sederet kamus
Translate: Tutorial:

Percakapan Mendeskripsikan Sebuah Tren Peningkatan/Penurunan

Pada bab kali ini, kita akan belajar tentang istilah-istilah dalam bahasa Inggris yang biasa digunakan untuk mengungkapkan tren, biasanya saat menjelaskan suatu grafik atau bagan, berikut contoh penggunaannya dalam dialog singkat.

Sales Manager:“Hello, please have a seat.  My name is Brent Jenson.  Starting from today, i’m your new Sales Manager.” (Halo, silakan duduk.  Nama saya Brent Jenson.  Mulai hari ini, saya adalah Manajer Penjualan yang baru.)

Patricia: “Hello Sir, pleased to meet you.  I’m Patricia Thomson.  I’m a senior staff in Sales Department.” (Halo Pak, senang bertemu dengan anda.  Nama saya Patricia Thomson.  Saya adalah staf senior di Departemen Penjualan.)

Sales Manager: “Patricia, I want to see 2016 – 2018 sales report”  (Patricia, saya ingin melihat laporan penjualan tahun 2016 – 2018.)

Patricia: “Here they are, Sir.” (Ini laporannya, Pak.)

Sales Manager: “Thank you.” (Terima kasih. Manajer penjualan pun mempelajari laporan yang diberikan oleh stafnya itu.

Sales Manager: “Hmm… from 2016 – 2017 we had a pretty steady sales around 240.000 – 245.000 units per month, but it suddenly dropped in 2017 to 195.000 – 200.000 units per month.” (Hmm…dari tahun 2016 – 2017, kita memiliki catatan penjualan yang cukup stabil sekitar 240.000 – 245.000 unit per bulannya, tapi pada 2017 tiba-tiba lalu menurun menjadi sekitar 195.000 – 200.000 unit per bulan.)

Patricia: “That’s right, sir.” (Betul sekali, Pak.)

Sales Manager: “How could it happen?” (Kok bisa terjadi seperti itu?)

Patricia: “Our main competitor had a massive promotions that year, so a lot of our loyal customer switch to using their product.” (Perusahaan pesaing utama kita mengadakan promosi besar-besaran pada tahun itu, sehingga banyak dari pelanggan setia kita yang beralih menggunakan produk mereka.)

Sales Manager: “Hmmm… I see … beside that, what do you think caused the decline?” (Hmm…begitu ya… nah selain itu, menurutmu apa lagi yang menyebabkan penurunan tersebut?)

Patricia: “Well…it’s just my opinion, sir.  But, I think our lack of innovation could be one of the reason.  We barely bring something new to the table.  Maybe that’s why some of our customer decide to try other products.” (Yah…sebenarnya ini sih hanya pendapat saya saja, Pak. Tapi mungkin tidak adanya inovasi baru dari produk kita bisa menjadi salah satu penyebabnya.  Kita hampir tidak pernah menawarkan sesuatu yang baru.  Mungkin itu sebabnya beberapa pelanggan kita memutuskan untuk mencoba produk lainnya.)

Sales Manager: “Yeah … actually it does make sense.” (Ya, itu memang masuk akal juga sih.)

Patricia: “But if you look at 2018 sales record, our sales were gradually increasing.” (Tapi jika anda lihat catatan penjualan tahun 2018, penjualan kita secara bertahap mulai meningkat.)

Sales Manager: “How come?” (Kok bisa?)

Patricia: “Our research proved that it happened because a lot of customer realized that competitor’s quality was not as good as our products.  So they changed their minds, and then go back to using our product.” (Penelitian kita membuktikan bahwa itu terjadi karena banyak pelanggan menyadari bahwa kualitas pesaing tidak sebagus produk kita. Jadi mereka berubah pikiran, dan kemudian kembali menggunakan produk kita.)

Sales Manager: “So, it proves that we have an upper hand to our competitor.” (Jadi hal itu membuktikan bahwa kita masih lebih unggul dibandingkan pesaing kita.)

Patricia: “That’s right, sir.” (Betul sekali, Pak.)

Sales Manager: “What about this year’s sales result?” (Lalu bagaimana dengan hasil penjualan tahun ini?)

Patricia: “In the first semester, our sales were quite stable at 235,000-250,000 units per month.  And for the second term, up until last month, our sales slowly rise to 240.000 – 255.000 units per month.” (Pada semester pertama, penjualan kita cukup stabil, dan berada pada angka 235.000-250.000 unit per bulan.  Untuk periode kedua, hingga bulan lalu, penjualan kita perlahan naik menjadi 240.000 – 255.000 unit per bulan.)

Sales Manager: “Hmm…okay then. I’ve already got the big picture.  I’ll analyze this data further. Meanwhile, please collect sales data of previous years. I want to know every year’s trend development.” (Hmm..baiklah kalau begitu. Saya sudah mendapatkan gambaran umumnya. Nanti akan saya analisa lebih lanjut data-data ini.  Sementara itu, tolong kumpulkan data-data penjualan tahun-tahun sebelumnya.  Saya ingin mengetahui perkembangan tren setiap tahunnya.)

Patricia: “Alright, sir.” (Baik, Pak.)

Sales Manager: “Also, tell all staff from sales department that I want to meet them tomorrow. Ask them to prepare their report.” (Oh ya, tolong juga bilang staf lainnya di departemen penjualan, kalau saya ingin bertemu mereka semua besok.  Katakan agar mereka menyiapkan laporannya masing-masing.)

Patricia: “Very well, Sir.” (Baik, Pak.)

Sales Manager: “Okay, I think that’s all for now. You may go back to your office. (Baik kalau begitu, itu saja untuk saat ini. Silakan kembali ke ruangan anda.)

Patricia: “Thank you. Sir.” (Terima kasih, Pak.)

Daftar Istilah Untuk Mendeskripsikan Tren Peningkatan 

Rise , Jump, Grow, Climb, Go up, Increase, Rocket

Daftar Istilah Untuk Mendeskripsikan Tren Penurunan

Fall, Drop, Decline, Decrease, Go down, Plunge, Plummet

Daftar Istilah Untuk Mendeskripsikan Kondisi Tetap

Stay, Remain, Constant, Steady, Maintain, Stable

Daftar Istilah Untuk Mendeskripsikan Bagaimana Perkembangan Suatu Tren

Rapidly, Sharply, Quickly, Steeply, Considerably, Significantly, Substantially, Steadily, Gradually, Moderately, Slightly, Slowly, Suddenly