sederet kamus
Translate: Tutorial:

Contoh Surat Argumentatif dalam Bahasa Inggris

Anda mungkin sudah bisa menulis surat dalam bahasa Inggris pada umumnya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa terdapat sejumlah jenis surat yang berbeda-beda? Salah satunya adalah surat argumentatif. Tujuan dari surat argumentatif adalah untuk mempersuasi pembacanya agar setuju dengan suatu sudut pandang tertentu. Pada umumnya, subjek yang diangkat dalam surat argumentatif dapat dibilang kontroversial. Oleh karena itu, sang penulis surat harus menggunakan bahasa yang rasional untuk dapat menarik perhatian pembacanya.

Surat argumentatif yang ditulis dengan baik biasanya disusun dalam format tertentu, memiliki posisi yang kuat dalam masalah yang dipertanyakan, dan menggunakan diksi yang kuat. Menuliskan draft untuk surat argumentatif akan membantu Anda untuk menyusun pemikiran Anda dan menyelidiki ulang fakta-faktanya sebelum Anda menulisnya surat yang akan dikirim sebenarnya.

Tentu dalam menulis surat argumentatif dalam bahasa Inggris Anda akan harus mengetahui pilihan kata apa saja yang sebaiknya digunakan agar terlihat bahwa posisi Anda kuat dan tidak goyah. Oleh karena itu, melihat contoh surat argumentatif dalam bahasa Inggris juga akan berguna untuk mengerti cara menuliskannya.

Menyusun Surat Argumentatif

Buat surat argumentatif mengikuti format surat komunikasi bisnis agar surat tersebut mendapatkan perhatian yang seharusnya. Tampak surat tersebut akan membentuk kesan tertentu dalam pikiran sang pembaca mengenai Anda dan juga subjek suratnya. Surat argumentatif harus bisa mengkomunikasikan suatu poin dengan kuat, oleh karena itu usahakan untuk mengetik surat tersebut lalu mencetaknya.

Pertama, mulai pada bagian atas halaman dan tuliskan tanggal, alamat, baris referensi, dan salam pembuka untuk surat argumentatif Anda. Baris referensi secara spesifik mengindikasikan untuk siapa surat tersebut ditulis. Kemudian salam pembuka surat harus menggunakan kata dear (Kepada) yang dilanjutkan dengan nama lengkap tertuju.

Kedua, tuliskan pada paragraf pembuka surat argumentatif dengan menyatakan alasan Anda menuliskan surat tersebut. Paragraf pertama juga harus menyatakan posisi Anda dan bagaimana Anda berharap masalah tersebut dapat dipecahkan nantinya. Pada umumnya, paragraf pertama hanya memerlukan sekitar lima hingga tujuh kalimat.

Ketiga, mulai paragraf kedua dari surat tersebut dengan menghilangkan beberapa kekhawatiran yang mungkin dimiliki oleh penerima surat mengenai sudut pandang Anda. Tuliskan apa saja keberatan yang mungkin dimiliki oleh penerima surat mengenai posisi Anda dan bantah hal tersebut. Setelah Anda sudah dapat menggoyahkan pemikiran sang pembaca, Anda akan memiliki kesempatan yang lebih baik dalam mendapatkan kerja samanya. Pastikan juga Anda memasukkan contoh penting mengenai sudut pandang Anda dan mengapa penilaian Anda dapat dipercaya.

Terakhir, simpulkan surat argumentasi yang Anda buat dengan mengafirmasi ulang pendirian Anda dan meyakinkan sang pembaca bahwa surat Anda adalah sebuah usaha untuk mendirikan pertemanan atau hubungan yang baik. Surat argumentatif yang efektif akan meyakinkan sang pembaca bahwa Anda mengerti kepentingan mereka dan Anda ingin mereka untuk dapat terbuka dengan pendirian Anda juga. Tambahkan beberapa alasan logis untuk menjaga pendirian Anda dan mengapa cara pemecahan masalah yang Anda miliki dapat dianggap masuk akal dan efektif.

Contoh Surat Argumentatif dalam Bahasa Inggris

Setelah mengetahui apa saja isi surat argumentatif yang bisa Anda ikuti dalam bahasa Inggris, langkah selanjutnya adalah mengetahui apa saja diksi yang biasanya digunakan untuk memastikan pendirian kuat. Sebagai contoh yang bisa Anda lihat dan ikuti, berikut ini adalah surat argumentatif dari murid ke kepala sekolah yang berisi ketidaksukaannya terhadap seragam sekolah.

Mr. David Smith
International  Middle School
17, None Street
DKI Jakarta, Indonesia

Dear Mr. Smith,

My name is Jordan Simpson and I am a 9th grade student at International  Middle School. I hope this letter finds you well. I am writing this letter to you because I would like to raise my concern regarding our school’s uniform and how it is not inclusive for all students. In fact, I have observed muslim students in my classes to be equally disturbed by our uniform and would like to change the rules if they could. Many of them also have overall negative attitudes towards the girls’ uniform because they said it makes them lose their focus in class and lower their attention during class. From my experience, I feel that the girls’ uniform is particularly not inclusive because it is mandatory for them to wear knee-high skirts at all times. Not only does this discriminate girls who wants to wear hijab but it also makes the boys lose their focus during class too. Therefore, I propose that our school will authorize the use of long skirts for the girls’ uniform should they choose to wear that instead.

Getting the choice to choose between a knee-high skirt or a long skirt would not only be more inclusive for the muslim students but also help the male students to concentrate in their classes too. Oftentimes, I saw my male classmates getting restless whenever a girl student were asked to solve a problem in front of the class. They sometimes would have to stand on their tiptoes and their skirts would ride up to their thighs. Obviously, this would distract the male students during class session and make the learning session not effective anymore. In fact, a pedagogy researcher in USA, John Kerwick, once made a research that shows that the more conservative a school uniform is, the more focused the students will be in class, especially the male students, because there will be no distraction for them.

In addition to having benefits for the male students and their learning session, a choice between a knee-high skirt or a long skirt would also benefit the girls. Research conducted by the Ministry of Education shows that while many muslim girls wear hijab in their daily life, they cannot wear them in school because the school uniform regulation does not permit it. It is truly a tragic thing that they cannot express themselves in school. It is extremely saddening that our school still have a regulation that discriminates them like this. While at the same time we all know that this school promotes anti-discrimination and would never upholds islamophobia values. Therefore, it should be in our best interest to give the muslim students the choices that they should have.

Some people may argue that there is a better solution to raise the focus and minimize the distraction that the male students suffer from. However, it is a fact that almost all male students only have a problem with the females’ uniform that distract them in school grounds. A recent survey that 9th grader have done also shows that all participants agreed to pay more attention in class should this new regulation is put in place. Others might also say that the muslim students could go to other schools if they want to wear hijab and that our school should not bend down to an islamic values. However, I believe that that would be extremely discriminate towards my muslim friends and goes against our school values of anti-discrimination.

Changing the uniform regulation of this school would only bring positive changes in this learning environment. It would instill anti-discrimination values to the students and diminishes the distraction that bothers male students in our school. As the principal of International Middle School, it is your responsibility to seek ways to improve our students’ mindset and give the best learning environment for them. The evidence is clear as I have stated above, therefore I look forward to your announcement regarding the change on our school’s regulation.

Sincerely,

Jordan Simpson.

Terjemahan:

Pak David Smith
SMP International
Jalan None No. 17
DKI Jakarta, Indonesia

Kpd Pak Smith,

Nama saya Jordan Simpson dan saya adalah murid kelas 9 di SMP International. Saya harap surat ini sampai dengan baik di tangan Anda. Saya menuliskan surat ini karena saya ingin menyatakan kekhawatiran saya mengenai seragam sekolah kita dan bagaimana seragam itu tidak inklusif untuk semua murid. Nyatanya, saya telah memerhatikan murid-murid muslim di kelas saya juga terganggu dengan seragam sekolah ini dan ingin mengubah peraturannya jika bisa. Banyak dari mereka juga memiliki sikap negatif terhadap seragam perempuan karena kata mereka itu membuat mereka kehilangan fokus di kelas dan mengurangi perhatian mereka selama kelas. Dari pengalaman saya, saya merasa bahwa seragam murid perempuan sangat tidak inklusif karena wajib untuk mereka mengenakan rok selutut. Hal itu tidak hanya mendiskriminasi murid perempuan yang inginmengenakan hijab tapi juga membuat murid laki-laki kehilangan fokus mereka waktu kelas berlangsung. Oleh karena itu, saya menyarankan sekolah kita akan memperbolehkan penggunaan rok panjang untuk seragam perempuan jika mereka lebih menginginkan itu.

Mendapatkan pilihan untuk memilih antara rok selutut atau rok panjang akan tidak hanya lebih inklusif untuk pada murid muslim namun juga membantu para siswa laki-laki berkonsentrasi dalam kelas mereka. Seringkali saya melihat teman sekelas laki-laki menjadi gugup ketika siswa perempuan diminta untuk memecahkan masalah di depan kelas. Mereka terkadang harus jinjit dan rok mereka akan naik ke paha. Jelas saja ini akan mendistraksi siswa laki-laki saat sesi kelas dan membuat sesi pembelajaran tidak efektif lagi. Bahkan, peneliti pendidikan di Amerika Serikat, John Kerwick, pernah membuat riset yang menunjukkan bahwa semakin konservatif seragam sekolahnya, semakin fokus juga anak muridnya, terutama bagi para murid laki-laki karena tidak akan ada distraksi untuk mereka.

Selain memiliki keuntungan untuk murid laki-laki dan sesi pembelajaran mereka, pilihan antara rok selutut atau rok panjang juga akan menguntungkan siswa perempuan. Riset yang dilaksanakan oleh Kementrian Kebudayaan menunjukkan bahwa meskipun banyak gadis muslim yang mengenakan hijab di kehidupan sehari-hari, mereka tidak bisa mengenakannya di sekolah karena peraturan seragam sekolah tidak memperbolehkannya. Ini sungguh hal tragis bahwa mereka tidak bisa mengekspresikan diri di sekolah. Sementara di saat bersamaan kita semua tahu bahwa sekolah ini mempromosikan anti-diskriminasi dan tidak akan pernah menjunjung nilai islamofobia. Oleh karena itu akan paling baik memberikan siswa muslim pilihan yang seharusnya mereka miliki.

Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa ada solusi yang lebih baik untuk meningkatkan fokus dan mengurangi distraksi yang dihadapi oleh siswa laki-laki. Akan tetapi, faktanya hampir semua siswa laki-laki hanya memiliki masalah dengan seragam perempuan yang mendistraksi mereka di lingkungan sekolah. Survei terbaru yang dibuat oleh anak kelas 9 juga menunjukkan bahwa semua partisipan setuju untuk lebih memerhatikan di kelas jika peraturan baru ini dijalankan. Beberapa orang juga mungkin mengatakan bahwa murid muslim bisa pergi ke sekolah lain jika mereka ingin mengenakan hijab dan bahwa sekolah tidak seharusnya tunduk pada nilai islami. Akan tetapi, saya yakin bahwa itu akan sangat mendiskriminasi teman-teman muslim saya dan bertentangan dengan nilai-nilai sekolah kita mengenai anti-diskriminasi.

Mengubah peraturan seragam sekolah ini hanya akan membawa perubahan positif dalam lingkungan pembelajaran ini. Ini akan menanamkan nilai anti-diskriminasi kepada murid dan menghilangkan distraksi yang mengganggu siswa laki-laki di sekolah kita. Sebagai kepala sekolah SMP International, ini adalah tanggung jawab Anda untuk mencari cara untuk memperbaiki jalan berpikir murid kita dan memberikan lingkungan pembelajaran terbaik untuk mereka. Buktinya sedah jelas seperti yang saya nyatakan di atas, maka dari itu saya menunggu pengumuman Anda mengenai perubahan peraturan sekolah kita.

Dengan tulus,

Jordan Simpson.

Itulah dia contoh surat argumentatif dalam bahasa Inggris mengenai pendapat seorang murid kepada sekolah tentang seragam. Semoga dapat menjadi contoh yang baik untuk Anda ikuti polanya dan beberapa diksi yang sering digunakan di dalamnya.