sederet kamus
Translate: Tutorial:

Penggunaan Artikel “the” dalam Bahasa Inggris

Di dalam bahasa Inggris terdapat artikel “a”, “an”, dan “the”.  “A” dan “an” adalah artikel indefinite, sedangkan “the” adalah artikel definite. Kali ini kita akan fokus mempelajari penggunaan artikel “the” terlebih dahulu. Yuk kita langsung lihat saja pembahasannya.

Mutual Reference

Ingatlah bahwa artikel “the” adalah artikel definite alias pasti, jelas, dan spesifik. Itulah mengapa penggunaannya hanya untuk mengacu pada sesuatu yang kita dan lawan bicara kita sudah tahu secara spesifik. Contoh:

  • Can I have the candy? (Bolehkah saya minta permennya?) –> lawan bicara tahu permen mana yang dimaksudkan pembicara tersebut, dan pembicara meminta satu permen spesifik tersebut
  • Anna and John are talking about the cat. (Anna dan John sedang membicarakan kucing itu) –> lawan bicara tahu kucing mana yang dimaksudkan oleh pembicara. Hanya ada seekor kucing spesifik yang sedang dibicarakan oleh Anna dan John

Mari kita bandingkan dengan contoh berikut ini:

  • Can I have a candy? –> penggunaan artikel “a” pada “a candy” mengindikasikan bahwa tidak ada satu permen spesifik yang diminta oleh si pembicara. Permen pada kalimat ini adalah permen secara umum sehingga si lawan bicara boleh memberikan si pembicara permen manapun
  • Anna and John are talking about a cat. –> lawan bicara tidak tahu kucing mana yang dimaksud oleh si pembicara. Kucing di sini adalah seekor kucing secara umum

Second Mention

Penggunaan “the” selanjutnya adalah pada second mention atau penyebutan kedua. Maksudnya adalah sesuatu boleh menggunakan “the” di depannya apabila sesuatu tersebut sudah disebutkan sebelumnya. Contoh:

  • Jake was going to propose his girlfriend with a ring. Unfortunately, he lost the ring. (Jake akan melamar kekasihnya dengan cincin. Sayangnya, dia kehilangan cincinnya)
  • There was a car accident on ABC Street. The accident was due to cell phone use. (Ada kecelakaan mobil di Jalan ABC. Kecelakaan tersebut diakibatkan oleh penggunaan telepon genggam)
  • I went to a hospital When I was in the hospital, a woman smiled at me. It turned out that the woman was my mom’s friend. (Saya pergi ke rumah sakit kemarin. Ketika saya di rumah sakit, seorang wanita tersenyum kepada saya. Ternyata wanita tersebut adalah temannya ibu saya)

The Only One

Kita juga bisa menggunakan “the” untuk merujuk sesuatu yang hanya ada satu saja. Penggunaan “the” pada sesuatu jenis ini dibolehkan walaupun sesuatu tersebut belum disebutkan sebelumnya atau lawan bicara kita belum mengetahuinya. Contoh:

  • I was jogging in the park. (Saya jogging di taman) –> di daerah tersebut hanya ada satu taman
  • To get to Building A, you can go straight and then turn left. The building is right next to the seafood restaurant. (Untuk menuju ke Gedung A, Anda bisa lurus kemudian belok kiri. Gedungnya ada tepat di sebelah restoran hidangan laut) –> hanya ada satu restoran hidangan laut di daerah tersebut, jadi harus menggunakan “the” walaupun lawan bicara tidak pernah tahu restoran itu sebelumnya

Particular Noun

Gunakanlah “the” pada kalimat atau klausa yang mana kita bisa mengidentifikasi seseorang atau sesuatu tertentu. Contoh:

  • The girl whose skirt is yellow is my sister. (Perempuan dengan rok berwarna kuning itu adalah saudari saya) –> kita bisa langsung mengidentifikasi perempuan mana yang dimaksud kalimat ini, yakni perempuan yang mengenakan rok kuning
  • She is the teacher who gave me an F in math. (Dia adalah guru yang memberikan saya nilai F di matematika) –> kalimat ini jelas menjabarkan guru mana yang dimaksud, yakni guru yang memberikan nilai F pada pelajaran matematika
  • Who parked the blue car in front of the gate? (Siapa yang memarkirkan mobil biru di depan gerbang?) –> kita bisa tahu mobil biru mana yang dimaksud, yakni mobil biru yang parkir di depan gerbang

Unique Objects

Terdapat objek unik yang memang harus selalu diikuti oleh “the”. Objek tersebut di antaranya adalah:

  • The moon (bulan)
  • The sun (matahari)
  • The earth (bumi)
  • The sea (laut)
  • The sky (langit)
  • The North Pole (Kutub Utara)
  • The world (bumi)
  • The equator (khatulistiwa)
  • The internet (internet)
  • The Northern Star (Bintang Utara)

Contoh dalam kalimat:

  • The moon shines brightly tonight. (Bulan bersinar terang malam ini)
  • When I look at the sky, I remember your kindness. (Ketika aku melihat langit, aku teringat kebaikanmu)
  • I was wondering what the world would be without the internet. (Aku bertanya-tanya bumi akan seperti apa tanpa internet)

Superlatives and Ordinal Numbers

“The” juga selalu digunakan sebelum superlative atau ordinal numbers.

Superlative adalah adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan) yang mengekspresikan tingkat level perbandingan “paling” atau “ter-“. Misal: the highest (paling tinggi), the smartest (terpintar), the most handsome (paling tampan), dsb. Contoh dalam kalimat:

  • Usain Bolt is the fastest runner in the world. (Usain Bolt adalah pelari tercepat di dunia)
  • She is the kindest (Dia adalah orang yang paling baik)
  • I’m the shortest (Aku adalah anak terpendek)

Ordinal numbers adalah nomor yang menyatakan urutan atau tingkatan. Misal: the first (pertama), the seventh (ketujuh), the last (terakhir), dsb. Contoh dalam kalimat:

  • I’m the first kid in my family. (Aku adalah anak pertama di keluargaku)
  • The last chapter of this book is missing. (Bab terakhir buku ini hilang)
  • We won the third (Kami memenangkan urutan ketiga)

Group of People

Kita bisa menggunakan “the” sebelum adjective (kata sifat) untuk mengacu pada sekelompok orang. Contoh:

  • We should give our money to the needy. (Kita harus memberikan uang kita kepada yang membutuhkan)
  • I think the rich should contribute more to ease poverty. (Menurutku orang kaya harus berkontribusi lebih untuk menghapuskan kemiskinan)
  • The English are enjoying their breakfast. (Orang-orang Inggris menikmati sarapan mereka)

Decades

“The” juga dipakai di depan dekade. Contoh:

  • That outfit was popular in the seventies. (Pakaian itu populer di tahun tujuhpuluhan)
  • He was born in the nineties. (Dia lahir tahun sembilanpuluhan)
  • The sculpture is from the 1850’s. (Patung ini berasal dari tahu 1850an)

With “Only”

Sesuatu yang dimulai dengan kata “only”, harus didahului oleh “the”. Contoh:

  • The only person who understands me is my mother. (Satu-satunya orang yang memahami saya adalah ibu saya)
  • Sarah is the only girl who joins the football team. (Sarah adalah satu-satunya perempuan yang bergabung dengan tim sepak bola)
  • This is the only book that I have enjoyed so far. (Ini adalah satu-satunya buku yang aku nikmati sejauh ini)

Geographical Areas

Gunakan “the” sebelum area goegrafi, seperti the Middle East, the West, the East, dsb. Selain itu, “the” juga untuk nama sungai, pegunungan, sekelompok pulau, sekelompok danau, kanal, gurun, hutan, teluk, dan laut. Contoh:

  • I think I would die if I were alone in the Sahara. (Menurut saya, saya akan meninggal jika saya sendirian di gurun Sahara)
  • The ship lost in the Atlantic. (Kapal itu hilang di samudra Atlantik)
  • She is planning to hike across the Andes. (Dia berencana untuk berkelana alam di pegunungan Andes)
  • Sadly, there are still many who throw garbage in the Ciliwung. (Sayangnya, masih bnayak orang yang membuang sampah di sungai Ciliwung)

Countries

Ingatlah bahwa nama negara tidak boleh menggunakan “the” di depannya. Meskipun begitu negara dengan nama plural, seperti the Philippines, the Netherlands, dsb boleh menggunakan “the”. Negara dengan menggunakan kata “states”, “republic, atau “kingdom” juga harus menggunakan “the”. Misal: the United States, the United Kingdom, the People’s Republic of China, dsb.

Contoh dalam kalimat:

  • We have lived in the Philippines for five years. (Kami sudah tinggal di Filipina selama lima tahun)
  • They are from the United Kingdom. (Mereka berasal dari Britania Raya)
  • Dolores doesn’t know where the United States of America is in the map. (Dolores tidak tahu letak Amerika Serikat di peta)

Famous Buildings

Penggunaan “the” selanjutnya adalah sebelum nama bangunan terkenal, museum, landmark, monumen, dan karya seni. Contoh:

  • We didn’t visit the Eiffel Tower when we were in Paris because we didn’t have much time. (Kami tidak mengunjungi Menara Eiffel ketika berada di Paris karena kami tidak memiliki banyak waktu)
  • We stayed at a hotel near the National Monument. (Kami tinggal di hotel dekat Monumen Nasional)
  • The Museum of Art is not open for public this Friday. (Museum Seni tidak dibuka untuk umum hari Jumat ini)
  • If we want to see the real Mona Lisa, we should visit the Louvre (Jika kita ingin melihat lukisan Mona Lisa yang asli, kita harus mengunjungi museum Louvre)

Hotels, Restaurants, and Pubs

Penggunaan “the” selanjutnya adalah di depan nama hotel, restoran, atau pub. Contoh:

  • We are staying at the Ritz. (Kita akan tinggal di hotel Ritz)
  • They are celebrating their victory at the Sea Cuisine. (Mereka merayakan kemenangan mereka di restoran Sea Cuisine)
  • I work at the Park Central Hotel as a receptionist. (Saya bekerja di Hotel Park Central sebagai resepsionis)

Akan tetapi, jangan pernah menggunakan “the” untuk hotel, restoran, atau pub yang bernama pemiliknya. Contoh:

  • We had our lunch at Maya’s. (Kami makan siang di Maya’s)
  • Daniel’s Hotel is on ABC Street. (Hotel Daniel ada di Jalan ABC)

Families

Gunakan “the” untuk nama keluarga. Contoh:

  • The Kardashians spent their holiday in Maldives. (Keluarga Kardashian menghabiskan liburan mereka di Maladewa)
  • We are invited by the Potters for dinner. (Kami diundang oleh keluarga Potter untuk makan malam)
  • The Smiths have been kind to us. (Keluarga Smith baik kepada kami)

Newspaper

Terakhir, gunakan “the” ketika menyebutkan nama koran. Contoh:

  • I learned the news from the Jakarta Post. (Saya mengetahui beritanya dari koran Jakarta Post)
  • He tried to apply for an editor position in the New York Times. (Dia mencoba melamar sebagai penyunting di koran New York Times)
  • I read it in the Kompas that Mr. Y was caught red-handed bribing persecutor H. (Saya baca di koran Kompas bahwa Pak Y tertangkap basah menyuap jaksa H)

Demikianlah pembahasan tentang penggunaan “the” dalam bahasa Inggris. Rajin-rajinlah berlatih dan mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari agar kita lebih mudah memahaminya dan terbiasa menggunakannya.