sederet kamus
Translate: Tutorial:

English for Medical Purpose: Gejala Penyakit

Kita biasanya pergi ke dokter untuk memeriksakan tubuh kita saat kita sakit. Pada saat menemui dokter, dokter akan bertanya keluhan yang kita alami. Sungguh mudah untuk menceritakan keluhan kita kepada dokter dalam Bahasa Indonesia. Akan tetapi, bagaimana jika dokter hanya bisa berbicara dalam Bahasa Inggris? Tentunya kita harus menggunakan Bahasa Inggris untuk mendeskripsikan gejala-gelaja yang kita rasakan tersebut.

Pada kesempatan ini kita akan belajar tentang troubling symptoms atau gejala yang mengganggu yang dirasakan ketika kita sakit. Kita juga akan belajar cara untuk mengungkapkan troubling symptoms tersebut, sehingga kita tidak akan kebingungan ketika harus menceritakan dalam Bahasa Inggris gejala yang kita alami sewaktu kita sakit. Yuk mari kita lihat langsung saja pembahasannya.

Troubling Symptoms

Troubling symptoms adalah gelaja-gelaja yang kita rasakan sewaktu kita sakit. Misalnya saja saat kita flu. Gelaja-gelaja yang bisa kita rasakan adalah demam, hidung meler, batuk, dan sebagainya.

Di bawah ini adalah beberapa frasa dan kata yang termasuk ke dalam troubling symptoms dalam Bahasa Inggris:

  • Fever (Demam)
  • Cough (Batuk)
  • Phlegm (Berdahak)
  • Sneezing (Bersin)
  • Runny nose (Hidung meler)
  • Stuffy nose (Hidung tersumbat)
  • Feeling dizzy (Pusing)
  • Headache (Sakit kepala)
  • Hurt (Sakit)
  • Ache (Sakit)
  • Pain (Sakit)
  • Sore throat (Sakit tenggorokan)
  • Vomiting (Muntah)
  • Nauseous (Mual)
  • Feeling tired (Merasa lelah)
  • Bad back (Sakit punggung)
  • Stomachache (Sakit perut)
  • Can’t sleep well (Tidak bisa tidur pulas)
  • Rash (Ruam)
  • Diarrhea (Diare)
  • Constipation (Sembelit)
  • Heartburn (Rasa panas di dalam perut)
  • Bloating (Kembung)
  • Loss of appetite (Tidak nafsu makan)
  • Weight loss (Turun berat badan)
  • Red spots (Bintik-bintik merah)
  • Muscle pain (Nyeri otot)
  • Joint pain (Nyeri sendi)
  • Chills (Panas dingin)
  • Fatigue (Lemas)
  • Shivering (Mengigil)
  • Pallor (Pucat)
  • Shortness of breath (Sesak napas)
  • Palpitation (Jantung berdebar)
  • Fast heartbeat (Detak jantung cepat)
  • Urinating often (Beser atau sering buang air kecil)
  • Blurry vision (Penglihatan buram)
  • Numbness (Mati rasa)
  • Tingling (Kesemutan)
  • Itching (Gatal-gatal)
  • Hives (Gatal-gatal)
  • Watery eyes (Mata berair)
  • Swelling (Bengkak)
  • Cramping (Kram)

Menceritakan Troubling Symptoms

Dokter akan menanyakan keluhan apa yang kita rasakan. Beberapa frasa yang bisa dipakai dokter untuk menanyakan gejala yang dirasakan di antarara, yakni:

  • What’s wrong?
  • What’s the problem?
  • What are your symptoms?

Selain itu, dokter juga biasanya akan menanyakan sejak kapan kita merasakan gejalanya. Di bawah ini adalah frasa yang biasanya digunakan untuk menanyakan pertanyaan tersebut:

  • How long have you had the symptoms? (Sudah berapa lama Anda mengalami gejalanya?)
  • When did the symptoms start? (Kapan gejalanya mulai mucul?)
  • Since when have you felt the symptoms? (Sejak kapan Anda merasakan gejalanya?)

Ketika kita menjelaskan kepada dokter gejala yang kita rasakan, sebaiknya kita harus menceritakannya dengan sangat jelas sehingga kita bisa membantu dokter untuk lebih cepat mendiagnosis penyakit kita. Terdapat beberapa frasa yang bisa kita ikuti untuk menceritakan troubling symptoms yang kita alami, di antaranya adalah:

  • I have been [symptom] recently/ these days/ for the last few days/ since two days ago/ since yesterday. (Saya [gejala] akhir-akhir ini/ beberapa hari terakhir ini/ semenjak dua hari yang lalu/ semenjak kemarin).

Contoh: I have been sneezing these days. (Saya bersin-bersin akhir-akhir ini).

  • I have been feeling [symptom] recently/ these days/ for the last few days/ since two days ago/ since yesterday. (Saya merasa [gejala] akhir-akhir ini/ beberapa hari terakhir ini/ semenjak dua hari yang lalu/ semenjak kemarin).

Contoh: I have been feeling nauseous for the last few days. (Saya merasa mual beberapa hari terakhir ini).

  • My [body part] has been hurting. ([bagian tubuh] saya sakit).

Contoh: My right ankle has been hurting. (Pergelangan kaki kanan saya sakit).

  • My [body part] hurts. ([bagian tubuh] saya sakit).

Contoh: My stomach hurts. (Perut saya sakit).

  • My [body part] is killing me! ([bagian tubuh] saya sakit sekali!).

Contoh: My head is killing me! (Kepala saya sakit sekali!).

  • I have got a pain in my [body part]. ([bagian tubuh] saya sakit).

Contoh: I have got a pain in my back. (Punggung saya sakit).

  • I have a pain in my [body part]. ([bagian tubuh] saya sakit).

Contoh: I have a pain in my legs. (Kaki saya sakit).

  • I have [symptom]. (Saya [gejala]).

Contoh: I have constipation (Saya susah buang air besar)

  • I have got [symptom]. (Saya [gejala[)

Contoh: I have got a blurry vision. (Penglihatan saya buram)

  • I feel [symptom]. (Saya merasa [gejala])

Contoh: I feel dizzy. (Saya merasa pusing)

Contoh Percakapan

Patient: Good evening. (Selamat malam)

Doctor: Good evening. Please have a seat. (Selamat malam. Silakan duduk)

Patient: Thanks. (Terima kasih?)

Doctor: So, what’s the problem? (Jadi, ada apa?)

Patient: I’ve been feeling nauseous and I’ve got a fever. My head has also been hurting. (Saya merasa mual dan saya demam. Kepala saya juga sakit)

Doctor: When did the symptoms start? (Kapan gejalanya mulai mucul?)

Patient: Three days ago. (Tiga hari yang lalu)

Doctor: Are you feeling any other symptom? (Apakah Anda merasakan gejala yang lain?)

Patient: I feel shivering every night. I also haven’t been sleeping very well. (Saya merasa menggigil setiap malam. Saya juga tidak bisa tidur nyenyak)

Doctor: Okay. Let’s have a look. Please open your mouth and say “ah”. (Oke. Mari kita lihat. Tolong buka mulut Anda dan katakan “ah”)