sederet kamus
Translate: Tutorial:

Mengenal Ungkapan No Hard Feelings, Arti dan Penggunaannya

Ungkapan No Hard Feelings cukup sering didengar pada kehidupan sehari-hari dan biasanya digunakan dalam konteks yang agak santai. Ungkapan ini bukan saja digunakan oleh para native speaker Bahasa Inggris, namun sudah banyak juga dipakai oleh orang-orang di penjuru dunia termasuk di Indonesia. Ungkapan No Hard Feelings juga banyak digunakan pada berbagai postingan di media sosial.

Tapi sebenarnya apa arti dari ungkapan No Hard Feelings itu sendiri? Dan untuk apa saja dan pada konteks mana saja ungkapan No Hard Feelings ini bisa digunakan?

Langsung saja kita bahas lebih rinci mengenai ungkapan No Hard Feelings ini, ya!

Arti No Hard Feelings

Pertama tentu saja kita harus memahami apa arti dan makna dari ungkapan No Hard Feelings itu sendiri. Ungkapan ini dalam Bahasa Inggris sendiri sebenarnya merupakan frasa informal atau bahasa percakapan. Hal ini berarti No Hard Feelings memang bukan frasa formal, tapi banyak digunakan dalam percakapan langsung pada kegiatan sehari-hari.

No Hard Feelings dapat diartikan dengan tidak ada perasaan tidak enak, marah, kecewa, atau sakit hati. Jadi orang yang mengucapkan No Hard Feelings ini menunjukkan bahwa ia tidak memiliki perasaan yang tidak enak kepada orang lain. Ungkapan ini juga dapat diartikan bahwa orang yang mengucapkannya tidak merasa tersinggung atas suatu kejadian atau tindakan dari orang lain.

Penggunaan No Hard Feelings

Ungkapan No Hard Feelings dapat digunakan pada berbagai konteks percakapan. Untuk dapat menggunakannya dengan tepat, kita harus mengetahui dengan baik apa bagaimana kondisi yang sedang terjadi. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan ungkapan No Hard Feelings dalam percakapan:

Menegaskan Tidak Ada Perasaan Tidak Enak

Penggunaan ungkapan No Hard Feelings banyak diterapkan pada konteks yang satu ini, dimana orang yang memakainya menggunakan ungkapan ini untuk dirinya sendiri. Orang ini yang menggunakan ungkapan No Hard Feelings untuk menunjukkan bahwa ia tidak memiliki perasaan tidak enak.

Ungkapan ini digunakan untuk meyakinkan orang lain bahwa ia baik-baik saja atas suatu kejadian atau tindakan tertentu yang diterimanya. Ungkapan No Hard Feelings juga dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa ia tidak merasa kecewa atas sesuatu yang menimpa dirinya. Misalnya adalah seperti kalimat ini:

  • It doesn’t mind. I am really okay and there are no hard feelings. (Itu bukan masalah. Aku baik-baik saja dan tidak ada perasaan yang tidak enak.)
  • I hear your test result didn’t turn out well. I’m sorry for that.(Aku dengar hasil tes kamu tidak bagus. Aku ikut bersedih akan hal itu.)
  • Well, that’s true. But I have no hard feelings about it. Next time I’ll do better. (Yah, memang benar. Tapi aku tidak merasa kecewa akan hal itu. Lain kali aku akan berusaha lebih baik)

Memastikan Lawan Bicara Tidak Merasa Tidak Enak

Ungkapan No Hard Feelings juga dapat digunakan untuk memastikan lawan bicara tidak memiliki perasaan tidak enak atas sesuatu yang kita lakukan. Ungkapan ini lebih seperti berharap bahwa lawan bicara tidak menjadi kesal, marah, atau tersinggung. Misalnya pada kalimat seperti ini.

  • As decided from the panels, we must exclude your group from this tournament. So I am asking for your understanding and I hope there are no hard feelings about it. (Sesuai yang sudah diputuskan oleh para juri, kami harus mengeluarkan kelompok Anda dari perlombaan ini. Jadi saya harap pengertiannya dan semoga tidak ada perasaan tidak enak atas hal ini.)
  • I didn’t mean to left you yesterday, but the bus picked me faster than usual. No hard feelings, right? You understand, right? (Aku tidak bermaksud meninggalkan kamu kemarin, tapi busnya menjemput lebih cepat dari biasanya. Kamu nggak marah, kan? Kamu ngerti, kan?)

Menunjukkan Tidak Adanya Perasaan Tidak Enak Sebagai Pihak Ketiga

Selain digunakan secara langsung oleh orang pertama dan orang kedua dalam sebuah percakapan, ungkapan No Hard Feelings juga dapat digunakan sebagai perwakilan atas pihak ketiga. Jadi orang tersebut menggunakan ungkapan ini untuk menjelaskan bahwa apa yang dirasakan oleh orang ketiga, yang tidak bersama mereka.

Misalnya seperti dalam kalimat dibawah ini.

  • Laura told me about it. She understand that you can’t help it and you didn’t mean to left her at the school. So she said that she had no hard feelings for you and others. (Laura menceritakan padaku. Dia mengerti kalau kamu tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bermaksud meninggalkan dia di sekolah. Jadi dia bilang kalau dia tidak sakit hati padamu dan anak-anak yang lain.)

Kesalahan Penulisan No Hard Feelings

Meskipun cukup sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, ternyata masih banyak terjadi kesalahan penulisan dari ungkapan No Hard Feelings. Terutama oleh para pengguna ungkapan yang bukan native speaker Bahasa Inggris seperti di Indonesia. Berikut adalah dua kesalahan penulisan yang sering terjadi dalam penggunaan ungkapan No Hard Feelings:

  • No Hurt Feelings

Jika diucapkan dalam kata-kata, mungkin No Hard Feelings dan No Hurt Feelings tidak terdengar begitu berbeda. Apalagi kata hard dan hurt dalam Bahasa Inggris terdengar cukup mirip satu sama lain. Selain itu, kata hurt (sakit, terluka) juga sering dikira sebagai padanan yang tepat untuk menunjukkan bahwa tidak ada perasaan tidak enak, sakit hati, atau kecewa.

  • No Heart Feelings

Sama seperti kata hurt, kata heart juga terdengar agak mirip dengan kata hard jika dari segi pelafalan atau pengucapan secara lisan saja. Kata heart (hati, perasaan) juga dianggap menjadi kata yang cocok untuk menggambarkan ada atau tidak adanya perasaan tidak enak dan sakit hati. Jadi kadangkala masih ada orang yang menggunakan kata heart, menjadi No Heart Feelings.

Tapi perlu diingat bahwa dalam Bahasa Inggris sendiri tidak ada ungkapan No Hurt Feelings atau No Heart Feelings. Ungkapan yang benar untuk menunjukkan tidak ada perasaan tidak enak, sakit hati, kecewa, dan lain sebagainya adalah No Hard Feelings. Jadi jangan sampai salah menggunakan ungkapan dan pakai istilah yang tepat, ya!