sederet kamus
Translate: Tutorial:

Frasa/Kalimat dalam Percakapan di Kelas

Pada bab kali ini, kita akan belajar tentang istilah-istilah dalam bahasa Inggris yang biasa digunakan dalam kelas, berikut contoh penggunaannya sebuah dialog yang terjadi di sebuah kelas, antara guru dan murid-muridnya.

Tidak semua ungkapan akan digunakan di dalam percakapan.

Daftar Ungkapan yang Digunakan Oleh Murid

  1. Could you please explain more about … ?(Boleh tolong dijelaskan lebih lanjut tentang … ?)
  2. May I go to the restroom? (Bolehkah saya pergi ke kamar kecil?)
  3. What is the difference between … and ….? (Apa perbedaan antara …. dan ….)
  4. Could you give us an example? (Bisakah anda memberi contoh?)
  5. When is the homework due? (Kapan PR-nya dikumpulkan?)
  6. Can I change my seat? (Bisakah saya mengganti tempat duduk saya?)
  7. I have a question about … (Saya ingin bertanya tentang …)
  8. I didn’t understand that. (Saya tidak mengerti)
  9. I’m sorry I’m late. (Maaf, saya terlambat.)
  10. How do you spell that? (Bagaimana cara mengejanya?)

Daftar Ungkapan yang Digunakan Oleh Guru

  1. Open your book (Buka buku kalian)
  2. You are going to work in pairs (Kalian akan bekerja berpasangan.)
  3. Have you all finished yet? (Sudah selesai mengerjakannya?)
  4. It’s a test, and you’ll have …. minutes to finish it (Ini adalah tes, dan kalian punya waktu …. menit untuk mengerjakannya.)
  5. Be quite, please. (Harap tenang, ya.)
  6. Let’s begin our lesson now. (Mari kita mulai pelajarannya sekarang.)
  7. Time’s up (Waktu sudah habis.)
  8. We’ll learn how to … (Kita akan belajar cara …)
  9. Do you have any question? (Ada pertanyaan?)
  10. Don’t forget to do your homework. (Jangan lupa mengerjakan PR kalian ya.)
  11. Turn to page … (Buka buku halaman …)
  12. Repeat after me (Ulangi setelah saya (mengucapkan))
  13. You have … minutes to do this task. (Kalian punya … menit untuk mengerjakan tugas ini)
  14. Collect your homework, please. (Tolong kumpulkan PR kalian.)
  15. That’s all for today. You can go home now. (Itu saja untuk hari ini.  Kalian boleh pulang sekarang.)
  16. One more thing before you go. (Satu hal lagi sebelum kalian pulang)

CONTOH DIALOG

Teacher: “Good afternoon, everyone…” (Selamat siang semuanya…)

Students: “Good afternoon, Ma’am…” (Selamat siang, Bu…)

Teacher: “Okay, let’s begin our lesson right now. Today we’re going to learn about capital city in every country.  But first, I want to ask you… do you know how many countries are there in the world?“  (Baiklah, mari kita mulai pelajaran sekarang. Hari ini kita akan belajar tentang nama-nama ibu kota di setiap negara. Tapi sebelumnya, ibu mau bertanya… apakah kalian tahu ada berapa jumlah negara yang ada di dunia ini?)

Bianca: “211 Ma’am!” (211 Bu!)

Anthony: “195 Ma’am!” (195 Bu!)

Daphne: “206 Ma’am!” (206 Bu!)

Teacher: “Actually, you all have correct anwers.“ (Sebenarnya, jawaban kalian semuanya benar.)

Students: “What do you mean Ma’am?” (Maksudnya bagaimana Bu?)

Teacher: “Well, according to the UN, there are 195 countries in the world. But the Olympics acknowledges 206 countries, and FIFA says there are 211 countries in the world. So actually it depends on which source you are quoting it.” (Menurut data PBB, ada 195 negara di dunia ini. Tapi pihak Olimpiade mengakui ada 206 negara, dan FIFA mengatakan ada 211 negara yang mereka akui. Jadi, sebenarnya tergantung darimana kalian mengutip data tersebut.)

Students: “Aaaah I see…” (Oooh begitu…)

Teacher: “So, next time you answer that kind of question, don’t forget to mention the source.” (Jadi, lain kali jika kalian menjawab pertanyaan seperti itu, jangan lupa mencantumkan sumbernya dari mana ya.)

Students: “Okay, Ma’am.” (Baik, Bu…)

Teacher: “Now I’ll give you 30 minutes to memorize those countries & their capitals.” (Nah, kalau begitu sekarang Ibu akan memberi kalian waktu 30 menit untuk menghapalkan nama-nama ibukota negara ya.)

Student“What? Only 30 minutes Ma’am?” (Apa? Hanya 30 menit Bu?)

Teacher: “It’s okay if you can’t remember all of them. But try at least to memorize 50 capitals.” (Tidak apa-apa kok kalau tidak semua nama ibukota bisa kalian ingat. Yang penting usahakan untuk menghapal minimal 50 nama ibukota ya.)

Students: “Alright, Ma’am.” (Baiklah Bu.)

Para murid pun menghafalkan nama-nama negara dan ibukotanya.

Teacher:“Okay, time’s up!  Now, close your book. I’ll ask you about capital city.  Raise your hand if you know the answer. Are you ready?” (Baik, waktunya sudah habis! Nah, sekarang tutup buku kalian. Ibu akan bertanya tentang nama-nama ibukota. Angkat tangat kalian jika ada yang mengetahui jawabannya ya. Sudah siap?)

Students: “Yes, Ma’am…” (Siap Bu…)

Teacher: “What is the capital city of Denmark?” (Apa nama ibukota Denmark?)

Rainer: “Copenhagen.” (Copenhagen.)

Teacher: “Correct! What’s the capital city of Australia?” (Betul! Apa nama ibukota Australia?)

Shawn: “Sydney.” (Sydney.)

Teacher: “Wrong!  Anyone else knows?” (Salah! Yang lain ada yang tahu?)

Ashley: “Canberra!” (Canberra!)

Teacher: “Correct!” (Ya Betul!)

Tiba-tiba bel sekolah berbunyi

Teacher: “Okay, that’s all for today. You can go home now… Oh wait, before you go, I will give you a task. You are going to work in a group of four, and each group will have to make a paper about any country in Asia that you can choose by yourself.  You have 2 weeks to do this task.” (Baiklah, itu saja untuk hari ini.  Kalian bisa pulang sekarang…. Oh tunggu dulu, sebelum kalian pergi, Ibu akan memberi tugas.  Kalian akan bekerja berkelompok, yang masing-masing terdiri dari 4 orang. Masing-masing kelompok akan mengerjakan makalah tentang negara Asia mana saja yang bisa kalian pilih. Kalian Ibu beri waktu 2 minggu ya untuk mengerjakan tugas ini.)

Students: “Alright Ma’am.” (Baik, Bu.)

Teacher: “Okay then… you can go now. Good Afternoon.” (Baik kalau begitu…kalian boleh pulang sekarang.  Selamat siang.)

Students: “Good Afternoon, Ma’am.” (Selamat siang, Bu.)