sederet kamus
Translate: Tutorial:

Example Financial Analyst Interview Question & Answer

Keuangan merupakan hal yang sangat penting saat ini, bisa dibilang merupakan salah satu hal yang harus kita perhatikan. Begitupun dengan keuangan sebuah bisnis atau sebuah perusahaan, jika keuangannya tidak baik atau tidak diatur dengan bijak maka bisa menyebabkan perusahaan atau bisnis tersebut mengalami kebangkrutan. Oleh karena itu mengapa tiap bisnis atau tiap perusahaan memiliki financial anaylist atau analis keuangan sehingga mereka bisa mengatur keuangan perusahaan mereka dengan baik. Sekarang banyak sekali lulusan yang ingin menjadi financial analyst, sehingga jika anda termasuk salah satunya maka saingan anda bisa dibilang banyak.

Untuk menjadi financial analyst bisa dibilang tidaklah mudah. Untuk bisa bekerja di suatu perusahaan tentu saja anda harus melewati beberapa hal seperti misalnya tahap seleksi administrasi dan wawancara. Biasanya banyak orang yang gagal pada tahapan wawancara karena mereka tidak siap dalam menjawab pertanyaan yang ada. Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi mengenai example financial analyst interview question & answer. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Cara menjawab pertanyaan financial analyst dalam Bahasa Inggris

Kami akan memberitahu mengenai beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan ketika interview analis keuangan dalam Bahasa Inggris. Pada kesempatan kali ini kami juga akan memberitahukan informasi kepada anda mengenai bagaimana tips menjawabnya dengan tepat dan selain itu kami juga memberikan contoh jawaban dalam Bahasa Inggris sehingga bisa membantu anda untuk menjawabnya. Ingin lancar ketika tahap interview nanti? Simak ulasannya di bawah ini ya!

  1. Answer questionsExplain the reason why you want to become a financial analyst” (Jelaskan alasan mengapa anda ingin menjadi analis keuangan)

Hal pertama yang biasanya ditanyakan saat ketika tahap wawancara untuk financial anlyst adalah explain the reason why you want to become a financial analyst atau Jelaskan alasan mengapa anda ingin menjadi analis keuangan. Tentu saja pengusaha ingin mengetahui mengenai ruang lingkup seorang analis keuangan yang menarik bagi anda. Jika perusahaan tersebut memilih anda, maka mereka ingin tahu kira-kira hal apa yang membuat anda bersemangat menjadi analis keuangan. Untuk menjawab pertanyaan yang satu ini tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah sebenarnya. Anda hanya harus menjawab pertanyaan seperti ini dengan jujur. Selain itu kami menyarankan supaya anda tidak menjawab pertanyaan itu dengan jawaban umum seperti, “saya suka belajar angka” karena itu terlalu umum.

Contoh jawaban “Explain the reason why you want to become a financial analyst” (Jelaskan alasan mengapa anda ingin menjadi analis keuangan) 

Supaya anda bisa menjawab mengenai pertanyaan ini dengan tepat, maka berikut adalah contoh jawaban yang bisa anda gunakan ketika anda menjawab pertanyaan ini.

    • I’d love working with numbers to understand the financial implications of decision making. Knowing the implications will help me guide business managers toward responsible financial and business decisions (Saya suka bekerja dengan angka untuk memahami implikasi keuangan dari pengambilan keputusan. Mengetahui implikasinya bisa membantu saya untuk membiming manajer bisnis menuju keputusan keuangan bisnis yang bertanggung jawab)
    • I want to be a financial analyst because I am very detail person with a curious mind. I want to use my detailed personality to help and assist others (Saya ingin bekerja sebagai analis keuangan karena saya tipe orang yang detail dengan pemikiran yang mudah ingin tahu. Saya ingin menggunakan kepribadian detail saya untuk membantu orang lain)
  1. Answer questions Explain the reason why you choose our company” (Jelaskan alasan mengapa anda memilih kami)

Pertanyaan umum selanjutnya yang sering ditanyakan kepada interviewer adalah “Explain the reason why you choose our company” (Jelaskan alasan mengapa anda memilih kami). Dengan mengajukan pertanyaan seperti ini maka perusahaan ingin mengetahui apa alasan anda bekerja di perusahaan mereka. Hal menarik apa mengenai perusahaan mereka yang menarik bagi anda. Jika ditanya seperti ini, maka sebelumnya yang paling penting anda harus mengetahui sebanyak mungkin detail tentang apa yang anda tahu mengenai perusahaan tersebut. Sebisa mungkin sebelumnya anda mencaritahu informasi sebanyak-banyaknya mengenai perusahaan tersebut. Namun jangan menyinggung perusahaan yang lain.

Contoh jawaban Explain the reason why you choose our company to work” (Jelaskan alasan mengapa anda memilih kami) 

Supaya anda bisa menjawab mengenai pertanyaan ini dengan tepat, maka berikut adalah contoh jawaban yang bisa anda gunakan ketika anda menjawab pertanyaan ini.

    • Over the past few months I have been reseraching several company. However, this company offers various roles related to financial analyist. So, I can change my role of financial analyst without having to change companies. I am very interested in being able to work with this company (Selama beberapa bulan ini saya telah melakukan penelitian tentang beberapa perusahaan. Namun, perusahaan ini menawatkan berbagai peran terkait dengan analis keuangan. Sehingga saya bisa mengganti peran saya sebagai analis keuangan tanpa harus berganti perusahaan. Saya sangat tertarik untuk bisa bekerja dengan perusahaan ini)
    • I am interested in working at this company because if I work at this company I can develop my role as a financial analyst in various roles. I am sure that the knowledge and my skill can be useful for this company to make this company more better (Saya tertarik bekerja di perusahaan ini karena jika bekerja di perusahaan ini saya yakin bisa mengembangkan peran saya sebagai analis keuangan dalam berbagai peran. Saya yakin ilmu dan kemampuan yang saya miliki bisa berguna bagi perusahaan ini dan membuat perusahaan ini menjadi lebih baik)
  1. Answer questionsWhat do you see yourself in five years?” (Seperti apa anda melihat diri anda dalam lima tahun?)

Next, pertanyaan selanjutnya adalah what do you see yourself in five years atau yang memiliki arti bagaimana anda melihat diri anda dalam lima tahun? Perusahaan menanyakan mengenai bagaimana harapan anda bila bekerja di perusahaan mereka. Apakah perusahaan nantinya dapat memenuhi harapan anda atau sebaliknya. Jadi sebaiknya jika anda ditanyai pertanyaan seperti ini maka sebisa mungkin untuk menjawabnya dengan logis ya, jangan sampai anda menjawab pertanyaan ini dengan tidak logis. Misalnya saja anda menjawab ingin menjadi chief financial officer, maka tentu saja ini bukan tujuan atau harapan yang realistis. Mungkin supaya lebih realistis maka anda bisa menjawab ingin menjadi CFO 5 tahun kedepan.

Contoh jawaban Seperti apa anda melihat diri anda dalam lima tahun?

Supaya anda bisa menjawab mengenai pertanyaan ini dengan tepat, maka berikut adalah contoh jawaban yang bisa anda gunakan ketika anda menjawab pertanyaan mengenai “What do you see yourself in five years?” (Seperti apa anda melihat diri anda dalam lima tahun?)

    • Actually, in the future I want to become a CFO. But behind my desire or my hope to become a CFO. In my first year of work I wanted to develop my skills or abilites I had, then I wanted to make an impact. Then until the fifth year I want to have a good feeling and determine my career according to the way (Sebenarnya kedepannya saya ingin menjadi CFO. Namun dibalik keinginan atau harapan saya menjadi CFO. Di tahun pertama saya bekerja saya ingin mengembangkan keahlian atau kemampuan yang saya punya, kemudian saya ingin memberi dampak. Barulah sampai di tahun kelima saya ingin memiliki perasaan yang baik dan menentukan karir saya sesuai dengan jalan yang ada)
    • After I gained experience as a financial analyst, in the next five years I want to be in the position of senior financial analyst. For the past 5 years I want to develop my skill and want to develop my leadershop so in the future I can lead or oversee a team, I want to pursue the opportunities for control, CFO, or financial manager after spending time in management (Setelah saya mendapatkan pengalaman sebagai analisis keuangan, lima tahun kedepan saya ingin berada pada posisi analis senior. Selama 5 tahun ini saya ingin mengasah keterampilan saya dan ingin mengembangkan kepemimpinan saya sehingga nantinya saya bisa memimpin atau mengawasi sebuah tim. Saya ingin mengejar peluang pengontrol, CFO, atau manajer keuangan setelah menghabiskan waktu di manajemen)
  1. Answer questionsDescribe situation when you have to meet a tight deadline” (Jelaskan situasi ketika anda harus memenuhi tenggat waktu yang ketat)

Pertanyaan umum selanjutnya yang mungkin akan ditanyakan kepada interviewer adalah describe situation when you have to meet a tight deadline atau anda diminta untuk menjelaskan bagaimana jika anda ditemukan dengan deadline yang sangat ketat. Dari pertanyaan ini, perusahaan ingi mengetahui bagaimana kinerja anda ketika dihadapkan dengan permintaan yang tinggi. Apakah anda akan mengerjakannya dengan positi? Atau mungkin anda akan mengorbankan ketenangan dan pikiran anda? Supaya anda bisa menjawab pertanyaan ini ketika ditanya, maka berikut adalah beberapa contoh jawaban yang bisa anda gunakan untuk menjawab pertanyaan ini. Untuk menjawabnya mungkin anda bisa menyertakan bagaimana pengalaman anda terkait dengan deadline yang ketat.

Contoh jawaban describe situation when you have to meet a tight deadline (Jelaskan situasi ketika anda harus memenuhi tagret tenggat waktu yang ketat)

Supaya anda bisa menjawab mengenai pertanyaan ini dengan tepat, maka berikut adalah contoh jawaban yang bisa anda gunakan ketika anda menjawab pertanyaan mengenai describe situation when you have to meet a tight deadline (Jelaskan situasi ketika anda harus memenuhi target tenggat waktu yang ketat.

    • Before applying for a job at this place, I was a freelancer. Once I was faced with a very tight deadline. Once I got a client who suddenly asked for a deadline to advance a few days, because I had to be professional i finnaly did it although a liitle had to sacrifice my time off, but I’m happy because in the end client satisfied and give more rewards for being able to complete the work as he wanted. (Sebelum melamar pekerjaan di tempat ini, saya merupakan seorang freelancer. Pernah beberapa kali saya dihadapkan dengan deadline yang sangat ketat. Suatu kali saya pernah mendapatkan client yang tiba-tiba saja meminta deadline untuk dimajukan beberapa hari, karena saya harus profesional saya akhirnya mengerjakannya walau sedikit harus mengorbankan waktu istirahat saya. Namun saya senang karena pada akhirnya pekerjaan tersebut membuat client puas dan bahkan saya diberi reward lebih karena bisa menyelesaikan pekerjaan seperti yang ia inginkan)

Itu tadi informasi menarik yang bisa kami sampaikan kepada anda mengenai example financial analyst interview question & answer. Semoga artikel yang kami berikan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semuanya!