begitu)

B: Okay. I’ll ask her. I hope she let me come along with you. (Oke, akan kutanyakan. Semoga saja dia mengizinkanku ikut bersama kalian)

A: Yeah. (Ya)

Dialog 6

A: It’s raining cats and dogs, and I forgot to bring my umbrella. (Hujannya sangat deras, dan aku lupa membawa payungku)

B: Yeah, me too. I hope the rain stops soon. (Ya, aku juga. Semoga saja hujannya segera berhenti)

A: It seems like it won’t stop very soon. (Sepertinya hujannya tidak akan segera berhenti)

B: That can be right. (Itu mungkin benar)

A: Oh God, I wish I could control the rain. (Oh Tuhan, aku harap aku bisa mengendalikan hujan)

Dialog 7

A: Happy birthday, Tania. (Selamat ulang tahun, Tania)

B: Thanks, Amy. (Terima kasih, Amy)

A: Here, I bring you a present. (Ini aku bawakan kado untukmu)

B: Wow! What is it? Can I open it? (Wow! Apa ini? Boleh kubuka?)

A: Sure, go ahead. (Tentu saja, silakan)

B: Is this a sweater? (Apakah ini switer?)

A: Yeah. I hope you like it. (Ya. Aku harap kamu menyukainya)

B: Yes, I like it. This is a cool sweater. Look! Its color even matches with my boots. Thank you so much, Amy. (Ya, aku menyukainya. Switer ini keren. Lihat! Warnanya bahkan cocok dengan sepatu botku. Terima kasih banyak, Amy)

A: I’m glad you like it. (Aku senang kamu menyukainya)

Demikianlah contoh dialog hope dan wish. Semoga contoh dialog ini bisa membantu kita semua lebih memahami cara penggunaan hope dan wish.