sederet kamus
Translate: Tutorial:

Percakapan Singkat Inggris Tentang: Permintaan Maaf

Melakukan percakapan Bahasa Inggris sehari-hari tidak selalu berjalan mulus. Kita bisa melakukan kesalahan dan menyinggung perasaan orang lain. Terutama bila kamu baru saja belajar Bahasa Inggris percakapan. Untuk situasi seperti itu kamu tentu perlu meminta maaf, coba pelajari ulasan berikut ini.

Asking and Giving Apology – Permintaan Maaf

Kata maaf adalah hal lumrah dalam melakukan percakapan Bahasa Inggris sehari-hari. Mengetahui kosa kata yang sinonim dengan kata maaf, sorry, apology, regret dan lain sebagainya. Mengenal ekspresi meminta maaf baik dalam konteks santai atau resmi. Yuk, kita cari tahu bagaimana minta maaf dengan tepat sesuai dengan situasi dan lawan bicaranya.

Contoh Ekspresi

Dalam belajar Bahasa Inggris percakapan biasakan untuk melakukan dialog. Ada yang berkomentar dan memberi respon. Sehingga kamu harus memperhatikan apa yang disampaikan lawan bicara. Terutama saat meminta maaf, ada respon yang positif dan negatif. Mengantisipasikan jawaban dalam dialog dapat menghasilkan percakapan yang lancar dan dapat berlangsung lama. Berikut adalah contoh meminta maaf dan jawabannya.

Asking Apology Non-Formil

  • Oups, sorry about that (Oups, maaf ya)
  • Sorry, I didnt mean to do that (maaf saya tidak bermaksud melakukannya)
  • My apology. It just happened out of the blue (saya minta maaf. Itu terjadi sangat tiba-tiba)
  • Bro, sorry about the broken plate. It fell from my hands(maaf ya untuk piring pecahnya. Tiba-tiba terlepas dari tanganku)

Giving Positive Response

  • That is alright/ok/no problem (itu tidak apa-apa/ok/tidak masalah)
  • Dont worry about it/over reacted/mention it (jangan khawatir/jangan berlebihan/jangan disebut-sebut lagi)
  • I know it was an accident/ you didnt mean to (saya tahu itu adalah sebuah kecelakaan/kamu tidak bermaksud melakukannya)

Giving Negative Response

  • I cant believe you would do that/it was an accident (saya tidak percaya kamu akan melakukannya/saya tidak percaya itu adalah kecelakaan)
  • No, there is no misunderstanding, what you did was awful (tidak ada kesalah pahaman, apa yang kamu lakukan adalah suatu hal yang buruk)
  • Do you really sorry? (apakah kamu benar-benar menyesal?)
  • I am not sure you are sorry/ apology (saya tidak yakin kamu minta maaf/menyesal)

Asking Apology Formil

  • I apologize for the inconviniece (saya minta maaf untuk ketidaknyamanannya)
  • I am really sorry for what have just happen (saya sangat menyesal dengan apa yang baru terjadi)
  • From the bottom of my heart. I really regret how I reacted (dari lubuk hati yang paling dalam. Saya sangat menyesal dengan apa yang baru terjadi)

Giving Positive Respond

  • I understand/can relate/am sorry too (saya paham/saya bisa mengerti/saya juga minta maaf)
  • These things happens (hal seperti ini sering terjadi)
  • Make sure this doesnt happen again/you didnt do the same mistakes twice (pastikan hal ini tidak terjadi lagi/pastikan kamu tidak melalukan kesalahan yang sama dua kali)

Giving Negative Respond

  • I cant believe you would do that (saya tidak percaya kamu akan melakukan hal itu)
  • I am very dissapointed with what you did/say (saya sangat kecewa dengan apa yang kamu lakukan/katakan)
  • It was a very huge mistakes that you just did (kamu melakukan sebuah kesalahan besar)
  • People makes mistakes but I tought you knew better (orang buat kesalahan tapi saya fikir kamu tahu bagaimana harus berlaku)

Mari kita lihat penggunaan ekspresi tersebut dalam bentuk percakapan Bahasa Inggris sehari-hari. Ada permintaan maaf untuk situasi formil maupun informil.

Contoh Percakapan Bahasa Inggris Meminta Maaf

Lakukan permintaan maaf dengan tulus. Sertakan dengan alasan bila memang ada. Umumnya orang akan menerima permintaan maaf walau masih kesal atau kecewa. Lanjutkan dengan mengoreksi kesalahan agar permintaan maafmu semakin terlihat lebih tulus, bahwa kamu benar-benar merasa bersalah.

Conversation 1 – Tempat Kerja

A: “Amanda, can I see you in my room?”(Amanda, bisakah saya berbicara denganmu diruangan saya?)

B: “Yes, of course, I will be right there.”(ya, tentu saja. Saya segera akan kesana)

A: “Have a seat. I am want to talk about something” (duduklah. Saya ingin berbicara tentang sesuatu)

B: “What is it sir? Is there something wrong?” (Ada apa ya Pak? Apakah ada masalah?)

A: I see that you have been coming in late these couple days. You also missed a lot of datelines ( saya melihat kalau kamu datang terlambat beberapa waktu ini. Kamu juga telat mengerjakan dateline pekerjaan)

B:I am really sorry, there are some personal matter at home that keep me occupied. I wont happen again. I will better, Sir. I promise.” (saya minta maaf, ada masalah peribadi yang menyita perhatian saya. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya akan bekerja lebih baiklagi Pak. Saya berjanji)

A: “You better step up your performance. Consider this is the first warning. I expect you to work better. Oke you can go back to your seat.”(kamu sebaiknya memperbaiki penampilan kerjamu. Anggaplah ini sebagai peringatan pertama. Saya harap kamu dapat lebih baik lagi. Oke kamu bisa kembali ke tempat dudukmu)

B: “Ok. I really appriciate the conversation Sir. Thank you so much for understanding.”(Ok, saya sangat  menghargai pembicaraan in Pak. Terima kasih untuk pengertiannya Pak)

Conversation 2 – Sekolah

A: “Karen, did you bring the flashdisk?” (Karen, apakah kamu membawa flashdisknya?)

B :”Oh no. I am very sorry Anita. I totally forgotten about it” (oh tidak. Saya minta maaf Anita. Saya benar-benar melupakannya)

A : “What?? How are we going to present our presentation, then? (Apa?? Lalu bagaimana kita akan memberikan presentasi kita?)

B :”I am truly sorry. It was on my desk, I was in a hurry to school” (saya benar-benar minta maaf. Bendanya ada di atas meja, dan saya pergi sekolah dengan buru-burur)

A :”So, how would you fix the problem? Can you go back home?’ (Jadi, bagaimana kita akan memperbaikinya? Bisakah kamu pulang untuk mengambilnya?)

B :”Yes, I can do that. Again, from the deepest of my heart. I really regret doing what I did (ya. Saya bisa melakukannya. Sekali lagi saya benar-benar menyesal. Saya sangat menyesali melupakan benda yang sangat penting untuk presentasi kita)

A : Ok. Lets just get it. I will tell the teacher” (OK. Kamu cukup mengambilnya. Saya akan bilang pada Pak guru)

Conversation 3 – Rumah

A: “Bob. Did you forget to throw away the trash again? (Bob, apakah kamu lupa lagi membuang sampah?)

B :”Oh yeah. I was busy in my room. Sorry.”(oh ya. Saya sibuk di kamar.Maaf)

A :”Do you really feel sorry? You keep forgetting.” (apakah kamu benar-benar menyesal? Kamu terus-menerus lupa)

B :”yes, mom. I do feel terrible. (ya ma. Saya sangat merasa tidak enak)

A :”Forget about it. Take it now before the dump truck come (lupakan saja. Bawa sampahnya keluar sebelum truk sampah datang)

B : “Of course. I will do it right now. I will never do it again. (tentu saja. Saya akan melakukannya sekarang juga. Saya tidak akan mengulanginya lagi)

A : “Yes, you will not. Because the next time your forgot. I will take away your smartphone for two weeks (ya. Tentu saja kamu tidak akan lupa lagi. Karena lain waktu kamu melupakannya. Saya akan mengambil smartponemu selama dua minggu)

A: “Oh no mom. That is so cruel.”(tidak ma. It sangat kejam)

Conversation 4 – Minta Maaf untuk Perkataan

A: “Lisa, What did you say to Mr. Andrew?”(Lisa apa yang kamu katakan pada Pak Andrew?)

B :”What did I say? I didnt say anything?(Apa yang saya katakan? Saya tidak bilang apapun)

A :”Mr Andrew said that you tell him that I didnt contribute anything to the project. (Pak Andrew bilang kalau kamu mengatakan padanya kalau saya sama sekali tidak berpartisipasi dalam tugas kita)

B:” I didnt say that” (saya tidak bilang begitu)

A : Well why would Mr. Adrew say that? He will not put any grades on me. That is terrible” (lalu mengapa Pak Andrew bilang begitu? Dia bilang tidak akan memberikan saya nilai sama sekali. Ini adalah hal yang sangat buruk)

B:I am very sorry. Let me go talk to him and sort things out. I will give him your handwritten paper the one that you did before I made into slides.”(saya sangat menyesal. Biar saya berbicara dengannya, Saya akan memberikannya kertas tulisan tanganmu yang kamu buat sebelum saya jadikan slide presentasi)

A: “What did you tell him anyway?(Sebenarnya apa yang kamu katakan?)

B : “I think he misunderstood me. When you were sick the other day. I told him that you didnt come to school, I didnt say you didnt do the project. (sepertinya beliau salah paham. Ketika kamu sakit tempo lalu. Saya bilang kalau kamu tidak datang kesekolah, saya tidak bilang kalau kamu tidak berkontribusi dengan tugas)

A :”Just, please fix it (tolong perbaiki saja ya)

B :”Yes, of course. I will. Again. I am truly sorry (ya tentu saja. Saya akan melakukannya. Sekali lagi saya benar-benar minta maaf)

Conversation 5 – Rapat

A : “So, is everyone here” (Jadi, apakah semuanya sudah hadir?)

B :”Yes, I believe so” (sepertinya sudah semua)

A :”Ok. Lets start the meeting then. Kevin, where is the sales chart for this week? (Ok. Mari kita mulai saja rapatnya. Kevin, manakan laporan penjualan minggu ini?)

C: “The sales report sir? I am sorry. I want aware you need it for this meeting (Laporan penjualan pak? Maaf sekali. Saya tidak tahu kalau Anda membutuhkannya untuk rapat hari ini Pak)

A :”I told your manager that we need to look into them before making any plans” (saya sudah bilang pada atasanmu kalau kira membutuhkannya sebelum membuat perencana di rapat ini”

B :”What do you mean Kevin? Didnt you see the notes I put on your computer?” (Apa maksudmu Kevin? Apakah kamu tidak melihat catatan yang saya tinggalkan di komputermu)

A : “I am trudly sorry. I didnt see any notes” (maaf saya tidak melihat catatan apapun)

A :”Ok that is fine. We will just continue. Please prepare it for the next meeting (Baiklah. Kita lanjutkan saja rapatnya. Tolong siapkan pada rapat berikutnya)

Demikianlah beberapa contoh permintaan maaf untuk percakapan Bahasa Inggris seahari-hari. Mulai dari situasi ringan kalrena kesalah pahaman sampai masalah besar yang mengkhawatirkan. Perhatikan sutasi dan kondisnya. Minta maaflah dengan tulus agar percakapan antara kalian dapat kembali mulus. Meminta maaf bukan berarti ada yang kalah atau menang. Maaf harus sering dilakukan sebagai hal yang sopan untuk mencirkan situasi. Jadi kamu dapat belajar Bahasa Inggris percakapan tanpa taku berbuat kesalahan atau menyinggung orang lain.