sederet kamus
Translate: Tutorial:

Frase untuk Mendeskripsikan Status Hubungan

Useful Words and Phrases for Describing Relationships in English

Sebagai manusia, tentu kita akan berhubungan satu sama lain. Terutama antara lakilaki dan perempuan, aka nada hubungan spesial diantara keduanya. Dalam artikel ini, akan diberikan contoh tentang kata dan frase yang bisa digunakan untuk menjelaskan status suatu hubungan.

Not in a relationship (tidak memiliki hubungan)

1. Single (sendiri/jomblo)

Kata ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang sedang tidak dalam hubungan dengan siapapun

A: “Are you seeing anyone?” (apa kamu sedang berkencan dengan seseorang?)

B: “No, I’m single.” (tidak, aku jomblo)

2. Just friends (hanya teman)

kalian bisa mengatakan ini ketika ada orang lain yang mengatakan bahwa teman dekat kalian adalah kekasih kalian.

A:” Is he your boyfriend? (apakah dia pacarmu?)

B :”We’re just friends. (kami hanya teman)

3. A platonic relationship (hanya teman)

Seperti frase sebelumnya, frase ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang adalah hanya teman anda. namun frase ini bentuk lebih formal dibanding frase sebelumnya.

“Come on, Ally is and me is just a platonic relationship. Stop teasing me! (ayolah aku dan Ally hanya teman. Berhentilah menggodaku)

The beginnings of a relationship (awal dari suatu hubungan)

1. Into (someone) (sedang tertarik dengan (seseorang)

Frase ini digunakan untuk menjelaskan bahwa seseorang sedang jatuh cinta atau tertarik terhadap orang lain.

“I think he’s into me. I’m kind of into him too.” (sepertinya dia tertarik denganku. Aku juga tertarik dengannya)

2. (Someone) asked (someone) out  (seseorang) meminta (seseorang) keluar

Menunjukkan bahwa seseorang mengajak orang lain berkencan.

“He asked me out.” (dia mengajakku berkencan)

3. Hook up (berkencan)

Terkadang, seseorang memulai hubungan tidak didahului dengan berkencan atau menyatakan cinta. Sebagian orang bahkan terlebih dahulu berciuman atau melakukan ativitas sexsual lainnya sebelum menyatakan dirinya sedang berkencan. Maka, kalian bisa menggunakan ekspresi ini.

“We’ve hooked up.” (kami telah berkencan)

4. Seeing each other (berkencan namun belum berkomitmen)

frase ini digunakan ketika seseorang dalam hubungan namun tidak berkomitmen untuk bersama, jadi meskipun sudah berkali-kali berkencan dan menghabiskan waktu bersama, namun keduanya masih belum yakin untuk bersama.

We’re seeing each other. It’s nothing serious, though.” (kami berkencan. Ini bukan sesuatu yang serius kok)

The relationship

1. Dating (berkencan)

Ketika seseorang sudah secara resmi berpacaran, maka kalian bisa menggunakan ekspresi ini.

“We’re dating.” (kami berpacaran)

2. Boyfriend / girlfriend (kekasih/pacar)

Menunjukkan bahwa seseorang tersebut adalah kekasih kita.

“He is my boyfriend. Isn’t he cute?” (dia pacarku. Tidakkah dia lucu?)

3. In a relationship (sedang menjalin hubungan)

Menjelaskan bahwa anda sedang menjalin hubungan dengan orang lain.

“I’m in a relationship.” (aku sedang menjalin hubungan dengan orang lain)

4. Get engaged (bertunangan)

Proses sebelum menikah

“Scott and I just got engaged!” (Scott dan aku baru saja bertunangan)

5. Newlyweds (pengantin baru)

Menunjukkan bahwa pasangan tersebut belum lama menikah, baru satu atau dua tahun.

“Back when we were newlyweds, he’d bring home flowers once a week.” (waktu kami adalah pengantin baru, dia selalu membawa bunga setiap minggu sekali)

6. Happily married (pernikahan yang bahagia)

Untuk menunjukkan bahwa kalian bukan lagi pasangan pengantin baru, tapi menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia.

“I’m happily married, with two kids, a boy and a girl.” (aku menjalani pernikahan yang bahagia, dengan dua anak, seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan)

7. Partners (pasangan)

Beberapa orang yang berada dalam hubungan cinta memutuskan untuk tidak menikah namun mereka tetap tinggal bersama layaknya pasangan menikah. Sebagian orang menganggap bahwa pernikahan bukanlah ide yang baik karena adanya kemungkinan untuk bercerai. Untuk menunjukkan bahwa dia adalah pasangan kita, kita bisa menggunakan kata partner.

“My partner and I took a trip to Italy last year.” (aku dan pasanganku bepergian (berlibur) ke Italia tahun lalu)

The end of a relationship (telah mengakhiri hubungan)

1. Broke up (putus)

Kata ini digunakan ketika anda telah mengakhiri hubungan cinta dengan pasangan anda.

A: “Where’s Jane?” (dimana Jane?)

B: “Actually, we broke up.” (sebenarnya, kami sudah putus)

2. Through (hancur/berakhir/putus)

Kata ini mengungkapkan bahwa anda telah putus dengan seseorang dengan cara yang tidak baik dan dalam keadaan yang sangat menyebalkan sehiingga anda merasa sangat marah atau dendam.

“He and I are through!” (dia dan aku sudah berakhir)

3. Dump (someone) (mencampakkan (seseorang))

Mengungkapkan jika seseorang telah memutuskan orang lain secara sepihak tanpa ada masalah apapun. Kita bisa mengatakan bahwa seseorang telah mencampakkan orang lain.

“I can’t believe he dumped me!” (aku tidak percaya dia telah mencampakkan)

4. Separated (berpisah)

Sebelum memutuskan untuk bercerai, biasanya pasangan menikah akan leih dahulu mengalami perpisahan, belum resmi menikah namun mereka sudah terpisah satu sama lain. Anda bisa menggunakan ekspresi ini untuk menyatakan hubungan tersebut.

“I heard that Bios and Cara are separated since last month” (aku dengar Bios dan Cara berpisah sejak bulan lalu)

5. Divorced (bercerai)

Perceraian adalah keputusan akhir dari hubungan seseorang setelah hidup terpisah. Mereka memutuskan untuk mengakhiri pernikahan mereka secara resmi. Kata ini digunakan untuk menunjukkan bahwa hubungan tersebut sudah tidak bisa diselamatkan.

They had been divorced for six months now. They decide so after a long thinking process” (mereka telah bercerai selama enam bulan sekarang. Mereka memutuskan seperti itu setelah proses berpikir yang lama)

6. Exes (mantan)

Untuk menunjukkan bahwa orang tersebut sudah lagi tidak memiliki hubungan dengan orang lain. Baik sebelumnya mereka merupakan pasangan menikah, pasangan hidup maupun kekasih, ketika sudah berpisah mereka desebut sebagai exes.

“You know that the house is bought with both money either me and my exes. So, we will just sell the house and divide the money between us” (Kamu tahu bahwa rumah itu dibeli dengan uang kami berdua. Jadi, kami akan memjual rumah itu dan membagi dua uangnya)

Demikian adalah beberapa kata dan frase yang bisa digunakan untuk menggambarkan suatu hubungan dalam bahasa inggris.