sederet kamus
Translate: Tutorial:

Kata-kata Untuk Mendeskripsikan Makanan

Di dunia ini terdapat berbagai macam makanan. Oleh karena itu, terdapat juga berbagai macam kata untuk mendeskripsikannya. Sama seperti bahasa lainnya, bahasa Inggris juga memiliki kosakatanya tersendiri untuk mendeskripsikan makanan. Lalu, apa saja kosakata tersebut? Di bawah ini adalah tulisan yang akan membantu kita mempelajari kata-kata untuk mendeskripsikan makanan dalam bahasa Inggris. Yuk mari langsung kita lihat tulisannya:

  • Acid

“Acid” digunakan untuk mendeskripsikan makanan yang sangat asam.  Contoh: I am looking for some acid fruit. If you have some, please let me know. (Saya sedang mencari buah asam. Jika kamu punya, tolong beri tahu saya)

  • Acidic

Sama seperti “acid”, “acidic” juga bisa dipakai untuk menjelaskan makanan asam. Contoh:  The food tasted too acidic because she added too much vinegar to it. (Makanannya terasa terlalu asam karena dia memasukkan terlalu banyak cuka ke dalamnya)

  • Astringent

Kita menggunakan kata “astringent” untuk mendeskripsikan makanan yang agak pahit atau agak asam. Contoh: This pineapple has astringent flavor. (Nanas ini memiliki rasa agak pahit)

  • Bitter

“Bitter” berarti pahit. Contoh: Burnt food is bitter, but surprisingly some people love eating it. (Makanan gosong rasanya pahit, tetapi anehnya beberapa orang menyukainya)

  • Bitter-sweet

“Bitter-sweet” adalah kata untuk mendeskripsikan makanan yang terasa pahit dan manis sekaligus. Contoh: My favorite type of cake is the one that tastes bitter-sweet, like brownies for example. (Kue kesukaan saya adalah kue yang rasanya pahit manis, seperti brownies misalnya)

  • Creamy

“Creamy” adalah kata untuk makanan lembut yang mengandung krim atau terasa seperti mengandung krim. Contoh: Have you tried this doughnut? It’s so creamy although it doesn’t have cream in it. (Kamu sudah coba donat ini? Donatnya sangat lembut walaupun tidak ada krim di dalamnya)

  • Crumbly

Makanan yang “crumbly” adalah makanan yang mudah hancur ketika disentuh dan dimakan. Contoh: I love that they add these crumbly crackers. (Aku suka mereka menambahkan kerupuk ini)

  • Crunchy

“Crunchy” adalah untuk makanan renyah dan garing. Contoh: She brought us some crunchy chips. (Dia membawakan kita keripik renyah)

  • Fiery

Makanan yang “fiery” adalah makanan yang mengeluarkan sensasi panas ketika kita memakannya. Dnegan kata lain, “fiery” berarti “pedas”.

Contoh: Don’t eat the soup if you cannot handle fiery food. (Jangan makan sopnya jika kamu tidak bisa makan makanan pedas)

Selain itu, kita juga bisa menggunakan hotdan spicyuntuk mendeskripsikan makanan pedas. Contoh: Add some chili powder to add hot flavor. (Tambahkan bubuk cabai untuk menambah rasa pedas)

Contoh: I really like spicy food. (Saya sangat suka makanan pedas)

  • Greasy

“Greasy” berarti “berminyak”. Contoh: The smell of greasy food makes me want to vomit. (Bau makanan berminyak membuatku ingin muntah)

  • Juicy

Kata ini biasanya dipakai untuk mendeskripsikan makanan yang penuh dengan sari buah. Contoh: Where did you get this juicy apple? (Di mana kamu mendapatkan apel berair ini?)

  • Mature

“Mature” pada konteks makanan berarti matang. Digunakan untuk mendeskripsikan makanan yang dibiarkan lama untuk mengembangkan rasa yang kuat. Misalnya saja wine, cheese, tape, dsb.

Contoh: They served us mature wine. (Mereka menghidangkan kami wine matang)

  • Mild

Makanan “mild” adalah makanan yang tidak memiliki rasa kuat. Contoh: This pasta is too mild for me. Maybe we should add some more cheese? (Pasta ini rasanya tidak terlalu kuat untuk saya. Mungkin kita harus menambahkan lebih banyak keju?)

  • Mushy

“Mushy” adalah untuk mendeskripsikan makanan yang sangat lembut atau lembek. Contoh: Mom is making mushy pumpkin porridge. (Ibu sedang membuat bubur labu lembut)

  • Ripe

“Ripe” artinya matang. Contoh: We picked some ripe oranges in the garden. (Kami memetik beberapa buah jeruk matang di kebun)

  • Robust

Kita menggunakan “robust” untuk mendeskripsikan makanan dan minuman yang kaya akan rasa. Contoh: A mixture of tuna, apple, onion, and some vegetable makes a robust food. (Campuran tuna, apel, bawang, dan beberapa sayuran menghasilkan makanan yang kaya akan rasa)

  • Savory

“Savory” berarti gurih. Contoh: The chicken broth makes the dish even more savory and tastier. (Kaldu ayam membuat makanannya lebih gurih dan lebih enak)

  • Seasoned

Makanan “seasoned” adalah makanan yang diberi bumbu untuk menambah rasanya. Contoh: It tastes kind of bland for seasoned food. (Rasanya agak hambar untuk makanan berbumbu)

  • Sharp

Kata ini dipakai untuk mendeskripsikan makanan yang memiliki rasa yang kuat dan pahit. Contoh: You should try the new menu. It is sharp but delicious. (Kamu harus mencoba menu barunya. Rasanya tajam tetapi enak)

  • Sour

“Sour” berarti asam. Contoh: I have never found a lemon which is not sour. (Saya belum pernah menemukan lemon yang tidak asam)

  • Sweet

“Sweet” artinya manis. Contoh: Add some honey to the coffee to make it sweet. (Tambahkan madu ke dalam kopi untuk membuatnya manis)

  • Sweet-and-sour

Terkadang terdapat juga makanan yang rasanya asam manis. Kita bisa menggunakan “sweet-and-sour” untuk mendeskripsikannya. Contoh: Fortunately, the guests are enjoying the sweet-and-sour vegetable soup. (Untungnya, para tamu menikmati sop sayur asam manis)

  • Tart

Makanan “tart” adalah makanan yang memiliki rasa agak asam. Contoh: The grapes are kind of tart, but they are still yummy. (Anggurnya agak asam, tetapi rasanya masih enak)