sederet kamus
Translate: Tutorial:

Punctuation Rules (Aturan Tanda Baca)

Dalam bahasa Inggris juga dikenal adanya tanda baca atau punctuation. Sebagai tanda baca, tentu fungsinya untuk menandai kalimat agar maknanya lebih mudah dimengerti. Selain itu, penggunan tanda baca juga digunakan untuk mempertegas sebuah kalimat. Seperti pada kalimat tanya, atau pada kalimat himbauan.

Dengan menambahkan tanda baca, seseorang jadi bisa memahami isi sebuah tulisan. Namun penggunan tanda baca tidak bisa diletakkan sesuka hati, karena ada sejumlah peraturan yang harus diikuti. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut selengkapnya.

Tanda baca dan aturan yang harus diikuti

Sesungguhnya ada banyak jenis tanda baca, namun dalam bahasa Inggris hanya dikenal 14 jenis tanda baca. Semua jenis tanda baca tersebut memiliki fungsi dan atauran penggunaanya masing-masing. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Full Stop atau Period (titik)

Tanda baca yang pertama ini cukup sering digunakan hampir di semua kalimat. Bahkan tidak ada satupun kalimat yang tidak menggunakannya. Pasalnya, tanda baca titik (.) memiliki fungsi yang penting untuk mengakhiri sebuah kalimat. Jadi tanpa tanda baca ini, kalimat akan menjadi sangat panjang.

Selain itu, tanda baca full stop (.) juga digunakan untuk memisahkan huruf yang disingkat. Berikut contohnya,

  • We feed this dog every morning. (Kami memberi makan anjing ini setiap pagi hari.)
  • Susan does not agree with these new rules. (Nona Susan tidak setuju dengan peraturan baru ini.)

2. Comma (,)

Tanda baca ini sering digunakan untuk memisahkan beberapa ide dalam sebuah kalimat. Namun, tanda baca ini juga punya banyak fungsi yang lain. Penting untuk diingat, ada sejumlah aturan umum penggunan tanda baca koma yang harus diperhatikan.

1) Tanda koma digunakan untuk memisahkan dua kalimat agar tidak memperpanjang jeda kalimat yang tidak perlu.

Contohnya,

    • Timmy went by car, and Cindy took a train. (Timmy pergi naik mobil, dan Cindy naik kereta.)

2) Tanda baca koma memisahkan suatu daftar dalam kalimat.

Contohnya,

    • Linda bought peaches, apples, oranges, and grapes in the fruit market. (Linda membeli buah persik, apel, jeruk dan anggur di pasar buah.)

3) Koma digunakan setelah kata atau frasa pengantar, seperti di penghujung hari, dan lain sebagainya.

Contohnya,

    • Nevertheless, we managed to get home until sunset. (Meski demikian, kami berhasil pulang hingga matahari terbenam.)

4) Jika ada pertanyaan penegas di akhir kalimat, tanda koma juga perlu digunakan untuk membedakannya dari kalimat lainnya.

Contohnya,

    • You are going to traveling this weekend, aren’t you? (Kamu akan pergi jalan-jalan akhir pekan ini, bukan?)

5) Jika kamu berbicara langsung dengan seseorang, tanda baca koma juga diperlukan.

Contohnya,

    • Johny, what are you doing tomorrow after work? (Johny, apa yang kamu lakukan besok sehabis kerja?)

3. Question Mark (?)

Tanda baca ini digunakan untuk menegaskan sebuah kalimat yang ditujukan untuk memberikan pertanyaan. Berbeda dengan tanda baca titik yang bisa diletakkan di akhir kalimat maupun sebagai pemisah singkatan, tanda tanya (question mark) hanya bisa diletakkan di akhir kalimat saja.

Berikut contohnya,

  • Whera are you from? (Dari mana asal kamu?)
  • Do you think she ia pretty? (Apakah menurut kamu dia cantik?)
  • Could you help me? (Bisakah kamu membantu saya?)

4. Exclamation Mark

Sama halnya dengan tanda tanya, tanda seru juga ditambahkan di bagian akhir kalimat. Tanda baca ini digunakan untuk memberikan penekanan sesuai dengan makna kalimat. Mulai dari menunjukkan emosi kemarahan, kebahagiaan, kegembiraan, maupun emosi kuat yang lainnya.

Contohnya,

  • Leave her alone! ( Tinggalkan dia sendiri!)
  • I’m so excited to see my new nephew! (Saya sangat gembira berjumpa dengan keponakan baru saya!)
  • I can’t wait to go to Bali! (Saya tidak sabar pergi ke Bali!)

5. Quotation Marks (“_”)

Sebagaimana namanya, tanda kutip digunakan untuk menunjukkan kutipan langsung. Kamu juga dapat menggunakannya untuk menunjukkan bahwa sebuah kata atau frasa digunakan untuk judul artikel, bab buku, episode acara TV dan lain sebagainya. Biasanya tanda digunakan ketika seseorang mengutip kalimat dari sumber lainnya.

Contohnya,

  • “You’ll never know what happened last monday,” Prita said. (“Kamu tidak akan pernah tahu apa yang terjadi hari Senin kemarin,” ucap Prita.)

6. Apostrophe (‘)

Apostrof atau tanda petik memiliki dua fungsi yang sangat penting. Pertama, tanda inj dapat digunakan dalam kontraksi menggantikan huruf yang dihilangkan. Kedua, tanda tersebut juga bisa digunakan untuk menunjukkan kepemilikan.

Contohnya,

  • You don’t need to go to the bookstore if you don’t want to. (Kamu tidak perlu pergi ke toko buku jika tidak ingin.)
  • We have to invite both of Nina’s sisters to the birthday party. (Kita harus mengundang kedua saudara perempuan Nina ke acara pesta ulang tahun.)

7. Colon (:)

Colon atau titik dua menjadi tanda baca yang cukup sering ditemui dalam berbagai keadaan. Tanda tersebut bisa digunakan untuk menyebutkan contoh, daftar, penjelasan, atau kutipan. Bisa juga digunakan untuk memberi penekanan pada suatu hal.

Contohnya,

  • There’s only one person in the world who can tell you what you should do: you. (Hanya ada satu orang saja di dunia ini yang bisa memberitahu kamu apa yang harus kamu lakukan: kamu.)

8. Hypen (-)

Selanjutnya, ada tanda hubung yang cukup sering digunakan untuk penisah kata majemuk.

Contohnya,

  • She is a very self-confident person. (Dia seorang yang sangat percaya diri.)
  • Due to various factors, Tina decided to work part-time this month. (Karena berbagai faktor, Tina memutuskan untuk bekerja paruh waktu bulan ini.)

9. Dash (- atau -)

Meski mirip dengan hypen, namun keduanya cukup berbeda, terutama dalam segi penggunaannya. Tanda baca dash sendiri ada dua macam, yakni en dash dan em dash. En dash lebih pendek dari em dash, bukan hanya hanya berbeda ukuran tapi juga penggunannya.

En dash seringkali digunakan untuk menunjukan hubungan antara dua hal, misalnya angka, tahun, halaman dan sebagainya.

Contohnya,

  • Jakarta–Bali flight takes about 1 hour and 55 minutes. (Penerbangan Jakarta–Bali memakan waktu sekitar 1 jam 55 menit.)

Sementara em dash bisa digunakan untuk menggantikan koma, titik dua, atau tanda kurung. Kamu juga dapat menggunakannya untuk memberi penekanan pada akhir kalimat.

Contohnya,

  • This summer, Evelin has traveled to quite a few countries—Germany, Georgia, Lithuania, Poland, and Greece. (Musim panas ini, Evelin sudah bepergian ke beberapa negaraJerman, Georgia, Lithuania, Polandia dan Yunani.)

Serta masih ada beberapa tanda baca yang kerap digunakan dalam bahasa Inggris. Seperti semicolon (;), parentheses (tanda kurung), brackets ([]), ellipsis (…), dan slash (/). Tanda baca tersebut memiliki fungsi dan penggunan yang berbeda dalam kalimat.