sederet kamus
Translate: Tutorial:

Kamu Gendut Deh.. (How to Say Overweight Politely)

Persoalan berat badan adalah hal yang sensitif bagi banyak orang, termasuk mengatakan seseorang gemuk. Karenanya kita perlu berhati-hati ketika mengatakan orang lain gemuk. Usahakan untuk mengucapkannya dengan sopan agar tidak menyinggung perasaan orang tersebut.

Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas cara mengatakan orang lain gemuk dengan sopan dalam Bahasa Inggris. Dan lebih jelasnya akan dibahas melalui contoh-contoh dialog dalam percakapan sehari-hari. Simak pembahasan selengkapnya dibawah ini, ya!

Hal Yang Perlu Diperhatikan Mengenai Istilah Gemuk

Sebelum membahas pengucapan gemuk kepada orang lain dengan sopan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mengatakan gemuk kepada orang lain:

  • Berat Badan Adalah Hal Sensitif

Seperti yang telah disampaikan di awal pembahasan ini, berat badan adalah perkara yang sensitif. Kita tidak sering menemukan orang yang tidak keberatan dibahas tentang berat badannya secara terang-terangan, apalagi di depan umum.

Karena itu, kita perlu memahami sentimen mengenai perkara berat badan ini. Jika memang perlu membahas soal berat badan dan mengatakan orang lain gemuk, sampaikan dalam suasana pribadi. Jangan menyampaikannya di forum umum karena akan membuat orang tersebut malu dan sakit hati.

Dan karena perkara ini adalah hal yang sensitif, kita perlu berhati-hati dalam memberikan komentar terutama pada orang yang tidak dekat. Apalagi dengan mereka yang baru kenal, tentu sangat tidak nyaman kalau langsung membahas berat badan.

  • Gunakan Kalimat Tidak Langsung dan Tidak Menghakimi

Mengucapkan gemuk kepada orang lain memang tidak bisa dilakukan seperti mengucapkan kalimat lainnya. Ada pilihan kalimat yang harus dipilih dan dihindari, jadi kita harus selalu berhati-hati dalam menggunakannya.

Jika memang ingin mengatakan seseorang gemuk, usahakan untuk tidak menggunakan kalimat langsung. Tidak to the point menyampaikan bahwa ‘kamu gemuk’ di depan wajahnya. Tapi gunakanlah ungkapan yang memiliki arti serupa.

Selain itu, usahakan untuk tidak mengungkapkan dengan nada menghakimi. Karena berat badan adalah hal sensitif, kita mungkin tidak tahu kalau orang lain akan merasa tersudut. Jadi gunakanlah nada yang tepat dan berhati-hati.

  • Hindari Kata Fat, Obesse, dan Big

Seperti yang diulas pada bagian sebelumnya, pemilihan kata dalam mengatakan gemuk pada orang lain haruslah tepat. Karena itu ada beberapa kata yang harus dihindari, seperti fat (gendut), obesse (obesitas), dan big (besar).

Kata-kata itu cenderung memiliki konotasi negatif jika disampaikan pada orang lain mengenai berat badannya. Kemungkinan besar orang akan sakit hati, jadi sebaiknya jangan gunakan kata-kata tersebut.

Contoh Dialog Mengatakan Orang Lain Gemuk Dalam Bahasa Inggris

Sekarang kita akan membahas beberapa ungkapan yang bisa digunakan saat hendak mengatakan gemuk pada orang lain dengan sopan. Ungkapan-ungkapan tersebut akan dijelaskan dan dipraktekkan dalam dialog supaya lebih dapat dipahami.

Big boned

Ungkapan big boned merupakan salah satu ungkapan yang bisa digunakan untuk mengatakan gemuk tanpa membuat orang tersinggung. Ungkapan ini cenderung bersifat informal, namun lebih dipilih dibanding kata fat secara langsung.

Lebih jelasnya mengenai ungkapan big boned dapat dilihat dalam dialog berikut.

Budi: Ani, where have you been? It’s hard to see your face nowadays (Ani, kamu kemana aja? Susah banget ketemu akhir-akhir ini)

Ani: Well, didn’t you heard the news? I’ve admitted to high school in another city and went into the dormitory. I just came back home because it’s school holiday for two weeks (Lho, emang kamu nggak tahu? Aku kan masuk SMA di kota lain dan tinggal di asrama. Aku baru aja pulang soalnya liburan sekolah dua minggu)

Budi: Oh, so you really went into the dormitory school? I heard it from your mother, Aunt Monica, about it. But it’s hard to believe because I thought you won’t like those kind of thing. So how’s dormitory life, Ani? (Oh, jadi kamu beneran masuk sekolah asrama? Aku denger sih dari ibu kamu, Tante Monica. Tapi aku nggak percaya abis kamu kan nggak suka hal begitu. Jadi gimana rasanya kehidupan anak asrama, Ani?)

Ani: It’s better than I expected, I think. It’s hard in the beginning, but now it’s really fun! I’m actually feeling it’s so quiet when I go back to home, because I’m used to live together with many people in dormitory (Lebih baik dari yang aku kira, kayaknya. Awalnya sih susah, tapi sekarang seru banget! Aku malah ngerasa sepi pas pulang ke rumah, karena aku biasa tinggal bareng banyak orang di asrama)

Budi: It’s good, then! Actually, I think that you’re different, Ani (Bagus dong kalo gitu! Sebenernya, aku lihat kamu agak beda, Ani)

Ani: How so? (Beda gimana?)

Budi: You look more cheerful and easygoing than before. When I saw you just now, I thought that you have something good going on (Kamu kelihatan lebih ceria dan santai daripada sebelumnya. Pas aku lihat kamu tadi, aku kira kamu punya kabar baik apa gitu)

Ani: Really? Well, maybe because I’ve had fun there (Oh iya? Yaa, mungkin karena aku seneng disana)

Budi: Yeah. And also, you’re big boned now, Ani. Do you realize it too? (Iya. Dan juga, kamu gemukan sekarang, Ani. Kamu sadar itu juga, nggak?)

Ani: Of course I realized it, Budi. Well, it’s not suprising because I eat more and often get some snack with my friends (Tentu aja aku sadar, Budi. Yaa, nggak heran sih abis aku disana emang makan banyak dan sering jajan sama temen-temenku)

Budi: It’s a good thing, then! The most important is you’re happy and having fun with your friends (Bagus kalo gitu, dong! Yang penting kan kamu seneng dan main seru sama temen-temen kamu)

Ani: That’s what I’m saying! (Nah, aku setuju itu!)

Gain weight

Mengatakan gemuk kepada orang lain bisa dilakukan dengan menggunakan istilah gain weight. Ungkapan ini secara harfiah berarti berat badan naik atau bertambah. Gain weight merupakan ungkapan tidak langsung dari gemuk, yang tentunya lebih dipilih untuk didengar.

Lebih jelasnya, ungkapan gain weight dapat dilihat pada dialog berikut.

Andi: Doni, you already back to work now? How’s your vacation to Paris last week? (Budi, kamu udah balik kerja lagi sekarang? Gimana liburan kamu ke Paris pekan kemarin?)

Doni: Yes, my leave is end and I’m now going back to reality, Andi. But the vacation was really great! It was fruitful to save some money to going there (Iya nih, cuti aku abis dan sekarang aku balik ke realita, Andi. Tapi liburanku menyenangkan banget! Nggak sia-sia nabung buat kesana)

Andi: Wow, I envy you, Doni. You must visited many places and eat much food there. I mean, this is Paris that we’re talking about (Wah, aku ngiri sama kamu, Doni. Pasti kamu datang ke banyak tempat dan makan ini itu. Maksudku, kita ngomongin Paris gitu)

Doni: That’s totally right, Andi. The places, of course I visited many of them. But the more important is the food. Their food are really amazing, Andi! I tasted so many good food that I’ve never known before, and it’s really great! (Bener banget, Andi. Tempat-tempat bagus, tentu aja aku datang kesana. Tapi yang lebih penting itu makanannya. Makanan disana enak-enak banget, Andi! Aku ngerasain banyak makanan yang belum aku tahu sebelumnya, dan itu beneran enak!)

Andi: Wow, really? But again, I think that you’ve gained some weight, Doni. It must be from their great food (Wah, beneran? Tapi emang sih, aku rasa kamu gemukan, Doni. Pasti itu dari makanan enak mereka)

Doni: You can’t help but gained some weight there, Andi. It’s that good, and you won’t regret it. You will never forget the taste of their food, I guarantee (Kamu nggak bisa nggak gemukan disana, Andi. Seenak itu makanannya, dan kamu nggak akan nyesel pokoknya. Kamu nggak akan lupa rasa makanan mereka deh, aku jamin)

Andi: Urgh, now I’m tempted, Doni. Should I add Paris to my next vacation list? (Ugh, sekarang aku tergoda, Doni. Apa aku ke Paris aja ya buat liburan mendatang)

Doni: You should do that, Andi! I will tell you the good restourant and snack counter there (Harus, Andi! Aku nanti kasih tahu restoran dan tempat jajan enak disana)

Andi: That’s a good idea, Doni. Oh yeah, can you show me your pictures there? I wanna see it (Ide bagus, Doni. Oh iya, lihat dong foto-foto kamu disana, aku penasaran nih)

Doni: Of course, Andi. Here they are (Oke, Andi. Ini foto-fotonya)

Clothes don’t fit

Sama seperti gain weight, ungkapan clothes don’t fit merupakan ungkapan tidak langsung untuk bilang gemuk. Dengan berkata bahwa pakaian yang dikenakan orang tersebut sudah tidak muat, maka bisa diartikan kalau orang tersebut menjadi gemuk.

Ungkapan ini bisa digunakan untuk meminimalisir kemungkinan orang tersinggung saat dibilang gemuk. Dan di sisi lain, ungkapan ini dapat dipahami dengan jelas bahwa kita bermaksud bilang kalau orang tersebut gemuk.

Lebih jelasnya mengenai ungkapan ini bisa dilihat pada dialog berikut.

Mira: Yani, what do you want for dinner? I’m thinking of order the food online because I’m lazy to go out now (Yani, kamu mau makan apa malam ini? Aku mau pesan makanan online soalnya males keluar sekarang)

Yani: Order one for me too, Mira. What you want to eat? (Pesenin buat aku juga dong, Mira. Kamu mau makan apa?)

Mira: Well, I think I want to eat some fruit and vegetable salad. There is a good place that sell that, I tried it last week and want to eat again (Mmm, kayaknya aku mau makan salad buah dan sayur. Ada tempat yang jual itu, aku udah nyoba pekan lalu dan mau makan lagi)

Yani: Salad? Are you on diet, Mira? (Salad? Kamu lagi diet, Mira?)

Mira: Yes, I am. I was just starting two days ago, though (Iya nih. Aku baru mulai dua hari lalu, sih)

Yani: Should I go on diet too, Mira? (Aku perlu diet juga nggak ya, Mira?)

Mira: Mmm, I think so, Yani. I mean, your clothes didn’t fit anymore, right? (Mmm, aku rasa iya, Yani. Maksudku, baju kamu udah pada nggak muat, kan?)

Yani: Yeah, I realized it too. So maybe it’s the right time for me to go on diet? (Iya, aku juga sadar sih. Jadi mungkin sekarang saatnya aku diet?)

Mira: That’s right, Yani. It will be nice if we can go on diet together, as roommates that can support each other (Iya, Yani. Kan bagus kalau kita bisa diet bareng, apalagi teman sekosan kan bisa saling dukung)

Yani: It’s decided, then! Order some salad for me too, Mira (Oke, aku diet sekarang. Pesenin salad buat aku juga ya, Mira)

Demikianlah pembahasan mengenai bagaimana mengatakan gemuk pada orang lain dengan sopan dalam Bahasa Inggris. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!