sederet kamus
Translate: Tutorial:

Dialog Bahasa Inggris: Ucapan Natal

Hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember setiap tahunnya merupakan hari raya yang ditunggu-tunggu umat Kristiani di seluruh dunia. Pada hari tersebut, umat Kristiani berkumpul dengan keluarga dan merayakan hari Natal dengan penuh suka cita. Karena itu pada hari Natal tak lepas dari berbagai ucapan Natal yang disampaikan dan dipenuhi juga dengan berbagai doa serta harapan.

Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas mengenai berbagai contoh ucapan Natal dalam Bahasa Inggris. Contoh ucapan Natal ini diterapkan dalam dialog sehari-hari agar dapat diterapkan langsung. Pada masing-masing dialog terdapat keadaan atau situasi yang berbeda namun sering terjadi ketika mendekati hari Natal atau saat hari Natal itu sendiri.

Untuk dapat menerapkan contoh-contoh ucapan Natal dengan tepat, simak pembahasan berikut, ya!

Contoh Ucapan Natal 1

Pada situasi ini, seorang gadis bernama Nathalie begitu senang menyambut datangnya hari Natal karena bisa bertemu dengan neneknya. Nathalie dan neneknya hanya bisa bertemu dua kali dalam setahun, yaitu pada hari Natal dan hari Paskah saja. Temannya, Christian, turut merasa senang untuknya dan mengucapkan Selamat Natal untuk Nathalie dan juga neneknya.

Nathalie: Finally Christmas holiday is coming, I’ve been waiting for it throghout the year! (Akhirnya liburan Natal datang juga, aku sudah menunggu-nunggunya sepanjang tahun!)

Christian: Wow, you look really happy, Nathalie. By the way, why are you waiting for Christmas holiday so much? (Wah, kamu terlihat sangat senang, Nathalie. Ngomong-ngomong, kenapa kamu begitu menunggu liburan Natal?)

Nathalie: Of course I’m happy, Christian. On Christmas, my family get together including my grandmother who lived in Los Angeles. I’m rarely see her, and we can only meet on Christmas and Easter every year. (Tentu saja aku sangat senang, Christian. Di hari Natal, keluargaku berkumpul termasuk nenekku yang tinggal di Los Angeles. Aku jarang bertemu dengannya, dan kami hanya bisa bertemu di hari Natal dan Paskah saja setiap tahunnya.)

Christian: I see, that’s why you’re really happy, Nathalie. I’m sure that your grandmother is also very happy to meet her beloved grandchild. (Oh begitu, pantas kamu benar-benar senang, Nathalie. Aku yakin nenekmu juga sangat senang bisa bertemu dengan cucu tersayangnya.)

Nathalie: Yes, I think so. Last night my grandmother called to tell us that she also can’t wait to come here and meet me to celebrate Christmas together. (Iya, aku rasa juga begitu. Semalam nenekku menelpon untuk memberi tahu bahwa ia juga tidak sabar datang kesini dan bertemu denganku untuk merayakan Natal bersama.)

Christian: I wish you and your grandmother a Merry Christmas, Nathalie! I hope you all will spend a memorable and fun Christmas together (Aku ucapkan Selamat Hari Natal untukmu dan juga nenekmu, Nathalie! Aku harap kalian menghabiskan hari Natal yang berkesan dan menyenangkan bersama.)

Nathalie: Thank you so much, Christian! I wish you a Merry Christmas, too! May you celebrate this Christmas with full of love and joy with your beloved family, Christian (Terima kasih banyak, Christian! Selamat hari Natal juga untukmu! Semoga kamu merayakan Natal ini dengan penuh cinta dan kebahagiaan dengan keluarga tercintamu, Christian)

Contoh Ucapan Natal 2

Pada situasi ini, seorang pemuda bernama Roy memanggil temannya yang tampak sibuk dan buru-buru sehingga tidak mendengar panggilannya. Temannya itu, Bella, ternyata sedang sibuk merencanakan untuk membeli bahan-bahan menghias rumah dalam rangka merayakan Natal bersama keluarganya.

Roy: Bella, you look really busy and in a hurry. I called you earlier but you didn’t answer even once. What are you doing, Bella? (Bella, kamu kelihatan sibuk dan buru-buru banget. Aku panggil kamu dari tadi tapi tidak menyahut sama sekali. Apa yang sedang kamu lakukan, Bella?)

Bella: Oh Roy, I’m sorry! I didn’t realize that you called me because I’m focus on listing things that I must buy for Christmas decoration. My family used to decorate our home every Christmas, and I was assigned to buy the things for it. (Oh Roy, maafkan aku! Aku tidak menyadari kalau kamu panggil aku karena aku sedang fokus mendata bahan-bahan yang harus aku beli untuk dekorasi Natal. Keluargaku terbiasa mendekor rumah setiap Natal, dan aku ditugaskan untuk membeli bahan-bahannya.)

Roy: Wow, it must be fun. What are the things that you listed to buy, Bella? (Wah, itu pasti sangat menyenangkan. Apa saja bahan yang kamu data untuk dibeli, Bella?)

Bella: I planned to buy ornaments for Christmas tree, wreath, cute eggs, and also red socks. I still need to buy other things as requested by my family, but they have hard time to pick things to buy. (Aku berencana membeli hiasan-hiasan untuk pohon Natal, rangkaian bunga, telur-telur lucu, dan juga kaus kaki merah. Aku masih perlu membeli yang lainnya sesuai dengan yang diminta keluargaku, tapi mereka kesulitan memilih barang apa yang harus dibeli.)

Roy: Why don’t you buy the things all together? So all of your family members can choose things that they want to decorate your home. (Kalau begitu mengapa kalian tidak membelinya bersama-sama saja? Jadi semua anggota keluarga bisa memilih bahan-bahan yang ingin digunakan untuk menghias rumah kalian.)

Bella: Actually we thought about it too, and decided to meet at the shopping mall in half an hour. That’s why I think I have to leave now if I don’t want to be late. (Sebenarnya kami juga berpikir seperti itu, dan akhirnya memutuskan untuk bertemu di tempat perbelanjaan setengah jam lagi. Karena itu aku pikir aku harus berangkat dari sekarang jika tidak ingin terlambat.)

Roy: Okay then, be careful on your way, Bella. Oh right, Merry Christmas! May your home be filled with happiness and wonderful memories this Christmas, Bella. (Oke kalau begitu, hati-hati di jalan, Bella. Oh iya, selamat hari Natal! Semoga rumahmu dipenuhi dengan kebahagiaan dan kenangan indah pada Natal ini, Bella.)

Bella: I wish you and your family a Merry Christmas too, Roy! I hope you and your family celebrate this Christmas with full of love (Selamat Natal juga untukmu dan keluargamu, Roy! Semoga kamu dan keluargamu merayakan Natal ini dengan penuh cinta.)

Roy: Thank you so much, Bella. You can go now, and be careful on your way to the shopping mall (Terima kasih banyak, Bella. Kamu bisa pergi sekarang, dan hati-hati di jalan menuju tempat perbelanjaan, ya.)

Contoh Ucapan Natal 3

Pada situasi ini, seorang anak perempuan mengucapkan selamat Natal kepada ibunya dan berterima kasih atas perayaan Natal yang sederhana. Sebelumnya anak itu berpikir kalau perayaan yang sederhana tidak akan menjadikan hari Natal menarik, tapi ternyata ia salah. Ibunya pun senang karena anak perempuannya itu memahami makna dari perayaan hari Natal yang sesungguhnya.

Daughter: Merry Christmas, my dear Mom! I’m truly grateful to be able to celebrate this Christmas with you again this year. Thank you for giving birth and raising me with so much love, Mom (Selamat hari Natal, ibuku tersayang! Aku benar-benar bersyukur bisa merayakan hari Natal ini bersamamu lagi tahun ini. Terima kasih telah melahirkan dan membesarkanku dengan penuh cinta kasih selama ini, Bu.)

Mother: You surely said good things, dear. I’m also grateful to be able to celebrate this special day with you. I’m sure God bless us and our families, also let us love each other wholeheartedly (Kamu benar-benar mengatakan hal-hal yang baik, sayang. Ibu juga bersyukur bisa merayakan hari spesial ini bersamamu. Ibu yakin Tuhan memberkati kita dan keluarga kita, juga membuat kita saling menyayangi sepenuh hati.)

Daughter: You’re right. I’m happy because this Christmas is memorable even though we celebrate it simply and far from luxury. I like how we celebrate Christmas this time with a calmer and peaceful atmosphere, Mom. (Ibu benar. Aku senang Natal kali ini sangat berkesan meski kita merayakannya dengan lebih sederhana dan jauh dari kemewahan. Aku suka kita merayakan Natal kali ini dengan suasana yang lebih tenang dan damai, Bu.)

Mother: Really? I’m glad, then. I was worried that you won’t like this Christmas because we can’t celebrate it as big as last year. We didn’t even decorate our home, just put up a small Christmas tree. You even protested about it, dear. (Benarkah? Ibu lega kalau begitu. Ibu sudah khawatir kamu tidak akan menyukai Natal tahun ini karena kita tidak bisa merayakannya semeriah tahun kemarin. Kita bahkan tidak mendekorasi rumah kita, hanya memasang pohon Natal kecil saja. Kamu kan sempat protes soal itu, sayang.)

Daughter: Yeah, I did protest about the small celebration. I think it won’t be interesting if we didn’t celebrate Christmas as usual, but I was wrong. This kind of celebration is really good, too (Iya, aku memang sempat protes soal perayaan yang kecil ini. Aku pikir Natal tidak akan menarik jika kita tidak merayakannya seperti biasa, tapi aku salah. Perayaan seperti ini ternyata sangat bagus juga)

Mother: I’m glad if you understand it, dear. The most important thing is the feeling of happiness and gratitude in the heart, also love and affection for each other as a family. (Baguslah kalau kamu paham, Nak. Yang terpenting adalah perasaan bahagia dan syukur yang kita rasakan dalam hati, juga cinta dan kasih sayang satu sama lain sebagai keluarga.)

Contoh Ucapan Natal 4

Pada situasi ini, dua orang teman yaitu Ben dan Poppy saling mengucapkan Selamat Natal sebelum liburan Natal. Mereka juga saling menceritakan apa yang biasanya dilakukan di kampung halaman mereka saat perayaan Natal. Memang tidak ada tradisi tertentu, tapi mereka selalu berkumpul dengan keluarga dan itu adalah hal yang sangat istimewa.

Ben: Poppy, today is the last day before Christmas holiday and I think we can’t meet on Christmas. So, wishing you a great Christmas, Poppy! May the blessing and happiness of Christmas will be yours, and I hope you will spend a precious time with your family. (Poppy, hari ini adalah hari terakhir sebelum liburan Natal dan aku rasa kita tidak bisa bertemu selama hari Natal. Jadi, selamat hari Natal, Poppy! Semoga kamu mendapat keberkatan dan kebahagiaan Natal, dan aku harap kamu dapat menghabiskan waktu berharga bersama keluargamu.)

Poppy: Thank you, Ben. I wish a wonderful Christmas for you and your family, too! May you blessed with never ending happiness this Christmas, Ben. I also hope that you will spend the precious time with your family and create new memories this Christmas (Terima kasih, Ben. Selamat Natal untukmu dan keluargamu juga, ya. Aku harap kamu diberkati dengan kebahagiaan tiada akhir pada Natal ini, Ben. Aku juga berharap kamu dapat menghabiskan waktu yang berharga dan membuat kenangan-kenangan baru di hari Natal tahun ini.)

Ben: Thank you for the good words, Poppy. So, when will you go back to your hometown? (Terima kasih untuk doa-doamu, Poppy. Jadi kapan kamu akan pulang ke kampung halamanmu?)

Poppy: I planned to going home tomorrow by the night flight, Ben. You’re also going back to your hometown, right? (Rencananya besok aku pulang menggunakan penerbangan malam, Ben. Kamu juga akan pulang ke kampung halamanmu, kan?)

Ben: I’m going to take the night flight tomorrow too, Poppy. (Aku juga kan pulang dengan penerbangan besok malam, Poppy.)

Poppy: Is there any tradition to celebrate Christmas in your hometown? (Apa ada tradisi tertentu saat merayakan Natal di kampung halamanmu?)

Ben: There is no certain tradition to celebrate Christmas in my hometown, just the family are gathering around and chatting about anything. That’s something that can only happens few times in a year, so it feels special for us. How about your hometown? (Di kampung halamanku tidak ada tradisi tertentu saat perayaan Natal, hanya saja keluarga besar berkumpul dan bercengkrama. Itu adalah hal yang hanya terjadi beberapa kali dalam setahun, jadi itu hal yang terasa spesial untuk kami. Bagaimana di kampung halamanmu?)

Poppy: It’s the same in my hometown, Ben. We don’t really have any tradition on Christmas, but the family that already lived far away from each other will come to celebrate Christmas together. Being together with the family is something special that can’t happen many times. So we must be grateful of it, right? (Sama dengan di kampung halamanku, dong. Kami tidak punya tradisi khusus saat Natal, tapi keluarga yang sudah tinggal berjauhan satu sama lain akan datang untuk merayakan hari Natal bersama. Berkumpul bersama keluarga adalah sesuatu yang spesial yang tidak bisa terjadi sering-sering. Jadi kita harus mensyukuri hal itu, kan?)

Ben: That’s right, Poppy. We don’t really need something grand to be happy and grateful to God (Benar, Poppy. Kita tidak membutuhkan sesuatu yang sangat besar untuk bahagia dan bersyukur kepada Tuhan.)

Contoh Ucapan Natal 5

Pada situasi ini, dua orang teman yaitu Ricky dan Nicole saling mengucapkan selamat Natal serta mendoakan hal-hal baik satu sama lain. Mereka berdua juga saling memberikan hadiah Natal berupa barang-barang yang diinginkan, seperti buku yang ingin dibaca dan kaus klub sepakbola kegemaran.

Ricky: Merry Christmas, Nicole! May God always bless you and your life be filled with happiness throughout the year (Selamat hari Natal, Nicole! Aku harap kamu selalu diberkati oleh Tuhan dan kehidupanmu dipenuhi dengan kebahagiaan sepanjang tahun.)

Nicole: I wish you a Merry Christmas too, Ricky! Thank you for being my great friend all this time, I’m sure that God will always bless you (Selamat hari Natal juga untukmu, Ricky! Terima kasih sudah menjadi teman yang sangat baik untukku selama ini, aku yakin Tuhan akan selalu memberkatimu.)

Ricky: This is your Christmas present, Nicole. It’s not a luxury thing, but I’m sure you will like it because it’s a thing that you want these days (Ini hadiah Natal untukmu, Nicole. Memang tidak mewah, tapi aku yakin kamu menyukainya karena itu adalah barang yang kamu inginkan beberapa hari ini.)

Nicole: Wow, thank you so much, Ricky! How come you know that I really want to read this book? (Wah, terima kasih banyak, Ricky! Bagaimana kamu bisa tahu kalau aku memang ingin membaca buku ini?)

Ricky: Of course I knew, Nicole. I always be with you all this time, so I know very well that you are a fan of this author and really want to read his newest book (Tentu saja aku tahu, Nicole. Aku kan sering bersamamu selama ini, jadi aku tahu betul kalau kamu penggemar dari penulis ini dan sangat ingin membaca buku terbarunya.)

Nicole: You really understand me, Ricky. Oh right, I also have a Christmas present for you. Even though I’m not sure whether you will like it or not, Ricky. (Kamu memang benar-benar memahamiku, Ricky. Oh iya, aku juga punya hadiah Natal untukmu. Meski aku tidak yakin apakah kamu akan suka atau tidak, Ricky.)

Ricky: Are you kidding me, Nicole? This is my favorite soccer club’s T-shirt, of course I like it! Thank you very much for this Christmas present, Nicole! (Apa kamu bercanda, Nicole? Ini adalah kaus klub sepakbola kegemaranku, tentu saja aku menyukainya! Terima kasih banyak untuk hadiah Natal ini, Nicole!)

Demikianlah beberapa contoh ucapan Natal berbahasa Inggris yang bisa diterapkan dalam dialog atau pembicaraan sehari-hari. Semoga informasi ini bermanfaat!