sederet kamus
Translate: Tutorial:

Menyela dengan Sopan (How to Interrupt Someone Politely in English)

Pernahkan Anda mengalami keinginan untuk menginterupsi seseorang. Bisa saat menelpon atau meeting. Walau berkesan tidak sopan menyela perkataan orang lain namun ada saat-saat tertentu dimana kita tidak punya pilihan lain selain memotong pembicaraan yang sedang berlangsung.

Interupsi Yang Sopan

Bisakah kita melakukannya dengan sopan dan santun? Masalah menyela perkataan orang lain adalah hal yang sensitif. Karena sebenarnya yang dapat menilai sopan atau tidak adalah lawan bicara yang kita sela.

Secara umum hal ini termasuk tidak sopan, bukan?

Apakah kuncinya?

Lakukanlah dengan memakai kata, kalimat dan ekspresi yang santun. Bila sudah mennggunakannya dan masih dianggap tidak sopan, Anda tidak dapat menghindarinya. Ada saja orang yang tidak dapat menerima orang lain mengalihkan pembicaraan dengan apapun alasannya.

Secara umum, interupsi dapat diterima dengan disertai penjelasan dan dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa interupsi sangat perlu dilakukan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengela perkataan seseorang dengan sopan dalam Bahasa Inggris.

How to Interrupt Someone Politely in English

Berikut adalah beberapa ekspresi yang dapat digunakan saat ingin mengiterupsi pembicaraan. Kata-kata berikut dapat dipakai menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berbeda.

  • Menyampaikan Pesan

Anda sedang dalam rapat dan suasana sangat serius. Sayangnya Anda perlu meninggalkan pertemuan secepat mungkin. Gunakan kalimat berikut.

Kalimat Interupsi

    • I hate to interrupt (saya tidak ingin menginterupsi)
    • Excuse me. I’m so sorry to interrupt but…(maaf. Saya sangat menyesal untuk menyela, tapi)
    • I don’t like to interrupt, but .. (saya tidak suka memotong pembicaraan tapi..)
    • Pardon me. Can I just interrupt you for one second? (maafkan saya. Bisakah saya mengganggu sebentar saja?)

Kalimat Alasan

    • But the boss is waiting for the result as soon as possible (tapi boss sedang menunggu hasilnya secepat mungkin)
    • I have another meeting with other division (saya punya janji dengan divisi lain)
    • We only have twenty minutes before lunch break (kita hanya punya waktu dua puluh menit sebelum istirahat makan siang)
    • The manager need everyone at the meeting room in ten minutes (manager ingin semua datang kerung pertemuan dalam waktu sepuluh menit)

Contoh Dialog

Dialog 1

X : Excuse me, I hate to interrupt. (maaf saya tidak ingin menyela)

Y : What is is Anna? (Ada apa Anna?)

X : Before we end the meeting, the head of manager would like to have a minute of our time before we heading for lunch (sebelum kita mengakhiri pertemuan, Pak Kepala Manager ingin meminta waktu sebentar sebelum kita istirahat makan siang)

Y : Sure, That will not be a problem (tentu saja. Itu tidak jadi masalah)

Dialog 2

A : Sorry ms Chandler. I dont like to be rude. But I have to call other people after giving you the message from Finance Department (Maaf Nona Chandler. Saya tidak ingin berlaku tidak sopan. Sayang sekali saya harus menelpon orang lain setelah menyampaikan pesan dari Bagian Keuangan untuk Anda)

Y : Oh I am sorry. You must be very busy (maaf sekali. Kamu pasti sedang sibuk sekali)

A : I would love to talk to you later. I will call you OK (saya tentu sangatsenang berbincang-bincang dengan Anda. Saya akan menelpon lagi nanti ya. Ok)

Y : Sure. I wil be waiting (tentu saya akan menenantikan telpon Anda)

  • Mengakhiri Percakapan

Percakapan yang seru kadang membuat orang lupa waktu. Kalau saat itu terjadi dan ada yang ingat dengan kegiatan lain yang perlu dilakukan dapat memotong pembicaraan dan mengundurkan diri dari perbincangan.

Kalimat Interupsi

    • I am trully sorry. But I am afraid i have to interrupt you (saya benar-benar minta maaf. Sayangnya saya harus menginterupsi Anda)
    • May I say something really fast (bisakah saya mengatakan sesuatu dengan cepat?
    • It has been a great talk, I am sorry for inturrupting like this (ini adalah pembicaraan yang menyenangkan. Sayang sekali saya harus mempersingkat seperti ini)

Kalimat Alasan

    • I’m must get going if I want to make it to the other meeting on time (saya harus segera pergi sekarang bila ingin sampai ke pertemuan berikutnya tepat waktu)
    • I hate for leaving. But my ride has arrived (saya sangat menyesal harus pamitan lebih dahulu. Jemputan saya sudah tiba)
    • It has been a long time since we talked. Unfortunately I am waiting for a very important call. Can I call you later? (kita sudah lama tidak berbicara. Sayangnya sayang sedang menunggu telpon yang sangat penting. Dapatkan saya menelpon Anda nanti?)

Contoh Dialog

A : Sorry. I think I have to interrupt you. (maaf. Sepertinya saya harus menginterupsi perbincangan ini)

B : Is there something wrong Alena? (Apakah ada sesuatu yang salah. Alena?)

A : Oh no. I hate to end this great dialogue. It has been inspiring. However, I have another meeting woth other team (Oh tidak. Saya tidak ingin mengakhiri perbincangan seru ini. Percakapan kita sangat menginspirasi. Sayangnnya saya memiliki janji dengan tim lain)

B : Oh thank ok. I will email you the meeting’s result (oh. Tidak apa-apa. Saya akan mengirim email untuk memberitahu hasil dari meetingnya)

  • Bertanya atau memperjelas sesuatu

Sulit untuk menanyakan sesuatu kalau tidak langsung dilakukan saat sedang dibahas. Cara terbaik adalah melakukan interupsi untuk mendapatkan jawaban dengan segera selagi topik bahasan masih relevan.

Kalimat Interupsi

    • Can I interrupt you for a minute? (bisakah saya menginterupsi sebentar)
    • I am sorry. I think I have you interrupt you (maaf. Sepertinya saya harus menginterupsi perkataan Anda)
    • Wait one minute. Sorry for the interruption but there is something that I dont understand. (sebentar. Maaf saya harus menyela percakapan tapi sepertinya ada sesuatu yang saya tidak pahami)

Kalimat Alasan

    • What do you mean there is no outing this year? (apakah yang Anda maksud dengan tidak ada outing tahun ini?)
    • I need your clarification about the seminar this month (saya butuh klarifikasi Anda untuk Seminar bulan ini)
    • Could you please elaborate your statement about there will be no funding for the rest of the year? (bisakah Anda memperjelas pernyataan Anda tentang tidak ada dana untuk sisa tahun ini?

Contoh Dialog

Anna: I am sorry, Susan. I need to stop you right there. What do you mean we need to cancel the show? (maaf, Susan. Saya perlu menghentikan Anda sebentar. Apa maksudnya kalau kita harus membatalkan pertunjukkannya?”

Susan : Yes, This is a hard decision. However, We didnt have the permit from the local goverment (Ya. Ini adalah keputusan yang sangat sulit. Kami tidak mendapatkan ijin dari pihak pemerintah lokal.)

Anna : So, Let me get this straight. We will not be performing? (Jadi, Saya coba pemperjelasnya. Kita tidak akan tampil?)

Susan : We will not perform this month in Surabaya. We will let you know as soon as there is any news. (Kami tidak akan tampil di bulan ini di Surabaya. Kami akan mengabari Anda segera setelah ada berita.)

  • Ikut Suatu percakapan

Percakapan yang sedang berlangsung bisa menarik perhatian orang lain untuk turut dalam pembicaraan. Berikut adalah caranya memasuki percakapan yang sudah berlangsung.

Kalimat Interupsi

    • Sorry I cant help overhearing. Can I jump in? (maaf saya tidak sengaja mendenganr percakapan kalian. Apakah saya bisa ikut pembicaraannya?)
    • Sorry can I join your conversation? (maaf bisakah saya ikut percakapan kalian?)
    • Excuse me. I hope I am not too forward. You have a very interesting talk (maaf. Semoga saya tidak keterlaluan. Kalian membicarakan suatu hal yang sangat menarik)

Kalimat Alasan

    • Is it ok if I talk with you guys? (Apakah tidak masalah bila saya ikutan percakapannya?)
    • Can I sit and talk with everybody? (dapakan saya duduk dan berbicara dengan semua orang?)

Contoh Dialog

Dialog 1

A : Sorry, I overhearing you talk about Relation Officer. Can I join in? (maaf. Saya mendengar kalian berbicara tentang Relation officer. Apakah saya bisa ikutan?)

B : Well. Of course. The more the merrier (tentu saja. Semakin banyak tentu semakin seru)

Dialog 2

X : Excuse me. Can i jump in. I am interested with you are talking about (maaf. Bisakah saya ikut percakapan kalian. Saya sangat tertarik dengan apa yang dibicarakan)

Y : Sure. We have no problem (tentu. Kami tidak keberatan)

  • Mengekspresikan Pendapat

Ingin menyela karena ingin mengutarakan pendapat yang menetang atau mendukung opini sebelumnya? Lakukan dengan sopan dengan memakai kalimat seperti berikut ini.

Kalimat Interupsi

    • Sorry to interrupt, but there is something that I need to say (maaf untuk memotong pembicaraan. Tapi ada sesuatu yang saya perlu katakan)
    • Before we move on, Can I just interrupt you a bit? (sebelum kita beralih pembicaraan. Bisakah saya menginterupsi sebentar saja?)
    • Excuse me, sorry for cutting in, but i really need to say something (maaf, sudah memotong pembicaraan. Tapi saya sangat perlu untuk mengatakan sesuatu)
    • Is it ok if I say something? (bisakah saya mengatakan sesuatu?)

Kalimat Alasan

    • I have a different point of view about your opinion (saya punya pendapat lain dari opini Anda)
    • I agree with what you have said before (Saya setuju dengan perkataan Anda sebelumnya)
    • I think we can stick to the plan if we do some adjustment (Saya rasa kita dapat mempertahankan rencananya bila kita melakukan beberapa penyesuaian)

Contoh Dialog

Dialog 1

A : Sorry, Can I say something really quickly? (Maaf, bisakah saya mengatakan sesuatu dengan cepat?)

B : Sure, by all means (tentu saja)

A : I dont agree with you. There is time to make the praperation (saya tidak setuju dengan Anda. Masih ada waktu untuk melakukan persiapan)

Dialog 2

A : Before we move on, Can I interrupt a bit? I think what you are saying is totally on point (sebelum kita berpindah pokok pembicaraan. Bisakah saya menyela Anda sebentar? Saya rasa perkataan Anda sangat benar)

B : Thank you so much. (terima kasih banyak)

A : We can have the budget ready if everyone work together (kita dapat mempersiapkan dananya bila semua orang bekerjasama)

Itulah beberapa kalimat dan ekspresi yang dapat dipakai untuk interupsi orang lain dalam Bahasa Ingggris secara sopan. Percakapan informal lebih mudah untuk menggunakan ekspresi interupsi dibandingkan situasi formal. Pastikan kalimat untuk interupsinya karena dapat disesuaikan sesuai dengan masalah yang Anda ingin sampaikan   akan menyela percakapan.