sederet kamus
Search Articles
Translate: Tutorial:

Kesalahan dalam Membandingkan (Common Comparative Mistakes)

Membuat kesalahan saat mempelajari bahasa asing tentu hal yang biasa, seperti misalnya kesalahan dalam menyusun struktur sebuah kalimat. Bahkan tidak sedikit native speaker (penutur asli) juga kerap membuat kesalahan. Hal ini karena banyak orang yang  sehari-harinya lebih sering berbicara menggunakan bahasa yang tidak baku.

Salah satu kesalahan yang seringkali ditemukan yakni saat membuat kalimat perbandingan, yang membandingkan antara dua hal atau dikenal dengan comparative degree. Tidak heran sebenarnya karena perbandingan atau comparative dalam bahasa Inggris akan sedikit membingungkan jika tidak dipahami menyeluruh.

Untuk itu kali ini kami membahas tentang beberapa kesalahan yang sering terjadi saat menyusun kalimat yang membandingkan dua hal dalam bahasa Inggris, atau common comparative mistakes.

COMMON COMPARATIVE MISTAKES

1. Penggunaan superlative degree

Kesalahan pertama yang seringkali ditemukan pada comparative sentences adalah penggunaan superlative degree. Padahal keduanya sangat jelas berbeda. Comparative degree merupakan perbandingan tingkat kedua yang membandingkan dua hal, sedangkan superlative degree setingkat diatasnya yakni perbandingan ketiga yang merujuk pada perbandingan tingkat paling.

Kata kuncinya adalah, pada comparative degree ada dua hal yang dibandingkan, sedangkan pada superlative degree ada lebih dari tiga hal atau lebih yang dibandingkan.

Contoh kalimat:

  • Salah :

My brother is the smartest than me. (Saudara laki-lakiku adalah yang paling pintar dibandingkan saya)

  • Benar :

My brother is smarter than me. (Saudara laki-lakiku lebih pintar daripada saya)

  • Salah :

Between Bella and Lisa, Bella is the tallest. (Antara Bella dan Lisa, Bella adalah yang paling tinggi)

  • Benar :

Between Bella and Lisa, Bella is taller. (Antara Bella dan Lisa, Bella yang lebih tinggi)

2. Penggunaan kata “from

Mungkin banyak yang mengira bahwa kata “from” (dari) dapat menggantikan kata “than” pada kalimat perbandingan. Hal ini dikarenakan secara arti kata, kita terbiasa menggunakan kata “dari” saat membandingkan sesuatu dalam bahasa Indonesia. Kebiasaan ini akhirnya terbawa saat berbahasa Inggris.

Faktanya, saat membandingkan dua hal yang berbeda dalam bahasa Inggris, kata yang digunakan adalah “than” yang berarti “daripada”. Seperti contoh di bawah ini:

  • Salah :

Bella’s house is bigger from mine. (Rumah milik Bella lebih besar dari rumahku)

  • Benar :

Bella’s house is bigger than mine. (Rumah milik Bella lebih besar daripada rumahku)

3. Penggandaan kata

Salah satu penanda pada kalimat komparatif adalah adanya penggunaan akhiran –er ataupun penambahan kata “more” dalam susunan kalimatnya. Kesalahan berikutnya yang sering ditemukan adalah penggunaan keduanya secara bersamaan dalam sebuah kalimat komparatif.

Contoh kalimat:

  • Salah :

He is more thinner than Alex. (Dia lebih lebih kurus daripada Alex)

  • Benar :

He is thinner than Alex. (Dia lebih kurus daripada Alex)

4. Perbandingan yang Tidak Seimbang

Prinsip yang harus diketahui saat membandingkan sesuatu adalah keseimbangan. Bandingkan dua hal yang setara agar  seimbang. Seperti istilah yang terkenal yakni “apple to apple”, apel dibandingkan dengan apel dan bukannya apel dengan jeruk.

Contoh kalimat:

  • Salah :

XY café is better than AB shop. (Kafe XY lebih baik daripada toko AB)

  • Benar :

XY café is better than AB café. (Kafe XY lebih baik daripada kafe AB)

5. Tidak menggunakan akhiran –er

Salah satu ciri kalimat komparatif adalah adanya akhiran –er pada kata sifatnya. Hal ini merupakan ciri utama yang membedakannya dari kalimat positif dan superlative.

Namun sering kali masih saja ada kesalahan dengan melupakan akhiran –er pada kalimat komparatif. Sehingga jika diterjemahkan, kalimatnya akan rancu.

Contoh kalimat:

  • Salah :

Alex is happy than Bella. (Alex bahagia daripada Bella)

  • Benar :

Alex is happier than Bella. (Alex lebih bahagia daripada Bella)

6. Tidak menggunakan akhiran –ly untuk adverbs (kata keterangan)

Selain adjectives atau kata sifat yang mendapatkan perlakuan komparatif, adverbs atau kata keterangan juga dapat diperlakukan demikian.

Meskipun begitu, keduanya berbeda jika dimasukkan dalam sebuah kalimat komparatif. Kata sifat akan mendapatkan akhiran –er, sedangkan kata keterangan mendapatkan akhiran –ly. Tidak lupa dengan menambahkan kata “more” sebelum kata keterangan tersebut yang menandakan bahwa kalimat tersebut merupakan perbandingan antara dua hal.

Contoh kalimat :

  • Salah :

Lisa seems more sweet than Bella. (Dia kelihatan lebih manis daripada Bella)

  • Benar :

Lisa seems more sweetly than Bella. (Lisa kelihatan lebih  manis daripada Bella)

7. Tidak menggunakan kata “more

Penggunaan “more” selain digunakan sebelum adverb atau kata keterangan pada kalimat komparatif, “more” juga digunakan pada kata sifat yang memiliki lebih dari satu suku kata, seperti kata beautiful (cantik) dan expensive (mahal).

Untuk itu penting Anda mengetahui suku kata pada sebuah kata agar tidak keliru saat membuat kalimat komparatif.

Contoh kalimat:

Salah :

She is beautiful than her sister. (Dia cantik daripada saudara perempuannya)

  • Benar :

She is more beautiful than her sister. (Dia lebih cantik daripada saudara perempuannya)

8. Kesalahan pada Kata Sifat Tidak Beraturan

Kalimat perbandingan juga menggunakan kata sifat yang tidak beraturan. Dimana kita ketahui bersama kata sifat tidak beraturan berarti perubahan katanya tidak mengikuti pakem yang ada yakni dengan penambahan akhiran –er, ataupun more.

Kata sifat tidak beraturan perlu dihapalkan karena akan mengalami perubahan mulai dari kalimat positif ke kalimat komparatif sampai ke kalimat superlative.

Contoh kalimat:

  • Salah :

His house is more far than my house. (Rumahnya lebih jauh daripada rumahku)

  • Benar :

His house is farther than my house. (Rumahnya lebih jauh daripada rumahku)