sederet kamus
Translate: Tutorial:

Contoh Dialog Giving Compliment (Memberi Pujian)

Artikel ini akan menyajikan beberapa contoh percakapan atau dialog dalam bahasa Inggris tentang memberikan pujian (giving compliment). Contoh percakapan ini berisi frasa-frasa yang bisa digunakan untuk memuji seseorang. Contoh percakapan ini juga memiliki topik dan situasi yang beragam, sehingga kita bisa mempelajari cara memuji dalam bahasa Inggris dalam konteks yang beragam juga. Mari kita lihat langsung contoh percakapannya.

Percakapan Memuji Tas Baru

Carol: What a cool bag! (Tas yang keren!)

Dave: Thank you. (Terima kasih)

Carol: Is it new? Where did you buy it? (Apakah itu baru? Di mana kamu membelinya?)

Dave: Yes, it is. It’s a gift from my brother. (Ya. Ini adalah hadiah dari kakakku)

Carol: Your brother must have a good taste. (Kakakmu pasti punya selera yang bagus)

Dave: You bet he is. (Kamu benar)

Carol: I want to know where your brother got the bag since I want to buy one for myself. (Aku ingin tahu di mana kakakmu membeli tasnya karena aku juga ingin membelinya untukku)

Dave: You can just ask him. He’s picking me up later. (Kamu tanyakan saja padanya. Dia akan menjemputku nanti)

Carol: Perfect! Let me know when he’s here, okay. (Sempurna! Beritahu saja aku ketika dia sudah ada di sini, oke)

Dave: Okay. (Oke)

Percakapan Memuji Model Rambut Baru

Putri: Desi, is that you? (Desi, apakah itu kamu?)

Desi: Yeah, it’s me. (Ya, ini aku)

Putri: I thought you were Dian Sastro. (Aku kira kamu adalah Dian Sastro)

Desi: Stop joking around! (Berhenti bercanda!)

Putri: I’m not joking. I really love your new hairstyle. It makes you look prettier. (Aku tidak sedang bercanda. Aku benar-benar menyukai model rambut barumu. Itu membuatmu terlihat lebih cantik)

Desi: Really? Thanks. (Benarkah? Terima kasih)

Putri: Where did you get your hair done? (Di mana kamu potong rambut?)

Desi: I got it at the Star Salon. (Di Salon Bintang)

Putri: That’s strange! I also go to that salon to cut my hair when it’s due, but they have never given me the hairstyle that looks best on me. (Aneh! Aku juga pergi ke salon itu untuk memotong rambutku ketika waktunya tiba, tetapi mereka tidak pernah memberikan model rambut yang paling cocok untukku)

Desi: Maybe that depends on who does your hair. You know, there are many hairdressers in the Star Salon. (Mungkin itu tergantung dari siapa yang menata rambutmu. Kau tahu, ada banyak penata rambut di Salon Bintang)

Putri: That may be right. Do you remember the name of the hairdresser who did yours? (Itu mungkin saja benar. Apakah kamu ingat nama orang yang menata rambutmu?)

Desi: Yep, it’s Bian Nugroho. (Ya, namanya Bian Nugroho)

Putri: Thanks. I want him to do my hair next time I go to the salon. (Terima kasih. Aku ingin dia menata rambutku lain kali saat aku pergi ke salon)

Percakapan Memuji Sepatu Baru

Mike: Hey, are they new shoes? (Hei, apakah itu sepatu baru?)

Edward: Yeah. I bought them yesterday. (Ya. Aku membelinya kemarin)

Mike: I have to admit that I’m jealous of your shoes. (Harus kuakui bahwa aku iri dengan sepatumu)

Edward: Thanks. They’re limited edition. (Terima kasih. Sepatunya adalah edisi terbatas)

Mike: No wonder they’re really superb. Lucky you!  (Pantas saja sepatunya sangat luar biasa. Betapa beruntungnya kamu!)

Edward: The last time I checked, they haven’t been sold out yet. Grab them fast if you want. (Terakhir kali aku cek, sepatunya belum habis. Cepat beli jika kamu ingin)

Mike: I would buy them right this instant if I had enough money. (Aku akan membelinya sekarang juga jika aku punya uang yang cukup)

Edward: I’m sorry about that, Mike. Don’t be worried though, they’ll launch the new limited model two months from now. (Aku turut menyesal, Mike. Jangan khawatir, mereka akan meluncurkan model terbatas yang baru dua bulan dari sekarang)

Mike: I should start saving, then. (Aku harus mulai menabung kalau begitu)

Edward: Yes, you should. (Ya, kamu harus)

Percakapan Memuji Teman atas Pekerjaan Baru

Anto: Hi, Dwi. You look happy today. What’s happening? (Hai, Dwi. Kamu terlihat senang hari ini. Apa yang terjadi?)

Dwi: I just got hired by ABC Company! (Aku baru saja diterima oleh Perusahaan ABC)

Anto: That’s really remarkable! Congratulations! I am happy for you. (Itu sangat luar biasa! Selamat! Aku bahagia untukmu)

Dwi: Thank you. I still can’t believe that I finally get a job! (Terima kasih. Aku masih tidak percaya akhirnya aku dapat pekerjaan!)

Anto: You deserve it, Dwi. I know how you tried really hard to find a job. (Kamu pantas mendapatkannya, Dwi. Aku tahu bagaimana kamu sangat giat mencoba untuk mencari pekerjaan)

Dwi: Those are nice words to say. Thanks. (Itu adalah kata-kata baik yang diucapkan. Terima kasih)

Anto: We should celebrate it. (Kita harus merayakannya)

Dwi: You’re right! How about eating pizza? (Kamu benar! Bagaimana kalau makan pizza?)

Anto: That’s a great idea. The pizza is on me. (Itu ide yang bagus. Pizzanya biar aku yang bayar)

Dwi: You’re not kidding, aren’t you? (Kamu tidak sedang bercanda, kan?)

Anto: Of course, I’m not. You can treat me later when you receive your first salary. Deal? (Tentu saja tidak. Kamu bisa mentraktir aku ketika kamu menerima gaji pertamamu. Setuju?)

Dwi: Deal. (Setuju)

Percakapan Memuji Anak Juara Kelas

Indri: Hi, Ajeng. I heard that your daughter scores the highest grades in the class. (Hai, Ajeng. Aku dengar putrimu punya nilai paling tinggi di kelas)

Ajeng: Yes, she does. (Ya)

Indri: What an outstanding student she is. (Betapa hebatnya dia)

Ajeng: Thanks. (Terima kasih)

Indri: You must be very proud of her. (Kamu pasti bangga sekali padanya)

Ajeng: Of course, I am. (Tentu saja aku bangga)

Indri: May I know how she does well at school? Do you hire a tutor for her? (Boleh saya tahu mengapa dia bisa berhasil di sekolah? Apakah kamu menyewa guru privat untuknya?)

Ajeng: Not at all. My daughter basically loves studying. She even spends her leisure time to read. We can say that the library is her playground. (Tidak sama sekali. Putriku pada dasarnya suka untuk belajar. Dia bahkan menghabiskan waktu luangnya untuk membaca. Kita bisa mengatakan bahwa perpustakaan adalah tempat bermainnya)

Indri: Wow! She’s fantastic! Please give her my warmest congratulations. (Wow! Dia luar biasa! Tolong sampaikan ucapan selamat terhangatku kepadanya)

Ajeng: I will. (Akan aku sampaikan)

Percakapan Memuji Kue yang Dibuat

Tom: Mom, can I have this cake? (Bu, boleh aku makan kue ini)

Mother: Sure. (Boleh)

Tom: This is really tasty! Did you make it yourself? (Ini sangat enak! Apakah ibu membuatnya sendiri?)

Mother: Yes, I did. (Ya)

Tom: Mom, you really know how to make a cake. This is like coming straight from the cake shop near the subway. This is really good. (Bu, ibu benar-benar tahu bagaimana cara membuat kue. Ini seperti didatangkan langsung dari toko kue dekat stasiun kereta bawah tanah. Ini sangat enak)

Mother: Well, thank you. I actually followed the recipe from this cooking book. I’m glad that it turns out delicious. (Terima kasih. Sebenarnya aku mengikuti resep dari buku memasak ini. Aku senang kuenya ternyata enak)

Tom: Can I have another? (Boleh aku makan satu lagi?)

Mother: Sure, you can have as many as you want. (Silakan, kamu boleh makan sebanyak pun yang kamu mau)

Tom: Thanks. You’re the best! (Terima kasih. Ibu memang terbaik!)

Percakapan Memuji Rumah Baru

Anne: Hello. (Halo)

Dan: Hi, Anne. How’s it going? Please come in. (Hi, Anne. Bagaimana kabarmu? Silakan masuk)

Anne: I’m fine. Thanks. How about you? (Aku baik-baik saja. Terima kasih)

Dan: So am I. (Aku juga baik-baik saja)

Anne: So… this is your new house? (Jadi… ini adalah rumah barumu?)

Dan: Yep. (Ya)

Anne: I like it. You have a wonderful house. (Aku suka. Kamu punya rumah yang bagus)

Dan: Thank you. (Terima kasih)

Anne: Can I take a look? (Boleh aku lihat-lihat?)

Dan: Sure. (Tentu saja)

Anne: This living room is very cozy. (Ruang keluarga ini sangat nyaman)

Dan: I guess the sofa makes it cozy. (Aku rasa sofanya lah yang membuat ruangan ini nyaman)

Anne: You’re right. I like it that it’s connected to the kitchen. You have a nice kitchen too. (Kamu benar. Aku suka bahwa ini terhubung dengan dapur. Kamu juga punya dapur yang bagus)

Dan: There used to be a wall between the living room and the kitchen. I removed it to create more space. (Dulu ada tembok antara ruang keluarga dan dapur. Aku singkirkan saja temboknya untuk membuat lebih banyak ruang)

Anne: That’s a smart idea. Can I open this door? I’d like to know where this door leads. (Itu ide yang pintar. Boleh aku buka pintu ini? Aku ingin tahu ke mana pintu ini mengarah)

Dan: Sure. (Silakan)

Anne: What’s this room? Is this a small garden? (Ruangan apa ini? Apakah ini kebun kecil?)

Dan: Yep. It’s a small indoor garden to be exact. (Ya. Kebun kecil di dalam ruangan lebih tepatnya)

Anne: It’s brilliant and wonderful. (Ini sangat cerdas dan luar biasa)

Dan: It’s actually my mom’s idea to create this little garden. (Sebenarnya ini adalah ide ibuku untuk membuat kebun kecil ini)

Anne: Your mom is a genius! Anyway, do you have any plan to celebrate your new house? (Ibumu jenius! Ngomong-ngomong, apakah kamu berencana untuk merayakan rumah barumu?)

Dan: I’m planning to throw a small barbeque party at this house next week. You should come. (Aku berencana untuk mengadakan pesta barbekyu kecil-kecilan di rumah ini minggu depan. Kamu harus datang)

Anne: I will. (Aku akan datang)