sederet kamus
Translate: Tutorial:

Perkenalan Diri Bahasa Inggris Saat Kuliah

Saat kuliah, kita berada di lingkungan yang baru dan berbeda dari lingkungan ketika sekolah dulu. Seperti saat berada di lingkungan baru lainnya, saat kuliah pun kita perlu melakukan perkenalan diri. Apalagi ruang lingkup kuliah lebih luas dibanding saat sekolah dulu.

Ketika kuliah, kita akan berada di kelas-kelas yang berbeda sehingga bisa jadi teman-teman setiap kelasnya pun berbeda. Belum lagi kalau kita tergabung dalam organisasi dan klub di kampus. Kita juga akan terbiasa untuk memperkenalkan diri di depan banyak orang saat melakukan presentasi.

Selain itu, di dunia kuliah kita akan mulai sedikit-sedikit memasuki ranah formal. Penggunaan Bahasa Inggris sudah menjadi salah satu kewajiban yang dikuasai. Setidaknya kita bisa memperkenalkan diri dengan baik menggunakan Bahasa Inggris.

Untuk memudahkan dan melancarkan perkenalan diri Bahasa Inggris, kita akan membahas beberapa contoh perkenalan diri saat kuliah. Pembahasan ini akan dibagi ke dalam beberapa situasi yang sering ditemui saat harus memperkenalkan diri di bangku kuliah. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya!

Perkenalan Diri Kuliah di Kelas

Yang pertama adalah memperkenalkan diri saat berada dalam kelas perkuliahan. Biasanya situasi ini terjadi di awal semester dimana dosen ingin mengenal mahasiswa yang diajarnya. Karena ada dosen juga, suasananya pun agak formal jadi kita harus memperhatikan kata-kata yang diucapkan.

Salah satu poin yang penting untuk disampaikan dalam perkenalan ini adalah asal daerah, karena biasanya dalam satu kampus ada banyak mahasiswa dari mana-mana. Selain itu, biasanya dosen ingin tahu mengapa kita memilih program studi tersebut.

Berikut contoh perkenalan diri dalam kelas perkuliahan:

Hello, everyone. My name is Bianca Rosalia Elizabeth. It’s pretty long, but you can call me Bianca or simply Bia. It’s my first time living in Jakarta because I was born and grew up in Surabaya. Actually I don’t know much about Computer Science, but I choose this major since I like computer. I hope we can get along well.

(Halo, semuanya. Nama saya Bianca Rosalia Elizabeth. Agak panjang sih, tapi kalian bisa panggil saya Bianca atau Bia aja. Ini pertama kalinya saya tinggal di Jakarta karena saya lahir dan besar di Surabaya. Sebenarnya saya nggak begitu tahu tentang prodi Ilmu Komputer, tapi saya pilih prodi ini karena saya suka komputer. Semoga kita bisa berteman dengan baik.)

Perkenalan Diri Ketika OSPEK

Situasi selanjutnya yang sering membutuhkan perkenalan diri adalah ketika OSPEK. Biasanya kita akan diminta memperkenalkan diri di depan teman-teman satu kelompok. Situasi saat OSPEK cenderung lebih santai dibanding dengan di kelas, jadi kita bisa sedikit bercanda ketika memperkenalkan diri.

Berikut contoh perkenalan diri kuliah ketika OSPEK:

My name is Isadora Mayangsari, and you can call me Dora. Some people sneakingly call me Isa, but it sounds like man’s name, right? So I appreciate you if you all can call me Dora, or Mayang is alright too. My hometown is in Rembang, located in East Java, in case you just heard the name. I enrolled in Communication Science major this year.

(Nama aku Isadora Mayangsari, dan bisa dipanggil Dora. Ada sih yang iseng manggil Isa, tapi kayak nama cowok kan, ya? Jadi aku akan senang kalau kalian panggil aku Dora, atau Mayang juga boleh. Aku asalnya dari Rembang, ada di Jawa Timur kalau kalian baru dengar namanya. Aku masuk prodi Ilmu Komunikasi tahun ini.)

Perkenalan Diri dengan Teman Baru

Dibanding perkenalan lainnya, perkenalan diri yang satu ini paling bersifat informal. Situasi perkenalan diri ini juga yang paling sering terjadi dan biasanya berbentuk percakapan dua arah. Jadi kita bisa lebih santai untuk memperkenalkan diri dalam situasi seperti ini. Hal yang dibicarakan juga bisa lebih luas dibanding perkenalan sebelumnya.

Berikut contoh perkenalan diri dengan teman baru saat kuliah:

Tina: Hi, are you taking this class? (Hai, kamu ambil kelas ini?)

Jani: Yes, I am. Are you too? (Iya, kamu juga?)

Tina: Yes, me too. I hesitated to enter this class because it seems too empty. I am Tina, by the way (Iya, aku juga. Aku tadi ragu masuk kelas ini abis sepi banget. Aku Tina, ngomong-ngomong)

Jani: I’m Jani. And yes, this class is too empty. Maybe others are late? This is the first meeting, though (Aku Jani. Dan ya, kelas ini sepi banget. Mungkin yang lain telat? Tapi ini kan pertemuan pertama)

Tina: That’s what I’m saying! I mean, don’t we need to come early in the first meeting? I’m so nervous before coming (Nah, makanya! Maksudku, kita harusnya datang lebih awal di pertemuan pertama kan? Aku aja sampai gugup banget tadi)

Jani: Yeah, me too! I got up early even more because my home in Bekasi and I need two hours to commute here (Iya, aku juga! Aku bangun lebih pagi malah karena rumah aku di Bekasi dan butuh dua jam buat berangkat kesini)

Tina: Oh, really? My home in Bekasi too! Why don’t we go together when we have the same class, Jani? (Wah, beneran? Rumahku di Bekasi juga! Gimana kalau kita berangkat bareng kalau ada kelas yang sama, Jani?)

Jani: That’s a good idea, Tina! (Itu ide bagus, Tina!)

Itulah beberapa contoh perkenalan diri saat berada di lingkungan kuliah. Sering-sering untuk mempraktekkan apa yang kita ketahui agar lebih lancar memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris, ya. Semoga informasi ini bermanfaat!